PILKADA DI TENGAH CORONA episode artwork

EPISODE · Jun 18, 2020 · 1H 9M

PILKADA DI TENGAH CORONA

from SUARA PALMERAH · host SEMEJA

Rencana pelaksanaan pemilihan kepada daerah (pilkada) di masa pandemi Covid-19 menjadi polemik. Pemerintah telah menerbitkan Perppu Pilkada Nomor 2 Tahun 2020 untuk menggeser pelaksanaan pilkada dari 23 September ke 9 Desember 2020 akibat pandemi. Sebelumnya, melalui rapat kerja, seluruh fraksi Komisi II DPR bersama Kemendagri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati waktu pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020. Pandemi diyakini akan berlangsung lama sehingga tak ada alasan kuat mengundurkan pilkada hingga 2021. Namun, pelaksanaan pilkada di tengah pandemi dinilai dipaksakan. Banyak persoalan yang bisa muncul, bukan saja terkait kesehatan masyarakat, namun juga terkait proses demokrasi dan kredibilitas dari pilkada itu sendiri. Rendahnya partisipasi, yang diprediksi akan terjadi, membuka peluang manipulasi. Bansos pandemi bisa diselewengkan untuk kepentingan pilkada. Begitupun politik uang bisa bersembunyi dibalik program bansos. Lantas, bagaimana mengantisipasi berbagai persoalan jika pilkada dilangsungkan di tengah pandemi?  NARASUMBER: • BAHTIAR- DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI  • ILHAM SAPUTRA- KOMISIONER KPU  • MARDANI ALI SERA- ANGGOTA KOMISI II DPR RI  • QODARI - PENGAMAT POLITIK  • TITI ANGGRAENI – DIREKTUR EKSEKUTIF PERLUDEM  • OLLY DONDOKAMBEY - GUBERNUR SULAWESI UTARA

Rencana pelaksanaan pemilihan kepada daerah (pilkada) di masa pandemi Covid-19 menjadi polemik. Pemerintah telah menerbitkan Perppu Pilkada Nomor 2 Tahun 2020 untuk menggeser pelaksanaan pilkada dari 23 September ke 9 Desember 2020 akibat pandemi. Sebelumnya, melalui rapat kerja, seluruh fraksi Komisi II DPR bersama Kemendagri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati waktu pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020. Pandemi diyakini akan berlangsung lama sehingga tak ada alasan kuat mengundurkan pilkada hingga 2021. Namun, pelaksanaan pilkada di tengah pandemi dinilai dipaksakan. Banyak persoalan yang bisa muncul, bukan saja terkait kesehatan masyarakat, namun juga terkait proses demokrasi dan kredibilitas dari pilkada itu sendiri. Rendahnya partisipasi, yang diprediksi akan terjadi, membuka peluang manipulasi. Bansos pandemi bisa diselewengkan untuk kepentingan pilkada. Begitupun politik uang bisa bersembunyi dibalik program bansos. Lantas, bagaimana mengantisipasi berbagai persoalan jika pilkada dilangsungkan di tengah pandemi?  NARASUMBER: • BAHTIAR- DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI  • ILHAM SAPUTRA- KOMISIONER KPU  • MARDANI ALI SERA- ANGGOTA KOMISI II DPR RI  • QODARI - PENGAMAT POLITIK  • TITI ANGGRAENI – DIREKTUR EKSEKUTIF PERLUDEM  • OLLY DONDOKAMBEY - GUBERNUR SULAWESI UTARA

NOW PLAYING

PILKADA DI TENGAH CORONA

0:00 1:09:56

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of SUARA PALMERAH?

This episode is 1 hour and 9 minutes long.

When was this SUARA PALMERAH episode published?

This episode was published on June 18, 2020.

What is this episode about?

Rencana pelaksanaan pemilihan kepada daerah (pilkada) di masa pandemi Covid-19 menjadi polemik. Pemerintah telah menerbitkan Perppu Pilkada Nomor 2 Tahun 2020 untuk menggeser pelaksanaan pilkada dari 23 September ke 9 Desember 2020 akibat...

Can I download this SUARA PALMERAH episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!