EPISODE · Jun 23, 2023 · 7 MIN
Yehezkiel 42:1-14 - Bangunan bagi Imam.
from Renungan Kristen (Lectio Divina & Perspektif) · host Renungan Kristen
Yehezkiel 42:1-14 - Bangunan bagi Imam. pelataran luar, sebelum mereka menanggalkan pakaian mereka di sana, yang dipakainya waktu menyelenggarakan kebaktian, sebab pakaian- pakaian itu adalah kudus. Mereka harus memakai pakaian yang lain, barulah mereka boleh datang ke tempat umat Tuhan.” (Yeh. 42:14) Ketika waktunya tiba, seorang yang hendak berdoa kepada Tuhan dalam kepercayaannya yang berbeda tidak langsung masuk ke rumah ibadah, melainkan harus melepas alas kakinya, membawa seperangkat alat tertentu, bahkan mencuci tangan-kakinya serta wajahnya. Setelah semua itu, barulah ia masuk ke dalam tempat ibadahnya dan menaikkan doanya. Orang lain yang penasaran bertanya kepada orang itu, mengapa ia harus melakukan semua itu sebelum berdoa, masuk ke rumah ibadah. Ia menjelaskan, ia harus melakukan semua itu karena tanah tempat ibadah itu berdiri adalah kudus dan orang yang berdoa di tanah itu harus kudus sebelum doa dinaikkan. Doa yang dinaikkan dengan kudus dan menjaga kekudusan itu akan diterima Tuhan. Imam yang menjadi perantara antara manusia dengan Tuhan harus datang kepada-Nya dengan kekudusan. Allah yang tidak berdosa tidak bisa berelasi dan menerima persembahan manusia berdosa. Manusia berdosa terlebih dulu harus menguduskan dirinya (yang diwakili oleh imam) untuk boleh datang dan berelasi dengan-Nya. Itulah sebabnya Tuhan memberikan penglihatan begitu rupa mengenai bangunan bagi para imam (ay. 1-12). Bangunan ini didesain begitu rupa untuk membedakan imam yang telah menguduskan diri dengan rakyat Israel yang belum menguduskan diri. Setelah menguduskan diri, mereka juga tidak dapat seenaknya keluar masuk bangunan tersebut. Mereka harus menanggalkan pakaiannya, berganti pakaian sebelum kembali untuk keluar bangunan (ay. 14). Ada sebuah perbedaan antara manusia yang berdosa dengan Tuhan yang sempurna dan kudus. Manusia yang mendekati-Nya harus menguduskan diri terlebih dahulu. Dalam Perjanjian Baru, Allah melalui Yesus Kristus telah menguduskan kita melalui karya penebusan di atas kayu salib itu sehingga kita dapat datang kepada-Nya kapanpun dan dimanapun. Namun bukan berarti kita dapat datang kepada-Nya dengan sembarangan dan serampangan, tetapi harus kita ingat betapa kotor diri kita dan meminta pengampunan-Nya hari demi hari, meminta- Nya untuk senantiasa menyucikan hati kita hingga kita dapat datang kepada- Nya. Kekudusan kita hari ini bukan kekudusan yang nampak secara fisik, tetapi secara rohani yaitu datang kepada-Nya dengan hati yang hancur, menangisi dan berdukacita akan dosa-dosa kita, dan meminta pengampunan-Nya. STUDI PRIBADI: Seperti apa bangunan Bait Allah seperti penglihatan Yehezkiel? Di mana tempat maha kudus, kudus, dan pelataran-Nya? Pokok Doa: Berdoalah agar setiap anak Tuhan dapat sungguh-sungguh memperhatikan kekudusan hidup mereka. PERSPEKTIF & LECTIO DIVINA Sumber : https://play.google.com/store/apps/details?id=org.gloriasatelit.gloria Dapat dilihat juga di web GKA Gloria Samudra https://samudra.gkagloria.id/category/lectio-divina/ Google Podcast : https://www.google.com/podcasts?feed=aHR0cHM6Ly9hbmNob3IuZm0vcy8zYjA3NDFhNC9wb2RjYXN0L3Jzcw== Spotify : https://open.spotify.com/show/6cqKTmoI403NaMbte4E5Jh Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCq_oOVSq1c4db4LQj-uNenA Breaker : https://www.breaker.audio/renungan-kristen-lectio-divina-and-perspektif Pocket Casts https://pca.st/q6pcbzdj Radio Public https://radiopublic.com/renungan-kristen-lectio-divina-p-GE7A7N Over cast https://overcast.fm/itunes1534776375/adi-santoso #Perspektif #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #GKAGLORIASAMUDRA #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #MotivasiKristen #renunganharian #GKAGLORIA
Embed this episode
NOW PLAYING
Yehezkiel 42:1-14 - Bangunan bagi Imam.
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.