Tertinggal Kebelakang episode artwork

EPISODE · Jan 5, 2016 · 3 MIN

Tertinggal Kebelakang

from Amir Meludah · host amirmeludah

Tertinggal Kebelakang Sekor katak timpa kemarau Gulung-gulung kertas kajang sama tembakau terik cahaya terang kuat menyilau ini kata-kata pelat suara anak dari perantau perjuangan jangan skali dilepas hitungan terhutang dalam terang cepat rampas hempas pulas atas tanah siapa tertumpas panggung sutera dirombak dirungkas kain mastuli tiup asap berjampi belakang jembalang bersarang bersiung bergigi tatu diukir diguris belakang bibir, tak nampak bercorak kepala tengkorak terkoyak minda kena tipu engkau tak tahu. belum cukup ilmu belum baligh keliru masuk dalam kandang terperangkap pandang kiri kanan konon nyata terselungkap tengok-tengok kalau ada yang menyorok ulat sutera merengkok bisu senyap terbatuk ayam berkokok subuh datang menghasut laknat si makhluk nyorok bawah selimut celah-celah batu ada udang keropok kocak-kocak kacau-kacau tanpa henti mengocok peracun budaya hampir siap dibancuh bersembur menghamun anjing mula bergaduh angkat tangan simbol jari mencarut hamba pengikut perompak penghasut mahkota bahtera beta jadi bahan berebut ribut taufan kilat tunduk jatuh tersujud satu-satu cepat mula menipu satu-satu mula cepat mengaku siapa kamu siapa tahu siapa kan kucup ibu jari kakiku tengok atas dan tengok bawah air liur siapa yang sempat cecah tanah kepala keras tak nak mengaku kalah bersorak bergembur meranyah gelisah minda gila dibakar menyala detik masa kan tiba mula nafas neraka naga raksasa sang dewi dewa semua keliru sambil saling tertanya "kenapa mereka?" "kenapa sang hina?" "mereka celaka, pembawa bencana." "mereka celaka, penipu, pendusta" "khalifah gagal yang rosak binasa" perasan tuhan? sila gerak ke depan serta-merta safku dikosongkan arnab kura-kura pernah berlawan anjing dan kuncing pun pernah skali berkawan ikut kitaran tentang lawan putaran satu alam semesta mula dari letupan hantu dajal ibelis dan syaitan duduk berempat rapat-rapat berjabat tangan suara kelima suara manusia suara sekor hamba cucu hawa dan adam lantunkan cerminkan visi semalam hancurkan padamkan buang dari ingatan biar terlupa janji masih berdendam biar berluka janji emas kekal dalam genggaman

Tertinggal Kebelakang Sekor katak timpa kemarau Gulung-gulung kertas kajang sama tembakau terik cahaya terang kuat menyilau ini kata-kata pelat suara anak dari perantau perjuangan jangan skali dilepas hitungan terhutang dalam terang cepat rampas hempas pulas atas tanah siapa tertumpas panggung sutera dirombak dirungkas kain mastuli tiup asap berjampi belakang jembalang bersarang bersiung bergigi tatu diukir diguris belakang bibir, tak nampak bercorak kepala tengkorak terkoyak minda kena tipu engkau tak tahu. belum cukup ilmu belum baligh keliru masuk dalam kandang terperangkap pandang kiri kanan konon nyata terselungkap tengok-tengok kalau ada yang menyorok ulat sutera merengkok bisu senyap terbatuk ayam berkokok subuh datang menghasut laknat si makhluk nyorok bawah selimut celah-celah batu ada udang keropok kocak-kocak kacau-kacau tanpa henti mengocok peracun budaya hampir siap dibancuh bersembur menghamun anjing mula bergaduh angkat tangan simbol jari mencarut hamba pengikut perompak penghasut mahkota bahtera beta jadi bahan berebut ribut taufan kilat tunduk jatuh tersujud satu-satu cepat mula menipu satu-satu mula cepat mengaku siapa kamu siapa tahu siapa kan kucup ibu jari kakiku tengok atas dan tengok bawah air liur siapa yang sempat cecah tanah kepala keras tak nak mengaku kalah bersorak bergembur meranyah gelisah minda gila dibakar menyala detik masa kan tiba mula nafas neraka naga raksasa sang dewi dewa semua keliru sambil saling tertanya "kenapa mereka?" "kenapa sang hina?" "mereka celaka, pembawa bencana." "mereka celaka, penipu, pendusta" "khalifah gagal yang rosak binasa" perasan tuhan? sila gerak ke depan serta-merta safku dikosongkan arnab kura-kura pernah berlawan anjing dan kuncing pun pernah skali berkawan ikut kitaran tentang lawan putaran satu alam semesta mula dari letupan hantu dajal ibelis dan syaitan duduk berempat rapat-rapat berjabat tangan suara kelima suara manusia suara sekor hamba cucu hawa dan adam lantunkan cerminkan visi semalam hancurkan padamkan buang dari ingatan biar terlupa janji masih berdendam biar berluka janji emas kekal dalam genggaman

NOW PLAYING

Tertinggal Kebelakang

0:00 3:07

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Segments Jake Hurwitz and Amir Blumenfeld Jake Hurwitz and Amir Blumenfeld offer advice in areas they're qualified to talk about. Also in areas they're not qualified to talk about. Email them with your own sticky situations: [email protected] Explicit This is VANCOLOUR Mo Amir This is Vancouver’s bona fide culture and politics podcast. Hosted by Mo Amir, parse through the relevant issues with the city’s most colourful personalities. With its heart on its sleeve and caution thrown to the wind, this is a podcast that is provocative, informative, and sometimes emotional. This is VANCOLOUR Explicit The Strange Harbors Podcast Derek Wong, Amir Touray, Jeff Zhang Welcome to The Strange Harbors Podcast. Hosted by Derek Wong, Jeff Zhang, and Amir Touray, The Strange Harbors Podcast is a weekly discussion of all things pop culture, with an emphasis on film and television. Join us every week as we dive deep into big blockbusters, indie favorites, and under-seen hidden gems. Explicit The Vault with Monica & Amir Amir Yassai Welcome to The Vault Podcast, where your two besties Amir (Instagram:@amiryassofficial & Monica (Instagram:@allaboutthetea) dive deep into the world of secrets, pop culture, and reality TV. Join us as we uncover the hidden stories behind your favorite stars and the juicy drama that keeps us hooked. We all have secrets, and in each episode, we’ll spill the tea on the latest gossip, dissect reality TV moments, and explore the untold truths lurking beneath the surface. Whether you’re a pop culture fanatic or just love a good story, The Vault Podcast is your go-to source for all things scandalous and surprising. Let’s unlock the secrets together! Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information. Explicit

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Amir Meludah?

This episode is 3 minutes long.

When was this Amir Meludah episode published?

This episode was published on January 5, 2016.

What is this episode about?

Tertinggal Kebelakang Sekor katak timpa kemarau Gulung-gulung kertas kajang sama tembakau terik cahaya terang kuat menyilau ini kata-kata pelat suara anak dari perantau perjuangan jangan skali dilepas hitungan terhutang dalam terang cepat...

Can I download this Amir Meludah episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!