Mengapa Jawa lebih subur dibanding Sumatra? Petunjuknya ada di abu gunung api episode artwork

EPISODE · Aug 20, 2018 · 6 MIN

Mengapa Jawa lebih subur dibanding Sumatra? Petunjuknya ada di abu gunung api

from Sains Sekitar Kita · host The Conversation

Pengendara sepeda motor di Yogyakarta menerobos abu vulkanik dari letusan gunung Kelud, 14 Februari 2014. Setyo Adhi Pamungkas/Shutterstock Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi 576 kali pada Sabtu lalu, dengan tinggi letusan mencapai 100-500 meter dari puncak kawah. Letusan ini memuntahkan abu vulkanis, pasir, lontaran batu pijar, dan suara dentuman. Anak Krakatau merupakan satu dari 129 gunung api aktif di Indonesia. Letusan gunung adalah fenomena alamiah yang berulang dan tidak perlu dikhawatirkan berlebihan selama penduduk di sekitar gunung mengikuti langkah-langkah evakuasi yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan puluhan gunung api aktif, Indonesia adalah negara vulkanik teraktif dan paling terancam, tapi juga mungkin lumbung pupuk paling subur di dunia. Menurut Biro Pusat Statistik pada 2017, setengah populasi orang Indonesia ada di Jawa. Sumatra yang panjangnya dua kali lipat Pulau Jawa hanya menampung 20% populasi. Apakah ini ada hubungannya dengan populasi gunung? Sumatra punya 30 gunung api, sementara Pulau Jawa punya 34 gunung api. Apakah karakter abu vulkanis keduanya berbeda hingga menghasilkan kesuburan yang berbeda? Dian Fiantis, ahli tanah dari Universitas Andalas, memberikan jawaban mengapa tanah di Pulau Jawa lebih subur dibanding tanah Sumatra. Erupsi gunung di Pulau Jawa lebih banyak menghasilkan unsur hara seperti kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) yang dibutuhkan oleh tanaman. Sedangkan silikon dioksida (SiO2) yang lebih banyak dimuntahkan gunung di Sumatra tidak dibutuhkan banyak oleh tanamannya. Zat ini tersedia banyak tapi tidak dibutuhkan. Selain itu, curah hujan di Jawa Tengah dan Jawa Timur lebih rendah dibanding pantai barat Sumatra sehingga unsur-unsur yang menyuburkan lebih lama bertahan di tanah Jawa. Edisi ke-22 Sains Sekitar Kita ini disiapkan oleh Hilman Handoni dan narator Malika. Selamat mendengarkan!

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Aug 20, 2018

Embed this episode

Erupsi gunung di Pulau Jawa lebih banyak menghasilkan unsur hara seperti kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) yang dibutuhkan oleh tanaman.

Distinct summary based on available episode metadata or transcript content.

NOW PLAYING

Mengapa Jawa lebih subur dibanding Sumatra? Petunjuknya ada di abu gunung api

0:00 6:32

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

No similar podcasts found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sains Sekitar Kita?

This episode is 6 minutes long.

When was this Sains Sekitar Kita episode published?

This episode was published on August 20, 2018.

Can I download this Sains Sekitar Kita episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!