Skip to content
Noktah Janji episode artwork

Sep 6, 2021 11 min

Noktah Janji

from Narasipostmedia Hosted by Narasipost

Noktah Janji Oleh : Afiyah Rasyad (Kontributor Tetap NarasiPost.com) Voice Over Talent : Giriyani dan Dewi Fitriana NarasiPost.Com-“Jangan macam-macam atau kehormatanmu akan hilang!“ Mata merah lelaki bersinglet itu membuat dinding pertahanan Balqis runtuh. Pikirannya kalut saat terdengar kata kehormatan hilang dari mulut busuk orang yang menyekapnya itu. Keringat dingin merayapi sekujur tubuh. Dia menahan diri untuk memutus tali pengikat lengannya. Pisau lipat ada di bawah jerami dekat kaki Balqis yang sudah terbebas. Dia telah berhasil memutus tali kaki dengan menggerakan pisau lipat. Namun, lelaki bersinglet itu keburu datang. Hati Balqis ciut saat kehormatannya terancam. Dia mulai kembali fokus membaca suasana saat penculik itu masuk ruangan di pojok sana. Tampak olehnya ruangan besar seukuran lapangan futsal, banyak jerami kering kemungkinan ini bekas penyimpanan pakan ternak. Banyak pelana kusut digantung. Tak ada tulisan apa pun yang bisa memberikan kode. Dia hanya memerlukan jam tangan digital untuk mengaktifkan map. Kelihaiannya dalam ekskul pencinta alam sedikit membantu. Dia memutus tali lengan dalam waktu lima menit. Pisau lipat yang selalu ada dalam sepatu bootnya begitu berarti. Sekejap saja map sudah aktif. Dia langsung mengirim SOS. pada kakaknya dan membagikan lokasi. Jam tangan itu tampak sangat biasa, tetapi kecanggihannya sama persis dengan gawai 4G. Setelah itu, Balqis memosisikan kembali lengannya seperti terikat. Dia mereka-reka, berapa lama lagi kakaknya akan tiba di lokasi. Dua puluh kilo bukan jarak yang panjang. Berarti, lokasi dia disekap sering dia lewati. Dia berusaha mengingat, di mana ada gudang atau peternakan tak terpakai. Buntu … dia tak pernah tahu ada peternakan di tengah kota. Tampaknya, lelaki itu sudah selesai urusannya di ruang itu. Dia mendekati Balqis dengan tatapan sadis. Jantung Balqis seakan berloncatan setiap telinganya menangkap derap kaki penculik itu kian dekat. Sudah sekitar sepuluh menit dia mengirim SOS. Namun, belum ada tanda-tanda kedatangan sang kakak. Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/07/18/noktah-janji/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter : Http://twitter.com/narasipost

Episode details come from the podcast's RSS feed.

Embed this episode

Ready to play

Noktah Janji

0:00 11:44

No transcript yet.

Requests help us decide what to transcribe next.

Frequently asked questions

How long is this episode of Narasipostmedia?

This episode is 11 minutes long.

When was this Narasipostmedia episode published?

This episode was published on September 6, 2021.

Can I download this Narasipostmedia episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.