Rabu, 14 Januari 2026 - Mengingat Kebaikan Tuhan episode artwork

EPISODE · Jan 12, 2026 · 6 MIN

Rabu, 14 Januari 2026 - Mengingat Kebaikan Tuhan

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Mengingat Kebaikan TuhanRabu, 14 Januari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Mazmur 103Di zaman ini, manusia mudah mengingat hal-hal yang menyakitkan, tetapi cepat melupakan hal-hal yang baik. Kritik lebih lama diingat daripada pujian. Kegagalan lebih teringat jelas daripada keberhasilan. Sehabis mendapat pertolongan Tuhan, kita sering kembali cemas saat masalah baru muncul. Kita seperti orang yang kemarin ditolong Tuhan, tetapi hari ini berkata, "Tuhan, apakah Engkau masih peduli?"Mazmur yang ditulis Daud ini berbeda dengan mazmur ratapan. Mazmur ini adalah pujian pribadi yang berkembang menjadi pujian universal. Yang menarik, Daud berbicara kepada jiwanya sendiri—bukan kepada bangsa Israel atau kepada orang lain—untuk memuji TUHAN, "Pujilah TUHAN, hai jiwaku! … dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya." (103:1-2). Daud menyadarkan jiwanya. Kita sering lupa memuji TUHAN bukan karena masalah besar, tetapi karena jiwa kita rapuh dan mudah lupa. Daud menunjukkan bahwa pujian bukan soal perasaan, tetapi keputusan. Ia tidak menyuruh jiwanya memuji tanpa alasan. Perhatikan daftar kebaikan TUHAN: mengampuni segala kesalahanmu, menyembuhkan segala penyakitmu, menyelamatkan nyawa dari liang kubur, memahkotai dengan kasih setia dan rahmat, memuaskan hasrat dengan kebaikan (103:3-5). Daud menuliskan semua ini karena mengingat kebaikan TUHAN adalah cara untuk mempertahankan iman. Ia memaparkan hati TUHAN yang lembut dan selalu terbuka terhadap anak-anak-Nya, "TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia." (103:8). TUHAN tidak cepat menghukum, melainkan penuh belas kasihan. Ia mengerti kelemahan kita, "Sebab Dia tahu dari apa kita dibentuk, Dia ingat bahwa kita ini debu." (103:14) Bacaan Alkitab hari ini merupakan penghiburan bagi jiwa yang rapuh. TUHAN tidak menuntut kesempurnaan karena Ia tahu bahwa kita rapuh, mudah goyah, dan terbatas. Akan tetapi, kerapuhan kita itulah yang membuat Ia melingkupi kita dengan belas kasihan seperti sikap seorang bapak terhadap anak-anaknya. Kasih Tuhan tidak seperti kasih manusia yang naik turun, "Tetapi, kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang yang takut akan Dia, ...." (103:17-18). Kasih-Nya bukan hanya berlaku hari ini, tetapi berlangsung sampai generasi yang akan datang. Jadi, hidup kita berada dalam tangan Allah yang tidak berubah. Mazmur 103 adalah undangan untuk berhenti sejenak dan menyadari betapa banyak alasan bagi kita untuk memuji Tuhan. Saat memandang hidupnya, Daud tidak menemukan alasan untuk mengeluh, tetapi alasan untuk bersyukur. Apakah Anda sadar bahwa dalam setiap keadaan, setiap kesusahan, setiap hal kecil, kita bisa menemukan jejak kasih TUHAN yang tidak pernah berakhir? [GI Yorimarlina Umboh]

Mengingat Kebaikan TuhanRabu, 14 Januari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Mazmur 103Di zaman ini, manusia mudah mengingat hal-hal yang menyakitkan, tetapi cepat melupakan hal-hal yang baik. Kritik lebih lama diingat daripada pujian. Kegagalan lebih teringat jelas daripada keberhasilan. Sehabis mendapat pertolongan Tuhan, kita sering kembali cemas saat masalah baru muncul. Kita seperti orang yang kemarin ditolong Tuhan, tetapi hari ini berkata, "Tuhan, apakah Engkau masih peduli?"Mazmur yang ditulis Daud ini berbeda dengan mazmur ratapan. Mazmur ini adalah pujian pribadi yang berkembang menjadi pujian universal. Yang menarik, Daud berbicara kepada jiwanya sendiri—bukan kepada bangsa Israel atau kepada orang lain—untuk memuji TUHAN, "Pujilah TUHAN, hai jiwaku! … dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya." (103:1-2). Daud menyadarkan jiwanya. Kita sering lupa memuji TUHAN bukan karena masalah besar, tetapi karena jiwa kita rapuh dan mudah lupa. Daud menunjukkan bahwa pujian bukan soal perasaan, tetapi keputusan. Ia tidak menyuruh jiwanya memuji tanpa alasan. Perhatikan daftar kebaikan TUHAN: mengampuni segala kesalahanmu, menyembuhkan segala penyakitmu, menyelamatkan nyawa dari liang kubur, memahkotai dengan kasih setia dan rahmat, memuaskan hasrat dengan kebaikan (103:3-5). Daud menuliskan semua ini karena mengingat kebaikan TUHAN adalah cara untuk mempertahankan iman. Ia memaparkan hati TUHAN yang lembut dan selalu terbuka terhadap anak-anak-Nya, "TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia." (103:8). TUHAN tidak cepat menghukum, melainkan penuh belas kasihan. Ia mengerti kelemahan kita, "Sebab Dia tahu dari apa kita dibentuk, Dia ingat bahwa kita ini debu." (103:14) Bacaan Alkitab hari ini merupakan penghiburan bagi jiwa yang rapuh. TUHAN tidak menuntut kesempurnaan karena Ia tahu bahwa kita rapuh, mudah goyah, dan terbatas. Akan tetapi, kerapuhan kita itulah yang membuat Ia melingkupi kita dengan belas kasihan seperti sikap seorang bapak terhadap anak-anaknya. Kasih Tuhan tidak seperti kasih manusia yang naik turun, "Tetapi, kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang yang takut akan Dia, ...." (103:17-18). Kasih-Nya bukan hanya berlaku hari ini, tetapi berlangsung sampai generasi yang akan datang. Jadi, hidup kita berada dalam tangan Allah yang tidak berubah. Mazmur 103 adalah undangan untuk berhenti sejenak dan menyadari betapa banyak alasan bagi kita untuk memuji Tuhan. Saat memandang hidupnya, Daud tidak menemukan alasan untuk mengeluh, tetapi alasan untuk bersyukur. Apakah Anda sadar bahwa dalam setiap keadaan, setiap kesusahan, setiap hal kecil, kita bisa menemukan jejak kasih TUHAN yang tidak pernah berakhir? [GI Yorimarlina Umboh]

NOW PLAYING

Rabu, 14 Januari 2026 - Mengingat Kebaikan Tuhan

0:00 6:22

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sinode Gereja Kristus Yesus?

This episode is 6 minutes long.

When was this Sinode Gereja Kristus Yesus episode published?

This episode was published on January 12, 2026.

What is this episode about?

Mengingat Kebaikan TuhanRabu, 14 Januari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Mazmur 103Di zaman ini, manusia mudah mengingat hal-hal yang menyakitkan, tetapi cepat melupakan hal-hal yang baik. Kritik lebih lama diingat daripada pujian. Kegagalan lebih...

Can I download this Sinode Gereja Kristus Yesus episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!