Senin, 28 Juli 2025 - Takutlah akan Allah episode artwork

EPISODE · Jul 25, 2025 · 6 MIN

Senin, 28 Juli 2025 - Takutlah akan Allah

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Takutlah akan AllahSenin, 28 Juli 2025Bacaan Alkitab hari ini:Pengkhotbah 4:17-5:6Bacaan Alkitab hari ini diakhiri dengan suatu peringatan, "Tetapi, takutlah akan Allah." Sesudah memaparkan secara panjang-lebar tentang "kesia-siaan" di pasal-pasal sebelumnya, Pengkhotbah kembali mengajak kita untuk "takut akan Allah". Bila kita ingin mendekati Allah atau berhubungan dengan Dia, Pengkhotbah memberi beberapa nasihat yang berguna, dengan maksud agar hubungan kita dengan Allah tidak "menguap".Bagaimana sikap para pembaca saat menghampiri rumah Allah (Bait Allah)? Bait Allah itu kudus. Struktur Bait Allah menunjukkan kekudusan Allah. Tidak ada seorang pun yang boleh masuk ke Tempat Mahakudus di Bait Suci, kecuali Imam Besar yang diperbolehkan masuk sekali setahun, Pengkhotbah mengingatkan bahwa "mendengar lebih baik daripada mempersembahkan kurban" (4:17). Prinsip kebenaran ini diambil dari 1 Samuel 15:22, yaitu saat Samuel berkata kepada Raja Saul yang tidak menaati perintah Allah, "Apakah TUHAN berkenan kepada kurban bakaran dan kurban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada kurban sembelihan, mengindahkan lebih baik dari pada lemak domba jantan." Dalam konsep Ibrani, ungkapan "mendengarkan suara Tuhan" sama dengan "menaati Tuhan." Mempersembahkan kurban tanpa menaati firman Tuhan adalah tindakan yang tidak berkenan kepada-Nya. Ini juga sia-sia!Demikian juga halnya dengan perkataan kita. Kita sering kali berkata-kata tanpa berpikir panjang. Akibatnya, perkataan kita dapat melukai hati Tuhan dan melukai hati sesama manusia. Pengkhotbah mengingatkan kita untuk tidak berkata-kata secara sembarangan karena "Allah ada di surga dan engkau (dan saya) di bumi" (5:1). "Surga" menyatakan kediaman Allah yang Mahakudus yang memandang ke bawah kepada kita (Mazmur 53:3). Semua hal tidak akan luput dari pandangan-Nya. Oleh karena itu, Pengkhotbah menasihati kita agar tidak tergesa-gesa berkata-kata (5:1). Demikian juga halnya dengan bernazar: Kita harus segera menepati nazar kita kepada-Nya jika Allah sudah menjawab permintaan kita (5:3). Oleh karena itu, "lebih baik engkau tidak bernazar daripada bernazar tetapi tidak menepatinya." (5:4).Perkataan yang banyak tanpa terlebih dahulu dipikirkan dengan seksama akan menguap, sama seperti banyaknya mimpi yang hanya berlalu begitu saja (5:6). Semua akan sia-sia. Namun, ada satu realitas yang tidak akan pernah menguap, yaitu Allah yang maha kekal. Suatu saat, Allah akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang kita katakan dan kita perbuat. Oleh sebab itu, "takutlah akan Allah!" [Pdt. Abadi]

Takutlah akan AllahSenin, 28 Juli 2025Bacaan Alkitab hari ini:Pengkhotbah 4:17-5:6Bacaan Alkitab hari ini diakhiri dengan suatu peringatan, "Tetapi, takutlah akan Allah." Sesudah memaparkan secara panjang-lebar tentang "kesia-siaan" di pasal-pasal sebelumnya, Pengkhotbah kembali mengajak kita untuk "takut akan Allah". Bila kita ingin mendekati Allah atau berhubungan dengan Dia, Pengkhotbah memberi beberapa nasihat yang berguna, dengan maksud agar hubungan kita dengan Allah tidak "menguap".Bagaimana sikap para pembaca saat menghampiri rumah Allah (Bait Allah)? Bait Allah itu kudus. Struktur Bait Allah menunjukkan kekudusan Allah. Tidak ada seorang pun yang boleh masuk ke Tempat Mahakudus di Bait Suci, kecuali Imam Besar yang diperbolehkan masuk sekali setahun, Pengkhotbah mengingatkan bahwa "mendengar lebih baik daripada mempersembahkan kurban" (4:17). Prinsip kebenaran ini diambil dari 1 Samuel 15:22, yaitu saat Samuel berkata kepada Raja Saul yang tidak menaati perintah Allah, "Apakah TUHAN berkenan kepada kurban bakaran dan kurban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada kurban sembelihan, mengindahkan lebih baik dari pada lemak domba jantan." Dalam konsep Ibrani, ungkapan "mendengarkan suara Tuhan" sama dengan "menaati Tuhan." Mempersembahkan kurban tanpa menaati firman Tuhan adalah tindakan yang tidak berkenan kepada-Nya. Ini juga sia-sia!Demikian juga halnya dengan perkataan kita. Kita sering kali berkata-kata tanpa berpikir panjang. Akibatnya, perkataan kita dapat melukai hati Tuhan dan melukai hati sesama manusia. Pengkhotbah mengingatkan kita untuk tidak berkata-kata secara sembarangan karena "Allah ada di surga dan engkau (dan saya) di bumi" (5:1). "Surga" menyatakan kediaman Allah yang Mahakudus yang memandang ke bawah kepada kita (Mazmur 53:3). Semua hal tidak akan luput dari pandangan-Nya. Oleh karena itu, Pengkhotbah menasihati kita agar tidak tergesa-gesa berkata-kata (5:1). Demikian juga halnya dengan bernazar: Kita harus segera menepati nazar kita kepada-Nya jika Allah sudah menjawab permintaan kita (5:3). Oleh karena itu, "lebih baik engkau tidak bernazar daripada bernazar tetapi tidak menepatinya." (5:4).Perkataan yang banyak tanpa terlebih dahulu dipikirkan dengan seksama akan menguap, sama seperti banyaknya mimpi yang hanya berlalu begitu saja (5:6). Semua akan sia-sia. Namun, ada satu realitas yang tidak akan pernah menguap, yaitu Allah yang maha kekal. Suatu saat, Allah akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang kita katakan dan kita perbuat. Oleh sebab itu, "takutlah akan Allah!" [Pdt. Abadi]

NOW PLAYING

Senin, 28 Juli 2025 - Takutlah akan Allah

0:00 6:21

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sinode Gereja Kristus Yesus?

This episode is 6 minutes long.

When was this Sinode Gereja Kristus Yesus episode published?

This episode was published on July 25, 2025.

What is this episode about?

Takutlah akan AllahSenin, 28 Juli 2025Bacaan Alkitab hari ini:Pengkhotbah 4:17-5:6Bacaan Alkitab hari ini diakhiri dengan suatu peringatan, "Tetapi, takutlah akan Allah." Sesudah memaparkan secara panjang-lebar tentang "kesia-siaan" di pasal-pasal...

Can I download this Sinode Gereja Kristus Yesus episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!