EPISODE · Jan 26, 2024 · 10 MIN
Wahyu 18:1-20 - Kejatuhan Babel.
from Renungan Kristen (Lectio Divina & Perspektif) · host Renungan Kristen
Wahyu 18:1-20 - Kejatuhan Babel. rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci.” (18:2) Pada umumnya, sebuah film dibuat dengan akhir kisah sang tokoh antagonisya dikalahkan dan tokoh protagonisnya menang atau mengalami kebahagiaan. Demikian dalam bagian akhir kitab Wahyu ini, kita melihat kejahatan akhirnya dikalahkan dan dihakimi. Babel disebut sebagai kota besar, kota perdagangan yang kaya tetapi penuh dengan dosa, kejahatan dan kekejaman. Babel dikenal juga sebagai tempat kediaman roh-roh jahat, segala roh najis dan bangsa yang hidup dengan hawa nafsu cabul (ay. 2-3). Di akhir zaman, Babel sebagai lambang dosa dan kejahatan, rubuh dalam sekejap ditimpa malapetaka dahsyat yakni sampar, perkabungan, kelaparan dan dibakar dengan api (ay. 8, 16, 19). Penghukuman ini menjadi kengerian bagi orang-orang yang senantiasa bersentuhan dengan Babel (kejahatan), tetapi menjadi sukacita bagi orang-orang kudus, para nabi, para rasul dan seluruh surga (ay. 20). Untuk konteks sekarang, memang Iblis masih terus berusaha menggoda kita untuk melakukan dosa dan kejahatan. Sebab itu, Tuhan mengingatkan umat-Nya menjauh dari Babel, supaya jangan tergoda mengambil bagian hidup di dalam dosa dan kejahatannya, dan tertimpa hukuman (ay. 4). Kekayaan, kemewahan, kesenangan dunia hanyalah sementara dan tidak dapat membawa kita kepada sukacita sejati dan abadi. Janganlah kita hidup dalam kenikmatan dosa dan nafsu dunia! Mungkin kita dapat merasa terpuaskan, tetapi itu hanya kepuasan yang semu dan sesaat. Sebaliknya justru semua yang semu dan sesaat itu akan menjerumuskan kita ke dalam kesengsaraan kekal. Camkan peringatan Tuhan ini: jauhi kejahatan, jauhi apa yang dapat membuat kita tergoda jatuh ke dalam dosa. Sebaliknya, terus dekatkan diri kepada Tuhan, senantiasa terhubung dengan Tuhan. Ingatlah Tuhan dalam situasi apapun dan jagalah relasi dengan Tuhan, supaya kita peka ketika Tuhan berbicara, mengingatkan ataupun menegur kita. Tuhan kita telah menang terhadap dosa dan kejahatan, maka kitapun dimampukan Tuhan untuk menang terhadap dosa dan kejahatan, asalkan kita mau dan berkomitmen sepenuh hati. STUDI PRIBADI: Apakah Anda merasa sulit untuk menang terhadap godaan berbuat dosa? Apa penyebabnya? Apa yang perlu Anda lakukan agar dapat menang terhadap godaan? Pokok Doa: Berdoalah agar setiap anak Tuhan memiliki komitmen dan mau berjuang untuk hidup dalam kebenaran sesuai yang Tuhan kehendaki. PERSPEKTIF & LECTIO DIVINA Sumber : https://play.google.com/store/apps/details?id=org.gloriasatelit.gloria Dapat dilihat juga di web GKA Gloria Samudra https://samudra.gkagloria.id/category/lectio-divina/ Google Podcast : https://www.google.com/podcasts?feed=aHR0cHM6Ly9hbmNob3IuZm0vcy8zYjA3NDFhNC9wb2RjYXN0L3Jzcw== Spotify : https://open.spotify.com/show/6cqKTmoI403NaMbte4E5Jh Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCq_oOVSq1c4db4LQj-uNenA Breaker : https://www.breaker.audio/renungan-kristen-lectio-divina-and-perspektif Pocket Casts https://pca.st/q6pcbzdj Radio Public https://radiopublic.com/renungan-kristen-lectio-divina-p-GE7A7N Over cast https://overcast.fm/itunes1534776375/adi-santoso #Perspektif #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #GKAGLORIASAMUDRA #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #MotivasiKristen #renunganharian #GKAGLORIA
Embed this episode
NOW PLAYING
Wahyu 18:1-20 - Kejatuhan Babel.
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.