Mendukung Kinerja ASN KPK Yang Profesional, Independen dan Bebas Dari Paham Radikal episode artwork

EPISODE · Jun 20, 2021 · 33 MIN

Mendukung Kinerja ASN KPK Yang Profesional, Independen dan Bebas Dari Paham Radikal

from Dapur Remaja Radio · host Dapur Remaja Radio

Artikel edisi Minggu (20/6/2021) di acara Ngobras Klasik Rock Indonesia di bacakan oleh Ahmadika. KPK sebagai lembaga yang istimewa karena ditugaskan untuk memberantas segala tindak korupsi, kolusi, dan nepotisme di Indonesia. Oleh karena itu, jika ada pemberitaan terhadap lembaga antirasuah ini, maka akan langsung dipantau oleh publik. Terutama saat ada tes wawasan kebangsaan yang harus dilakukan oleh semua pegawai KPK, sebelum mereka jadi ASN. KPK merupakan lembaga negara sehingga wajar jika pegawai-pegawainya diangkat jadi abdi negara. Seorang ASN yang baik harus antipati terhadap radikalisme, terorisme, organisasi terlarang, sayap kiri, dll. Sehingga jika ada TWK maka ini adalah saringan yang amat baik untuk mengetahui apakah mereka setia pada negara, atau jangan-jangan simpatisan organisasi teroris Pengangkatan para pegawai KPK jadi ASN sesuai dengan prosedur yakni harus dites wawasan kebangsaan. Setiap CPNS harus mengerjakan soal-soal dalam TWK, bukan hanya pegawai KPK saja. Karyono Wibowo, Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute menyatakan bahwa proses pelaksanaan asesmen TWK sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang. Dalam artian, pengangkatan mereka sudah memiliki payung hukum yang kuat dan sesuai dengan aturan di Indonesia. Jadi, tidak ada lagi yang dipermasalahkan dalam hasil tes TWK, karena sudah sesuai dengan prosedur. Jika para pegawai KPK diangkat jadi ASN tanpa ujian, maka adalah sebuah pelanggaran. Karena aturannya, tiap orang yang mau jadi abdi negara harus menjalani tes wawasan kebangsaana dan lolos dengan hasil yang memuaskan. Tes wawasan Kebangsaan atau TWK, menjadi momen penting karena menunjukkan siapa yang masih cinta NKRI. Sedangkan yang lain entah berapa kadar cintanya sehingga tidak lolos TWK. Lagipula, materi soal juga menanyakan tentang nasionalisme, keberagaman, pluralisme, dan apakah para pegawai KPK terlibat radikalisme dan organisasi terlarang? Sudah jelas bahwa radikalismesangat terlarang, sehingga jika ada pegawai KPK yang ketahuan, akan langsung dipinggirkan. Ia akan gagal total jadi ASN karena terbukti tidak setia pada negara. Masyarakat juga percaya bahwa para pegawai KPK yang lolos tes bertindak dengan jujur, karena di lembaga antirasuah ini, kejujuran adalah nomor 1. Mereka tidak mungkin jadi penghianat negara dengan memanfaatkan jabatan atau pangkatnya. Tes wawasan kebangsaan adalah satu cara seleksi agar tahu siapa saja pegawai KPK yang loyal, karena jika diangkat jadi abdi negara, mereka harus profesional, independent danmencintai negaranya. Jangan sampai ada yang lolos dan ternyata pro radikalisme, karena tidak ada seleksi sebelum pengangkatan pegawai KPK jadi ASN. Karena semua pegawai harus cinta NKRI jika ingin jadi ASN. Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Jun 20, 2021

Embed this episode

Ready to play

Mendukung Kinerja ASN KPK Yang Profesional, Independen dan Bebas Dari Paham Radikal

0:00 33:49

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Dapur Remaja Radio?

This episode is 33 minutes long.

When was this Dapur Remaja Radio episode published?

This episode was published on June 20, 2021.

Can I download this Dapur Remaja Radio episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!