EPISODE · Jan 27, 2026 · 5 MIN
Sabtu, 31 Januari 2026 - Kuat di dalam Tuhan
from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus
Kuat di dalam TuhanSabtu, 31 Januari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Obaja 1TUHAN berfirman melalui Nabi Obaja bahwa Ia akan menghukum bangsa Edom yang menganggap diri mereka kuat dan tak terkalahkan. Wilayah Edom terletak di daerah pegunungan dan dikelilingi benteng alami yang sulit dijangkau musuh. Mereka merasa sangat percaya diri dan berkata dalam hati, "Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?" (1:3), tetapi TUHAN berfirman bahwa Ia akan menurunkan bangsa Edom dan membuatnya menjadi bangsa yang kecil dan hina. Nabi Obaja menubuatkan bahwa bangsa Edom akan dilanda kehancuran dan kehilangan semua harta mereka. Jikalau perampok hanya mencuri sebanyak yang diperlukannya, atau pemetik buah anggur hanya memetik anggur sejumlah yang dibutuhkannya dan meninggalkan sisa, tidak demikian dengan bangsa yang akan menyerang Edom. Tidak akan ada harta yang tersisa, bahkan yang disembunyikan pun akan diangkut keluar dari Edom (1:6). Bangsa Edom bukan hanya akan kehilangan kebesaran dan kekayaannya, tetapi juga kehilangan teman-teman sekutunya. Selama ini, bangsa Edom merasa kuat karena ia mengandalkan perjanjian dengan beberapa kerajaan lain. Akan tetapi, akan datang waktunya bahwa Edom akan dikhianati oleh teman-teman sekutunya.Adapun alasan di balik penghukuman Allah terhadap bangsa Edom adalah perlakuan bangsa Edom terhadap saudaranya—bangsa Israel—yang adalah umat Allah (1:11-14). Pada waktu bangsa Israel diserang dan dihancurkan oleh bangsa lain, bangsa Edom bukan membela saudaranya, tetapi malah membiarkan dan ikut menyerang dan menjarah kekayaan umat Allah. Akibatnya, Allah akan membalas kejahatan bangsa Edom.Apa yang dapat kita pelajari dari bagian firman Allah ini? Penghukuman Allah datang kepada Edom oleh karena keangkuhannya. Bangsa Edom terlalu percaya diri dengan mengandalkan kekuatannya dan tambahan kekuatan dari teman-teman sekutunya. Kesombongannya melenyapkan kasih kepada saudaranya, umat Israel. Bangsa Edom memandang rendah dan membiarkan saudaranya justru pada saat saudaranya itu paling membutuhkannya. Allah membenci keangkuhan. Tuhan Yesus pernah berkata, "Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan" (Matius 23: 12a).Mari tanyakan diri kita hari ini: jikalau TUHAN melihat kedalaman hati kita, di manakah kita meletakkan rasa aman kita? Apakah kita merasa memiliki harta atau kemampuan yang cukup untuk hidup kita di tahun-tahun mendatang? Apakah kita memiliki koneksi yang kuat? Ataukah kita betul-betul hanya mengandalkan Tuhan saja? Kiranya Tuhan menolong kita untuk menyadari kelemahan dan ketidakberdayaan kita, sehingga kita terus bersandar kepada kuasa TUHAN. [Pdt. Okky Chandra]
What this episode covers
Kuat di dalam TuhanSabtu, 31 Januari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Obaja 1TUHAN berfirman melalui Nabi Obaja bahwa Ia akan menghukum bangsa Edom yang menganggap diri mereka kuat dan tak terkalahkan. Wilayah Edom terletak di daerah pegunungan dan dikelilingi benteng alami yang sulit dijangkau musuh. Mereka merasa sangat percaya diri dan berkata dalam hati, "Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?" (1:3), tetapi TUHAN berfirman bahwa Ia akan menurunkan bangsa Edom dan membuatnya menjadi bangsa yang kecil dan hina. Nabi Obaja menubuatkan bahwa bangsa Edom akan dilanda kehancuran dan kehilangan semua harta mereka. Jikalau perampok hanya mencuri sebanyak yang diperlukannya, atau pemetik buah anggur hanya memetik anggur sejumlah yang dibutuhkannya dan meninggalkan sisa, tidak demikian dengan bangsa yang akan menyerang Edom. Tidak akan ada harta yang tersisa, bahkan yang disembunyikan pun akan diangkut keluar dari Edom (1:6). Bangsa Edom bukan hanya akan kehilangan kebesaran dan kekayaannya, tetapi juga kehilangan teman-teman sekutunya. Selama ini, bangsa Edom merasa kuat karena ia mengandalkan perjanjian dengan beberapa kerajaan lain. Akan tetapi, akan datang waktunya bahwa Edom akan dikhianati oleh teman-teman sekutunya.Adapun alasan di balik penghukuman Allah terhadap bangsa Edom adalah perlakuan bangsa Edom terhadap saudaranya—bangsa Israel—yang adalah umat Allah (1:11-14). Pada waktu bangsa Israel diserang dan dihancurkan oleh bangsa lain, bangsa Edom bukan membela saudaranya, tetapi malah membiarkan dan ikut menyerang dan menjarah kekayaan umat Allah. Akibatnya, Allah akan membalas kejahatan bangsa Edom.Apa yang dapat kita pelajari dari bagian firman Allah ini? Penghukuman Allah datang kepada Edom oleh karena keangkuhannya. Bangsa Edom terlalu percaya diri dengan mengandalkan kekuatannya dan tambahan kekuatan dari teman-teman sekutunya. Kesombongannya melenyapkan kasih kepada saudaranya, umat Israel. Bangsa Edom memandang rendah dan membiarkan saudaranya justru pada saat saudaranya itu paling membutuhkannya. Allah membenci keangkuhan. Tuhan Yesus pernah berkata, "Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan" (Matius 23: 12a).Mari tanyakan diri kita hari ini: jikalau TUHAN melihat kedalaman hati kita, di manakah kita meletakkan rasa aman kita? Apakah kita merasa memiliki harta atau kemampuan yang cukup untuk hidup kita di tahun-tahun mendatang? Apakah kita memiliki koneksi yang kuat? Ataukah kita betul-betul hanya mengandalkan Tuhan saja? Kiranya Tuhan menolong kita untuk menyadari kelemahan dan ketidakberdayaan kita, sehingga kita terus bersandar kepada kuasa TUHAN. [Pdt. Okky Chandra]
NOW PLAYING
Sabtu, 31 Januari 2026 - Kuat di dalam Tuhan
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jun 30, 2026 ·27m
Jun 27, 2026 ·29m
Jun 25, 2026 ·27m
Jun 25, 2026 ·31m
Jun 23, 2026 ·30m
Jun 23, 2026 ·30m