EPISODE · Sep 8, 2022 · 3 MIN
Positif dan Optimis
from My Inner Heart · host Tegoeh
Di depan kelas sebuah SMP, seorang guru sebelum memberi pelajaran selalu memberi motivasi kepada muridnya. Ia berdiri di depan murid-muridnya sambil memegang uang kertas berwarna merah, 100 ribu Dia mengatakan kepada mereka, "Angkat tangan siapa yang menginginkan uang ini". Setiap tangan di ruangan itu terangkat, Guru itu berkata, "Saya akan memberikan uang ini kepada seseorang di sini, tetapi pertama-tama, biarkan saya melakukan ini ..." Dia memegang uang itu dan meremasnya, lalu ia bertanya lagi, "Siapa yang masih menginginkan uang ini?" Semua mengangkat tangan Guru itu kemudian menjatuhkan uang tadi ke lantai, menginjak injaknya di lantai, dan memungutnya kembali. "Bagaimana kalau sekarang? Masih ada yang mau?" dia bertanya lagi. Semua masih mengangkat tangan. Lalu guru ini berkata: “anak-anak, saya harap kalian melihat sebuah pelajaran di sini. Tidak peduli apa yang saya lakukan terhadap uang ini, kalian tetap menginginkannya karena nilainya tetap sama. Bahkan walaupun kusut dan kotor, harganya masih 100 ribu.” Dia melanjutkan, “Sama halnya dengan kita. Akan ada saat-saat dalam hidup kalian di mana kalian akan gagal dan kegagalan itu membuat hidupmu seakan memar, dan berlumpur. Namun apa pun yang terjadi, ingatlah nilai dirimu tidak pernah berubah.” Kesulitan hidup tidak dapat dihindari dan kita semua akan mengalami kesulitan pada suatu saat, walaupun seringkali bukan karena kesalahan kita sendiri. Jangan biarkan kesulitan itu mengubah perasaan harga diri saudara. Firman Tuhan dalam Efesus 2:10 berkata, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Jika saya membuat coretan dengan kuas dan cat minyak di sebuah canvas, lalu saya jual, maka harganya tak seberapa; tetapi jika coretan itu adalah hasil karya pelukis terkenal Affandi harganya sangat mahal. Nilai sebuah lukisan tergantung pada siapa yang membuatnya. Sama, kita ini buatan Allah, maka nilai diri kita sangat tinggi. Kita diciptakan bukan sembarangan, tetapi dengan sebuah tujuan yang sudah disiapkan Allah bagi kita. Jangan merasa diri tak berharga karena perkataan dan pelakuan orang, jangan merasa rendah karena keadaan saudara. Ingat nilai diri saudara bahwa saudara adalah ciptaan, masterpiece dari Allah. Pandangan Saudara pada diri sendiri akan mempengaruhi setiap keputusan, tindakan dan sikap saudara. Orang yang menghargai diri sendiri di tengah tantangan dan kesulitan akan tetap positif dan bertindak penuh optimisme.
Embed this episode
Ready to play
Positif dan Optimis
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.