EPISODE · Mar 11, 2022 · 2 MIN
Sajak Cinta
from Aksara Kita · host Muhammad Abdul Hakim Faqih
Enam tahun yang lalu, doa membawaku ke Jakarta Kisah ini berawal dari pinggiran Jakarta hingga ke pusat Ibu Kota Di sana, tertulis kisah dua manusia yang terpaut dalam takdir yang berliku jua Sambil mengantungi bekal kisah romansa dari masing-masing asalnya Mereka akhirnya berjumpa melalui benturan semesta Itulah Kita, Sebuah kisah yang berakhir di Selatan Jakarta Enam tahun berlalu, doa kini membawa dua anak manusia Yang menjadikannya Aku dan Kau menjadi Kita Untuk sekadar belajar makna sebuah cinta Terkadang belajar Cinta, bisa dengan tenggelam dalam sajak-sajak Sapardi rupanya Seperti, aku mungkin tak akan setabah hujan bulan Juni, yang ia rahasiakannya rintik rindu kepada pohon berbuah itu Tak pula sebijak hujan bulan Juni, yang ia hapus jejak-jejak kakinya yang ragu di jalan itu Ingin rasanya ku bayar tuntas rindu dan jejak yang mengantarkan kita ke jalan suci di bulan Juni itu Aku pun tak ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti yang dikatakan Sapardi dalam sajaknya Mencintai dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada Aku ingin mencintaimu dengan utuh, penuh dan sangat. Yang menjadikan kita lebih dari ada dan berada Ketika firman Tuhan masuk dalam panggung pagelaran kita, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” Kemudian, Jin dengan khusyu menjawab, “Tiada sesuatu pun dari nikmat-nikmat-Mu, wahai Tuhan kami, yang kami dustakan” Begitu pula aku, yang tahu bahwa kau bagian dari nikmat Tuhan yang tak dapatku dustakan Cibinong, 06 Juni 2021 https://myhumaneror.wordpress.com/
Embed this episode
Ready to play
Sajak Cinta
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.