EPISODE · Jun 22, 2020 · 38 MIN
Pilihan Membaca Buku Nonfiksi VS Buku Fiksi feat. Ratih Fernandez (Chief Editor Buku Mojok)
from Podcast Main Mata · host Podcast Literasi dan Obrolan Penulis - PODLUCK
Dengarkan obrolan @patricia.wulandari bersama @marja_margareth dari @bukumojok di podcast buku Podcast Main Mata. Margareth Ratih Fernandez adalah Chief Editor Buku Mojok, sebuah penerbitan independen yang berdomisili di Yogyakarta. Di bab ini, Ratih bercerita alasan di balik Buku Mojok memilih untuk lebih fokus ke buku-buku nonfiksi dengan target pembaca generasi muda. Selain itu, Ratih juga merekomendasikan beberapa buku yang menjadi andalan Buku Mojok. Yang pertama buku self-improvement AMBIVERT, ditulis oleh Ashry Mentari. Buku ini bercerita tentang quarter life crisis yang dialami penulis. Yang kedua buku HIDUP BEGITU INDAH DAN HANYA ITU YANG KITA PUNYA karya Dea Anugrah. Ini adalah buku kumpulan esai berisi berbagai topik dengan gaya penulisan naratif. Ketiga ada buku MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA karya almarhum Rusdi Mathari. Merupakan buku kumpulan cerita tentang kehidupan dari sudut pandang agama Islam dengan pesan-pesan yang bersifat universal. Terakhir ada buku novela fiksi ARAPAIMA yang ditulis oleh Ruhaeni Intan. Bercerita tentang seorang perempuan yang kerja di toko ikan dan segala permasalahan dan rahasia hidup yang mengelilinginya. Selamat mendengarkan!
Embed this episode
NOW PLAYING
Pilihan Membaca Buku Nonfiksi VS Buku Fiksi feat. Ratih Fernandez (Chief Editor Buku Mojok)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.