Pedihnya Harga Cabai
from Narasipostmedia Hosted by Narasipost
Pedihnya Harga Cabai Oleh. Maman El Hakiem Voice Over Talent : Fani R NarasiPost.Com-Baru-baru ini beredar tayangan video petani cabai yang mengamuk karena anjloknya harga cabai. Video tersebut ditanggapi oleh anggota Komisi IV DPR RI, Slamet, sebagai akibat tingginya nilai impor cabai, meskipun situasi masih pandemi. Impor cabai per semester pertama tahun 2021, senilai 27.851 ton, naik dari nilai impor pada waktu yang sama tahun sebelumnya sebesar 18.075 ton. (rctiplus.com, 29/8/2021) Di beberapa daerah harga cabai sampai menyentuh Rp5.000 per kilogram. Tentu, kondisi ini membuat petani cabai merasa sedih karena usahanya rugi. Sebagaimana dimaklumi, petani cabai di negeri ini sangat terbebani dengan biaya tanam dan panen yang masih mahal. Biasanya untuk mendapatkan modal tanam dan perawatan, petani tidak bisa lepas dari kredit yang diberikan perbankan, petani terbebani utang dan tentu yang lebih mengerikan terjebak dosa riba atas bunga pinjamannya tersebut. Belum lagi di saat pandemi ini, kebutuhan untuk tanam sangat terganggu dengan tersendatnya roda ekonomi karena pembatasan aktivitas sosial masyarakat. Petani menjadi serba salah, saat musim tanam berbiaya mahal, namun saat panen tiba harga anjlok karena pemerintah mengimpor cabai dari negara lain. Masih tingginya nilai impor, tentu karena adanya perbedaan harga yang dinikmati para kartel. Mereka yang tergiur dengan bisnis cabai, tentu berusaha bermain dengan kekuasaan untuk memenangkan tender impor. Kebutuhan akan cabai dalam negeri masih tinggi, mengingat masyarakat banyak menjadikan cabai sebagai komoditas utama berbagai masakan khas daerah, seperti kebutuhan rumah makan khas masakan Padang, aneka sambal tradisional dan makanan lainnya yang menjadikan cabai sebagai pilihan utama untuk cita rasa pedasnya. Ternyata, harga cabai tidak sepedas rasanya yang membuat orang “taubat sambal”, harga cabai malah membuat pedih hati petani. Naskah Selengkapnya : https://narasipost.com/2021/09/05/pedihnya-harga-cabai/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on : instagram : http://instagram.com/narasipost Facebook : https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage : Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter : Http://twitter.com/narasipost
Embed this episode
No transcript yet.