Surel Thawiyyah episode artwork

EPISODE · Dec 15, 2020 · 10 MIN

Surel Thawiyyah

from 99 Clouds · host Daud Farma, Lc

Terima kasih banyak atas rekamannya, Arundati Sukma. Dia adalah salah satu pembaca Surel Thawiyyah sejak 2018. Dia selalu menunggu surel berikutnya di halaman: Cinta Kamu Seorang Penulis. Semoga dengan ini ada suara rekaman yang nyusul, membacakan surel bagian Wiy.😁😅      Berikut ini katanya tentang Surel Thawiyyah. "Tha dan wiyah, ya dua insan yang saling mencintai. Cinta yang murni tapi penuh keraguan di dalamnya. Cinta yang tulus tapi penuh dengan likunya. Cinta yang bukan hanya menceritakan dua orang saja, tapi juga mengikat keluarga dan keputusan semesta. Pertanyaan "Apakah mereka benar-benar berjodoh?" terus memutar di kepala. Tulisan ini saya baca tahun 2018 lalu. Sepertinya penulis menambahkan banyak penyedap rasa sehingga saya begitu candu untuk terus mengikuti alur ceritanya 😂 Setiap kata mampu menghipnotis pembaca. Ya sekarang saya sadar saya telah dihipnotis (detik ini juga saya kepikiran untuk nuntut penulis 🤣), hingga turut merasakan setiap emosi para tokoh. Saat tokoh saling mengutarakan cinta, saya merasa berbunga-bunga. Saat mereka rindu, saya juga merasakan rindu yang amat. Saat mereka bimbang, saya juga turut di ambang. Saat salah satunya terkesan berkhianat, saya juga merasakan sakit yang teramat. Tha, sosok lelaki yang cukup keras kepala, plin-plan, namun bertanggung jawab, termasuk dalam urusan cinta. Tapi aku pernah membenci sosok ini, kata-katanya begitu menusuk, sakit hati membacanya (baca surel 29) Wiy, kesetiaannya tak perlu diragukan. Sejatinya beginilah wanita bersedia menunggu, bersedia disakiti. Ahaha menyakiti diri sendiri lebih tepatnya padahal ada pilihan lain untuk bahagia. Nelly, entahlah aku malas mendefenisikannya silahkan kalian baca dan defenisikan sendiri 😅 tapi berkaca pada Nelly aku membenarkan kalimat ini "Sejatinya seorang wanita mampu memendam rasa cinta selama 40 tahun, tapi tidak akan mampu menahan rasa cemburu walau sesaat." Menurut saya pribadi konflik dan premis dalam cerita ini nampak sederhana, namun eksekusinya tak pernah sesederhana itu, benar-benar menguras emosi, tak jarang membuat basah sudut mata. Cerita ini juga tidak terlepas dari unsur budaya yang melekat pada masyarakat Aceh Tenggara. Saya suka, sepertinya penulis menginginkan tulisannya tidak hanya sekadar menjadi media hiburan saja, tapi juga bertujuan untuk mencerdaskan pembaca. Pesanku untuk kalian yang belum membaca: Sediakan tissue ya, siap-siap kita mau naik rollercoaster! 😂 Oh ya, tulisan ini penuh dengan kejutan tidak berhadiah, kalau kalian mau gulung-gulung atau guling-guling silahkan 😉 *Btw, dia juga ada Channel Youtube. Ayo Subcribe: https://www.youtube.com/channel/UCDli_JrK7TE-2v1kfJDqtSg Instagram:https://instagram.com/arundati_sukma?igshid=nxvyy3n1om1o #surel #thawiyyah    

