EPISODE · Aug 27, 2025 · 6 MIN
Senin, 01 September 2025 - Panggilan TUHAN
from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus
Panggilan TUHANSenin, 1 September 2025Bacaan Alkitab hari ini:Yeremia 1Semua nabi yang dicatat dalam Alkitab memiliki rekam jejak kehidupan dan panggilan yang jelas. Seseorang disebut nabi karena ia dipanggil Allah untuk menyampaikan pesan Allah kepada umat-Nya. Seseorang menjadi nabi bukan karena kemauannya sendiri, melainkan karena adanya panggilan Allah yang jelas. Sebelum menyampaikan pesan Allah, para nabi umumnya diperkenalkan atau memperkenalkan diri mereka, misalnya asal usul keluarga, tempat tinggal, masa pelayanan, dan panggilan mereka (1:1-5). Perkenalan ini membuktikan bahwa pesan yang mereka sampaikan berasal dari Allah, sehingga pesan mereka mengandung otoritas Allah. Mereka juga melayani pada konteks waktu atau konteks historis yang jelas. Mereka bukan tokoh legenda, melainkan mereka adalah manusia biasa yang dipakai Allah untuk menyampaikan kehendak Allah kepada umat-Nya.Panggilan yang jelas dalam kehidupan para nabi menolong mereka untuk bertahan menghadapi kesulitan dalam pelayanan mereka. Nabi Yeremia mendapatkan firman Tuhan yang mengatakan kepadanya bahwa Allah sudah mengenal dia sebelum ia dibentuk dalam rahim ibunya. Sebelum ia keluar dari kandungan, Allah telah menguduskan dan menetapkan dia menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Meskipun Nabi Yeremia merasa takut karena ia masih muda, Allah menguatkan Nabi Yeremia untuk tidak perlu merasa takut, melainkan ia harus menaati apa pun yang diperintahkan Allah. Allah berjanji untuk menyertai Nabi Yeremia dalam pelayanannya. Sebelum Nabi Yeremia mulai menjalankan tugas, Allah lebih dahulu menjamah mulutnya dan menaruh perkataan-perkataan-Nya dalam mulut sang nabi (1:5-9). Allah menyucikan dan menjamah mulut Nabi Yeremia, sehingga mulutnya bisa menjadi alat yang dipakai TUHAN untuk menyampaikan firman-Nya yang kudus. Peristiwa yang terjadi pada Nabi Yeremia mengingatkan kita pada Nabi Yesaya, yang dipanggil dan diutus Allah untuk memberitakan firman-Nya. Sebelum Nabi Yesaya mulai bertugas, melalui malaikat-Nya, Allah juga menyucikan mulut nabi Yesaya (Yesaya 6:6-7).Bila Allah memanggil kita, Ia tidak akan membiarkan kita begitu saja. Panggilan Allah selalu disertai penyertaan Allah terhadap siapa pun yang Ia panggil. Ketika Ia "mengutus" seseorang, baik sebagai rohaniwan di gereja atau di lembaga Kristen atau sebagai misionaris atau untuk melakukan tugas apa pun, Allah pasti akan melengkapi orang itu. Tuhan Yesus mengutus setiap orang percaya untuk pergi memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa murid-Nya, dan Ia berjanji untuk menyertai kita (Markus 16:15; Matius 28:18-20). Apakah Anda menyadari panggilan Anda dan telah melaksanakan panggilan tersebut? [GI Wirawaty Yaputri]
What this episode covers
Panggilan TUHANSenin, 1 September 2025Bacaan Alkitab hari ini:Yeremia 1Semua nabi yang dicatat dalam Alkitab memiliki rekam jejak kehidupan dan panggilan yang jelas. Seseorang disebut nabi karena ia dipanggil Allah untuk menyampaikan pesan Allah kepada umat-Nya. Seseorang menjadi nabi bukan karena kemauannya sendiri, melainkan karena adanya panggilan Allah yang jelas. Sebelum menyampaikan pesan Allah, para nabi umumnya diperkenalkan atau memperkenalkan diri mereka, misalnya asal usul keluarga, tempat tinggal, masa pelayanan, dan panggilan mereka (1:1-5). Perkenalan ini membuktikan bahwa pesan yang mereka sampaikan berasal dari Allah, sehingga pesan mereka mengandung otoritas Allah. Mereka juga melayani pada konteks waktu atau konteks historis yang jelas. Mereka bukan tokoh legenda, melainkan mereka adalah manusia biasa yang dipakai Allah untuk menyampaikan kehendak Allah kepada umat-Nya.Panggilan yang jelas dalam kehidupan para nabi menolong mereka untuk bertahan menghadapi kesulitan dalam pelayanan mereka. Nabi Yeremia mendapatkan firman Tuhan yang mengatakan kepadanya bahwa Allah sudah mengenal dia sebelum ia dibentuk dalam rahim ibunya. Sebelum ia keluar dari kandungan, Allah telah menguduskan dan menetapkan dia menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Meskipun Nabi Yeremia merasa takut karena ia masih muda, Allah menguatkan Nabi Yeremia untuk tidak perlu merasa takut, melainkan ia harus menaati apa pun yang diperintahkan Allah. Allah berjanji untuk menyertai Nabi Yeremia dalam pelayanannya. Sebelum Nabi Yeremia mulai menjalankan tugas, Allah lebih dahulu menjamah mulutnya dan menaruh perkataan-perkataan-Nya dalam mulut sang nabi (1:5-9). Allah menyucikan dan menjamah mulut Nabi Yeremia, sehingga mulutnya bisa menjadi alat yang dipakai TUHAN untuk menyampaikan firman-Nya yang kudus. Peristiwa yang terjadi pada Nabi Yeremia mengingatkan kita pada Nabi Yesaya, yang dipanggil dan diutus Allah untuk memberitakan firman-Nya. Sebelum Nabi Yesaya mulai bertugas, melalui malaikat-Nya, Allah juga menyucikan mulut nabi Yesaya (Yesaya 6:6-7).Bila Allah memanggil kita, Ia tidak akan membiarkan kita begitu saja. Panggilan Allah selalu disertai penyertaan Allah terhadap siapa pun yang Ia panggil. Ketika Ia "mengutus" seseorang, baik sebagai rohaniwan di gereja atau di lembaga Kristen atau sebagai misionaris atau untuk melakukan tugas apa pun, Allah pasti akan melengkapi orang itu. Tuhan Yesus mengutus setiap orang percaya untuk pergi memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa murid-Nya, dan Ia berjanji untuk menyertai kita (Markus 16:15; Matius 28:18-20). Apakah Anda menyadari panggilan Anda dan telah melaksanakan panggilan tersebut? [GI Wirawaty Yaputri]
NOW PLAYING
Senin, 01 September 2025 - Panggilan TUHAN
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jun 30, 2026 ·27m
Jun 27, 2026 ·29m
Jun 25, 2026 ·27m
Jun 25, 2026 ·31m
Jun 23, 2026 ·30m
Jun 23, 2026 ·30m