EPISODE · Aug 31, 2022 · 26 MIN
Take-Ons: Bek Tengah Emangnya Mesti Tinggi?
from Box2Box Football Podcast · host Box2BoxID
Meski mengakui bahwa Lisandro Martínez bek bagus, Rossi setuju bahwa kalo ngelatih dan bisa milih, dia milih bek tengah tinggi. Sementara, Dex bilang bahwa di sepakbola tinggi badan sebetulnya gak terlalu berpengaruh. Namun, ada kalanya vertical jump dan hal-hal lain juga jadi faktor. Bahkan pemain tinggi belum tentu aerial duels-nya bagus. Di Take-Ons #28 kali ini, semuanya dibahas lengkap. Perdebatan aset atau liabilitas itu bukan cuma buat properti seperti rumah tinggal, melainkan juga bek tengah bertubuh pendek (03:55) Profil bek tengah ideal bukan cuma soal tinggi badan (06:46) Gimana caranya supaya pembahasan Lisandro Martínez gak dikaitkan lagi dengan tinggi badannya? (10:04) Sejak Burnley terdegradasi, memangnya masih ada klub Premier League yang mengandalkan bola panjang dan aerial duel? (12:58) Apa bakal ada suatu kesempatan di mana klub-klub Premier League bakal memanfaatkan kelemahan bek tengah pendek? (15:09) Banyak bek tengah pendek—selain Lisandro—yang main di Premier League karena bek sayap pada main jadi bek tengah supaya bisa buildup (18:54) Studi sport science: Tinggi badan lebih bepengaruh di basket dan alasan kenapa banyak pesepakbola tinggi kelihatan kaku (21:23) Bek tengah pendek terbaik: Carles Puyol, meski sebenarnya dia gak pendek-pendek amat (23:51)
What this episode covers
Meski mengakui bahwa Lisandro Martínez bek bagus, Rossi setuju bahwa kalo ngelatih dan bisa milih, dia milih bek tengah tinggi. Sementara, Dex bilang bahwa di sepakbola tinggi badan sebetulnya gak terlalu berpengaruh. Namun, ada kalanya vertical jump dan hal-hal lain juga jadi faktor. Bahkan pemain tinggi belum tentu aerial duels-nya bagus. Di Take-Ons #28 kali ini, semuanya dibahas lengkap. Perdebatan aset atau liabilitas itu bukan cuma buat properti seperti rumah tinggal, melainkan juga bek tengah bertubuh pendek (03:55) Profil bek tengah ideal bukan cuma soal tinggi badan (06:46) Gimana caranya supaya pembahasan Lisandro Martínez gak dikaitkan lagi dengan tinggi badannya? (10:04) Sejak Burnley terdegradasi, memangnya masih ada klub Premier League yang mengandalkan bola panjang dan aerial duel? (12:58) Apa bakal ada suatu kesempatan di mana klub-klub Premier League bakal memanfaatkan kelemahan bek tengah pendek? (15:09) Banyak bek tengah pendek—selain Lisandro—yang main di Premier League karena bek sayap pada main jadi bek tengah supaya bisa buildup (18:54) Studi sport science: Tinggi badan lebih bepengaruh di basket dan alasan kenapa banyak pesepakbola tinggi kelihatan kaku (21:23) Bek tengah pendek terbaik: Carles Puyol, meski sebenarnya dia gak pendek-pendek amat (23:51)
NOW PLAYING
Take-Ons: Bek Tengah Emangnya Mesti Tinggi?
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Mar 26, 2026 ·1m
Jan 2, 2026 ·47m
Dec 21, 2025 ·46m