Rabu, 24 Desember 2025 - Anak yang Memberi Kehidupan episode artwork

EPISODE · Dec 19, 2025 · 5 MIN

Rabu, 24 Desember 2025 - Anak yang Memberi Kehidupan

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Anak yang Memberi Kehidupan (Menjelang Natal)Rabu, 24 Desember 2025Bacaan Alkitab hari ini:Markus 5:21-43Yairus, seorang kepala rumah ibadat, datang kepada Tuhan Yesus dengan merendahkan diri. Ia berlutut dan berkata, "Anak perempuanku hampir mati." (5:23). Kata dalam Alkitab bahasa Yunani yang diterjemahkan menjadi "anak perempuan" itu menunjuk pada anak perempuan yang masih kecil, padahal sebenarnya anak perempuan itu sudah berusia dua belas tahun (5:42), kira-kira setingkat kelas 6 SD atau 1 SMP atau usia tunas remaja. Ia bukan anak kecil dalam arti usia. Oleh karena itu, penyebutan sebagai anak perempuan yang masih kecil itu harus dipandang sebagai ungkapan kasih sayang yang mendalam. Dengan kata lain, melalui perkataan tersebut, Yairus ingin menunjukkan betapa berharganya anak itu baginya. Ia memohon pertolongan sebagai seorang ayah yang sangat mengasihi putrinya. Kemudian, Yairus mengundang Tuhan Yesus untuk datang ke rumahnya, dan Tuhan Yesus setuju untuk menerima undangan itu.Kabar duka yang disampaikan oleh seorang utusan dari rumah Yairus, "Anakmu sudah meninggal, untuk apa engkau masih menyusahkan Guru?" menyiratkan adanya nada keputusasaan yang dilandasi oleh pandangan umum, yaitu bahwa orang yang sudah mati tidak mungkin bisa dibangkitkan kembali. Saat mendengar percakapan tersebut, Tuhan Yesus segera menanggapi: "Jangan takut, percaya saja!" Tuhan Yesus tidak bermaksud meminta Yairus menyangkal realitas kematian, tetapi Ia mendorong Yairus untuk memercayai Diri-Nya, yaitu bahwa kematian bukan akhir bila Yesus Kristus hadir.Singkat cerita, di dalam kamar tempat anak perempuan Yairus terbaring, Tuhan Yesus mendekati anak itu, lalu menyentuhnya dan berkata, "Talita kum," yang berarti, "Hai anak perempuan, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!" Perkataan Tuhan Yesus kepada anak perempuan itu seperti perkataan orang tua yang sedang membangunkan anak dari tidur dengan lembut. Kata "Talita" berarti "anak perempuan yang masih kecil". Dalam konteks kisah ini, perkataan "Talita kum" seperti sapaan penuh kasih, "Sayangku, ayo bangun." Perkataan tersebut penuh kelembutan. Kisah anak perempuan Yairus yang dibangkitkan ini bukan hanya sekadar memperlihatkan mukjizat kebangkitan, tetapi juga mengungkapkan kasih Tuhan Yesus yang mendalam. Setelah perkataan "Talita kum" diucapkan, seketika itu juga, anak perempuan itu bangun dan berjalan. Di tengah kepanikan, kematian, dan keputusasaan, Tuhan Yesus bersedia datang dengan kuasa dan kasih. Saat merayakan Natal tahun ini, apakah Anda hanya memandang Tuhan Yesus sebagai bayi lemah yang terbaring di palungan, atau Anda mengenal Dia sebagai Allah yang berkuasa atas hidup dan mati? [Pdt. Sumito Sung]

Anak yang Memberi Kehidupan (Menjelang Natal)Rabu, 24 Desember 2025Bacaan Alkitab hari ini:Markus 5:21-43Yairus, seorang kepala rumah ibadat, datang kepada Tuhan Yesus dengan merendahkan diri. Ia berlutut dan berkata, "Anak perempuanku hampir mati." (5:23). Kata dalam Alkitab bahasa Yunani yang diterjemahkan menjadi "anak perempuan" itu menunjuk pada anak perempuan yang masih kecil, padahal sebenarnya anak perempuan itu sudah berusia dua belas tahun (5:42), kira-kira setingkat kelas 6 SD atau 1 SMP atau usia tunas remaja. Ia bukan anak kecil dalam arti usia. Oleh karena itu, penyebutan sebagai anak perempuan yang masih kecil itu harus dipandang sebagai ungkapan kasih sayang yang mendalam. Dengan kata lain, melalui perkataan tersebut, Yairus ingin menunjukkan betapa berharganya anak itu baginya. Ia memohon pertolongan sebagai seorang ayah yang sangat mengasihi putrinya. Kemudian, Yairus mengundang Tuhan Yesus untuk datang ke rumahnya, dan Tuhan Yesus setuju untuk menerima undangan itu.Kabar duka yang disampaikan oleh seorang utusan dari rumah Yairus, "Anakmu sudah meninggal, untuk apa engkau masih menyusahkan Guru?" menyiratkan adanya nada keputusasaan yang dilandasi oleh pandangan umum, yaitu bahwa orang yang sudah mati tidak mungkin bisa dibangkitkan kembali. Saat mendengar percakapan tersebut, Tuhan Yesus segera menanggapi: "Jangan takut, percaya saja!" Tuhan Yesus tidak bermaksud meminta Yairus menyangkal realitas kematian, tetapi Ia mendorong Yairus untuk memercayai Diri-Nya, yaitu bahwa kematian bukan akhir bila Yesus Kristus hadir.Singkat cerita, di dalam kamar tempat anak perempuan Yairus terbaring, Tuhan Yesus mendekati anak itu, lalu menyentuhnya dan berkata, "Talita kum," yang berarti, "Hai anak perempuan, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!" Perkataan Tuhan Yesus kepada anak perempuan itu seperti perkataan orang tua yang sedang membangunkan anak dari tidur dengan lembut. Kata "Talita" berarti "anak perempuan yang masih kecil". Dalam konteks kisah ini, perkataan "Talita kum" seperti sapaan penuh kasih, "Sayangku, ayo bangun." Perkataan tersebut penuh kelembutan. Kisah anak perempuan Yairus yang dibangkitkan ini bukan hanya sekadar memperlihatkan mukjizat kebangkitan, tetapi juga mengungkapkan kasih Tuhan Yesus yang mendalam. Setelah perkataan "Talita kum" diucapkan, seketika itu juga, anak perempuan itu bangun dan berjalan. Di tengah kepanikan, kematian, dan keputusasaan, Tuhan Yesus bersedia datang dengan kuasa dan kasih. Saat merayakan Natal tahun ini, apakah Anda hanya memandang Tuhan Yesus sebagai bayi lemah yang terbaring di palungan, atau Anda mengenal Dia sebagai Allah yang berkuasa atas hidup dan mati? [Pdt. Sumito Sung]

NOW PLAYING

Rabu, 24 Desember 2025 - Anak yang Memberi Kehidupan

0:00 5:12

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sinode Gereja Kristus Yesus?

This episode is 5 minutes long.

When was this Sinode Gereja Kristus Yesus episode published?

This episode was published on December 19, 2025.

What is this episode about?

Anak yang Memberi Kehidupan (Menjelang Natal)Rabu, 24 Desember 2025Bacaan Alkitab hari ini:Markus 5:21-43Yairus, seorang kepala rumah ibadat, datang kepada Tuhan Yesus dengan merendahkan diri. Ia berlutut dan berkata, "Anak perempuanku hampir mati."...

Can I download this Sinode Gereja Kristus Yesus episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!