EPISODE · Apr 20, 2021 · 33 MIN
Mengelola Bentang Alam: Peran Budaya dan Nilai Tradisional
from Center for International Forestry Research (CIFOR) · host Landcape Alliance
Budaya dan nilai tradisional berperan penting dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan bentang alam. Hal ini tercermin dari kegiatan perlindungan daerah aliran sungai (DAS) dan hutan di sepanjang Sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Masyarakat Adat Desa Keluin, Mensiau, dan Labian memiliki keterikatan dengan bentang alam tempat mereka tinggal dan bekerja. Bagi mereka, hutan merupakan sumber pangan, air bersih, tanaman obat, kayu dan serat, dan merupakan habitat penting bagi satwa liar. Masyarakat memiliki sejarah panjang dengan pohon tengkawang – spesies tanaman endemik Kapuas. Mereka memahami betul arti penting dan fungsi dari jenis ini dalam mencegah erosi dan melindungi alam. Akar tengkawang mampu mengikat kuat tanah dan produktif dalam menghasilkan buah. Pohon ini juga menghasilkan minyak dan terkenal dengan kayunya yang tahan lama. Bersama Peneliti CIFOR, Linda Yuliani dan Direktur Eksekutif Yayasan Riak Bumi, Valentinus Heri mari ketahui bagaimana pengetahuan tradisional dan aturan adat berperan penting dalam kegiatan perlindungan daerah sungai dan hutan di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.
Embed this episode
Ready to play
Mengelola Bentang Alam: Peran Budaya dan Nilai Tradisional
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.