EPISODE · Jan 24, 2024 · 7 MIN
Wahyu 10:1-11 - Kitab yang Terbuka.
from Renungan Kristen (Lectio Divina & Perspektif) · host Renungan Kristen
Wahyu 10:1-11 - Kitab yang Terbuka. “Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu.” (Wahyu 10:9b) Sebelum sangkakala ketujuh dibunyikan, ada jeda yang menunjukkan betapa pentingnya hal yang akan terjadi ketika sangkakala ketujuh berbunyi. Jeda yang membuat orang harus memperhatikan dengan saksama dan mempersiapkan diri melihat kengerian yang muncul ketika sangkakala ketujuh ditiup. Dalam bagian ini, Yohanes melihat munculnya malaikat kuat yang memegang gulungan kitab kecil yang terbuka, bersuara nyaring seperti suara singa yang mengaum. Malaikat ini berbicara dengan mengangkat tangannya dan mengatakan kalimat penting (ay. 6-7): “Tidak ada penundaan lagi! ...maka akan genaplah keputusan rahasia Allah...” Kalimat ini menunjukkan: keputusan rahasia Allah akan segera dinyatakan, Tuhan tidak akan lagi menunda murka-Nya atas manusia berdosa. Yohanes diminta untuk mengambil kitab yang terbuka itu dan memakannya. Namun ketika Yohanes memakan gulungan kitab yang terbuka itu, dia merasakan manis di dalam mulutnya, namun ketika dia menelannya, terasa sangat pahit di perutnya. Setelah Yohanes memakannya, maka dia diperintahkan lagi untuk memberitakan Injil kepada lebih banyak lagi suku bangsa dan bahasa. Rasa pahit dan manis ketika Yohanes memakan kitab itu menunjukkan bahwa Injil yang diberitakan Yohanes adalah berita manis tentang kasih Tuhan, namun Yohanes akan mengalami rasa pahit ketika pemberitaan itu mendapatkan perlawanan. Injil itu manis ketika berbicara mengenai kasih dan cinta Tuhan, namun terasa pahit ketika berbicara mengenai dosa, penghakiman Tuhan dan seruan pertobatan. Jeda antara sangkakala keenam dan ketujuh ini menunjukkan urgensi perintah pertobatan, meminta setiap orang yang berdosa segera bertobat, ini adalah kesempatan terakhir sebelum sangkakala terakhir ditiup, sebab setelah sangkakala itu berbunyi maka kesempatan untuk bertobat pun hilang. Manusia berdosa akan mendapatkan penghakiman. Kita saat ini berada di zaman akhir, Tuhan segera datang, ini kesempatan terakhir sebelum kedatangan Tuhan yang tidak kita tahu kapan waktunya. Maka bertobatlah! STUDI PRIBADI: Apa yang kita bisa lakukan selama Tuhan masih memberikan kesempatan hidup di zaman akhir ini? Pokok Doa: Berdoa supaya kita bisa mengambil bagian dalam pemberitaan Injil, sehingga semakin banyak orang yang menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan bertobat dari segala dosa-dosanya. PERSPEKTIF & LECTIO DIVINA Sumber : https://play.google.com/store/apps/details?id=org.gloriasatelit.gloria Dapat dilihat juga di web GKA Gloria Samudra https://samudra.gkagloria.id/category/lectio-divina/ Google Podcast : https://www.google.com/podcasts?feed=aHR0cHM6Ly9hbmNob3IuZm0vcy8zYjA3NDFhNC9wb2RjYXN0L3Jzcw== Spotify : https://open.spotify.com/show/6cqKTmoI403NaMbte4E5Jh Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCq_oOVSq1c4db4LQj-uNenA Breaker : https://www.breaker.audio/renungan-kristen-lectio-divina-and-perspektif Pocket Casts https://pca.st/q6pcbzdj Radio Public https://radiopublic.com/renungan-kristen-lectio-divina-p-GE7A7N Over cast https://overcast.fm/itunes1534776375/adi-santoso #Perspektif #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #GKAGLORIASAMUDRA #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #MotivasiKristen #renunganharian #GKAGLORIA
Embed this episode
NOW PLAYING
Wahyu 10:1-11 - Kitab yang Terbuka.
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.