EPISODE · Sep 13, 2022 · 3 MIN
PENURUTAN
from Pena Inspirasi E.G.W · host GMAHK
RABU, 14 September, 2022 Salam SIGAP dan Shalom.…. *PENURUTAN* “Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir” Mazmur 119: 33 Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*PENURUTAN*_ adalah jawaban atas pertanyaan _*SIAPAKAH YANG MAU?”*_ agar mau datang menghampiri takhta kasih karunia Allah dan mengalami Kasih-Nya yang tiada bandingnya itu, adalah sbb : 1. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana sejak kecil anak-anak sudah dituntun pada jalan penurutan dan tidak boleh mereka dimanjakan dalam nafsu makan dan kegemaran-kegemaran yang sia-sia* “ _*Jiwa seorang anak kecil yang percaya kepada Allah sama indahnya dengan malaikat-malaikat yang mengelilingi takhta-Nya dalam pemandangan Tuhan*_ . Oleh sebab itu wajiblah mereka dibawa kepada Kristus dan dididik bagi-Nya. _*Mereka harus dituntun pada jalan penurutan*_ dan _*tidak boleh dimanjakan dalam nafsu makan dan kegemaran-kegemaran yang sia-sia*_ . “ Review and Herald, 30 Maret 1897. 2. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana mereka melepaskan diri dari hawa nafsu dan dorongan hati yang dikendalikan oleh penguasa kegelapan dunia ini* “ _*Penurutan kepada Allah adalah kebebasan dari perbudakan dosa, kelepasan dari hawa nafsu dan dorongan hati manusia*_ . Manusia boleh berdiri menjadi _*penakluk dirinya sendiri, penakluk kecenderungan-kecenderungannya, penakluk pemerintah-pemerintah*_ dan _*kuasa-kuasa dari “penguasa kegelapan dunia ini*_ ,” dan “kejahatan rohani di tempat-tempat yang tinggi.” MH 131 (1905). 3. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana mereka berusaha menaklukkan cacat-cacat alamiah tabiat mereka dan lebih sering berdoa, mencari hikmat yang datang dari Atas dan menunjukan prilaku penurutan kepada hukum Ilahi* “ _*Ajaran-ajaran Kristus yang dibawa ke dalam hidup akan mengangkat manusia, betapapun rendahnya nilai dalam skala moral dengan Allah*_ . Mereka yang berusaha untuk _*menaklukkan cacat-cacat alamiah tabiat mereka tidak bisa dimahkotai*_ kecuali _*mereka berusaha secara sah menurut hukum*_ ; tetapi _*mereka yang sering berdoa, mencari hikmat yang datang dari atas, akan diterima kepada Ilahi*_ . _*Perilaku yang kasar, kemarahan yang tidak dikendalikan*_ , harus dibawa kepada _*penurutan kepada hukum Ilahi*_ . “ Lt 316, 1908. 4. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana orang itu senantiasa memelihara kedamaian yang terus-menerus, sehingga mengalir kepada jiwanya penurutan yang menghasilkan kelegaan* “ _*Akan ada kedamaian, kedamaian yang terus-menerus, mengalir kepada jiwa*_ , karena _*kelegaan ditemukan dalam penyerahan yang sempurna kepada Yesus Kristus*_ . _*Penurutan kepada kehendak Allah akan menghasilkan istirahat*_. Murid-murid yang berjalan dalam langkah-langkah Penebus yang lemah lembut dan _*rendah hati menemukan istirahat yang dunia ini tidak bisa berikan dan dunia ini tidak bisa mengambilnya*_ . “Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya” (Yes. 26:3). “ Lt 6, 1893. (HC 98). Kiranya Tuhan memberkati kita semua...🙏🙏🙏 /.ssw./
What this episode covers
RABU, 14 September, 2022 Salam SIGAP dan Shalom.…. *PENURUTAN* “Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir” Mazmur 119: 33 Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*PENURUTAN*_ adalah jawaban atas pertanyaan _*SIAPAKAH YANG MAU?”*_ agar mau datang menghampiri takhta kasih karunia Allah dan mengalami Kasih-Nya yang tiada bandingnya itu, adalah sbb : 1. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana sejak kecil anak-anak sudah dituntun pada jalan penurutan dan tidak boleh mereka dimanjakan dalam nafsu makan dan kegemaran-kegemaran yang sia-sia* “ _*Jiwa seorang anak kecil yang percaya kepada Allah sama indahnya dengan malaikat-malaikat yang mengelilingi takhta-Nya dalam pemandangan Tuhan*_ . Oleh sebab itu wajiblah mereka dibawa kepada Kristus dan dididik bagi-Nya. _*Mereka harus dituntun pada jalan penurutan*_ dan _*tidak boleh dimanjakan dalam nafsu makan dan kegemaran-kegemaran yang sia-sia*_ . “ Review and Herald, 30 Maret 1897. 2. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana mereka melepaskan diri dari hawa nafsu dan dorongan hati yang dikendalikan oleh penguasa kegelapan dunia ini* “ _*Penurutan kepada Allah adalah kebebasan dari perbudakan dosa, kelepasan dari hawa nafsu dan dorongan hati manusia*_ . Manusia boleh berdiri menjadi _*penakluk dirinya sendiri, penakluk kecenderungan-kecenderungannya, penakluk pemerintah-pemerintah*_ dan _*kuasa-kuasa dari “penguasa kegelapan dunia ini*_ ,” dan “kejahatan rohani di tempat-tempat yang tinggi.” MH 131 (1905). 3. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana mereka berusaha menaklukkan cacat-cacat alamiah tabiat mereka dan lebih sering berdoa, mencari hikmat yang datang dari Atas dan menunjukan prilaku penurutan kepada hukum Ilahi* “ _*Ajaran-ajaran Kristus yang dibawa ke dalam hidup akan mengangkat manusia, betapapun rendahnya nilai dalam skala moral dengan Allah*_ . Mereka yang berusaha untuk _*menaklukkan cacat-cacat alamiah tabiat mereka tidak bisa dimahkotai*_ kecuali _*mereka berusaha secara sah menurut hukum*_ ; tetapi _*mereka yang sering berdoa, mencari hikmat yang datang dari atas, akan diterima kepada Ilahi*_ . _*Perilaku yang kasar, kemarahan yang tidak dikendalikan*_ , harus dibawa kepada _*penurutan kepada hukum Ilahi*_ . “ Lt 316, 1908. 4. *Setiap orang bisa seperti Daud yang menunjukan “PENURUTAN” bilamana orang itu senantiasa memelihara kedamaian yang terus-menerus, sehingga mengalir kepada jiwanya penurutan yang menghasilkan kelegaan* “ _*Akan ada kedamaian, kedamaian yang terus-menerus, mengalir kepada jiwa*_ , karena _*kelegaan ditemukan dalam penyerahan yang sempurna kepada Yesus Kristus*_ . _*Penurutan kepada kehendak Allah akan menghasilkan istirahat*_. Murid-murid yang berjalan dalam langkah-langkah Penebus yang lemah lembut dan _*rendah hati menemukan istirahat yang dunia ini tidak bisa berikan dan dunia ini tidak bisa mengambilnya*_ . “Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya” (Yes. 26:3). “ Lt 6, 1893. (HC 98). Kiranya Tuhan memberkati kita semua...🙏🙏🙏 /.ssw./
NOW PLAYING
PENURUTAN
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.