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Dec 15, 2020

Terima kasih banyak atas rekamannya, Arundati Sukma. Dia adalah salah satu pembaca Surel Thawiyyah sejak 2018. Dia selalu menunggu surel berikutnya di halaman: Cinta Kamu Seorang Penulis. Semoga dengan ini ada suara rekaman yang nyusul, membacakan surel bagian Wiy.😁😅      Berikut ini katanya tentang Surel Thawiyyah. "Tha dan wiyah, ya dua insan yang saling mencintai. Cinta yang murni tapi penuh keraguan di dalamnya. Cinta yang tulus tapi penuh dengan likunya. Cinta yang bukan hanya menceritakan dua orang saja, tapi juga mengikat keluarga dan keputusan semesta. Pertanyaan "Apakah mereka benar-benar berjodoh?" terus memutar di kepala. Tulisan ini saya baca tahun 2018 lalu. Sepertinya penulis menambahkan banyak penyedap rasa sehingga saya begitu candu untuk terus mengikuti alur ceritanya 😂 Setiap kata mampu menghipnotis pembaca. Ya sekarang saya sadar saya telah dihipnotis (detik ini juga saya kepikiran untuk nuntut penulis 🤣), hingga turut merasakan setiap emosi para tokoh. Saat tokoh saling mengutarakan cinta, saya merasa berbunga-bunga. Saat mereka rindu, saya juga merasakan rindu yang amat. Saat mereka bimbang, saya juga turut di ambang. Saat salah satunya terkesan berkhianat, saya juga merasakan sakit yang teramat. Tha, sosok lelaki yang cukup keras kepala, plin-plan, namun bertanggung jawab, termasuk dalam urusan cinta. Tapi aku pernah membenci sosok ini, kata-katanya begitu menusuk, sakit hati membacanya (baca surel 29) Wiy, kesetiaannya tak perlu diragukan. Sejatinya beginilah wanita bersedia menunggu, bersedia disakiti. Ahaha menyakiti diri sendiri lebih tepatnya padahal ada pilihan lain untuk bahagia. Nelly, entahlah aku malas mendefenisikannya silahkan kalian baca dan defenisikan sendiri 😅 tapi berkaca pada Nelly aku membenarkan kalimat ini "Sejatinya seorang wanita mampu memendam rasa cinta selama 40 tahun, tapi tidak akan mampu menahan rasa cemburu walau sesaat." Menurut saya pribadi konflik dan premis dalam cerita ini nampak sederhana, namun eksekusinya tak pernah sesederhana itu, benar-benar menguras emosi, tak jarang membuat basah sudut mata. Cerita ini juga tidak terlepas dari unsur budaya yang melekat pada masyarakat Aceh Tenggara. Saya suka, sepertinya penulis menginginkan tulisannya tidak hanya sekadar menjadi media hiburan saja, tapi juga bertujuan untuk mencerdaskan pembaca. Pesanku untuk kalian yang belum membaca: Sediakan tissue ya, siap-siap kita mau naik rollercoaster! 😂 Oh ya, tulisan ini penuh dengan kejutan tidak berhadiah, kalau kalian mau gulung-gulung atau guling-guling silahkan 😉 *Btw, dia juga ada Channel Youtube. Ayo Subcribe: https://www.youtube.com/channel/UCDli_JrK7TE-2v1kfJDqtSg Instagram:https://instagram.com/arundati_sukma?igshid=nxvyy3n1om1o #surel #thawiyyah

PodParley-generated summary based on available episode metadata and transcript content.

NOW PLAYING

Surel Thawiyyah

0:00 10:08

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Who Shat On The Floor At My Wedding? And Other Crimes Who shat on the floor at my wedding? And other crimes Who Shat On The Floor At My Wedding? was a question shared by brides Helen McLaughlin and Karen Whitehouse after they tied the knot on 11 August, 2018 on a boat in Amsterdam. It was a question that launched a podcast, which led to the hiring of unqualified detective Lauren Kilby, the purchase of a €99 lie detector, and the bothering of some of the world’s best forensic experts - all in an attempt to find out “poo dunnit”. For season 2, the investigative trio take on a brand new mystery set in Sweden (Scandi Noir if you will) called The Case Of The Tiny Suit/Case. For season 3, the unqualified detectives attempt to solve real non-crime crimes and ridiculous mysteries submitted by YOU - our precious listeners. Their selection criteria for new cases is simple: “Anything the police laugh at is a case for us.” And because ‘time is money’, all cases need to be cracked within 24 hours.  Hos Explicit The Conspiracy Castle with #99 Alex Stein Alex Stein The Conspiracy Castle is a place for Truth and exploration of the dark occult symbolism that consumes our everyday life. If you need to laugh before you cry from the Trauma based mind control that the Government is using on us.....then this is the right place for you. I can help you decipher the evil social engineers coded language thus providing you freedom and laughter that will never end. Thank you for coming on this Journey with Prime time #99 Alex Stein! Explicit The Calum Johnson Show 99% of people are stuck doing something they do not truly care about, chasing a career path that does not maximize their potential.I left my 9-5 job to go all in on this podcast. Now, I have conversations with people who are fearlessly pursuing their passion in the world. On this podcast, we share the stories of people that made bold moves, chose the untraditional path and won. Going all in on yourself and the things you care about can be intimidating. Lets go on this journey together, welcome to The Calum Johnson Show Explicit The 1% Podcast with Vin and Shane Vin Infante, Shane Riggs 🎙️Hosted by Shane Riggs & @vin.infante🔥 Master the mindset, strategy & discipline of the top 1%. Because 99% won’t — 𝒃𝒖𝒕 𝒚𝒐𝒖 𝒘𝒊𝒍𝒍.⇣Listen & Level Up Explicit

Frequently Asked Questions

How long is this episode of 99 Clouds?

This episode is 10 minutes long.

When was this 99 Clouds episode published?

This episode was published on December 15, 2020.

What is this episode about?

Terima kasih banyak atas rekamannya, Arundati Sukma. Dia adalah salah satu pembaca Surel Thawiyyah sejak 2018. Dia selalu menunggu surel berikutnya di halaman: Cinta Kamu Seorang Penulis. Semoga dengan ini ada suara rekaman...

Can I download this 99 Clouds episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!