BEM FH UPNVJ podcast artwork

PODCAST · education

BEM FH UPNVJ

Selamat datang di podcast resmi BEM FH UPNVJ.Dengan ini kami hadir lebih dekat dengan pembahasan mengenai isu isu terkini dan berbagai topik menarik lainnya.Selamat mendengarkan!Kabinet Perjuangan KitaBEM FH UPNVJ#BergerakBersamaPerjuanganKita

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Apr 14, 2026 · Source feed

  1. 61

    Beyond Expectations: Saat Label Sosial Membatasi Potensi Perempuan

    Gema Srikandi 2 — Episode 2: Beyond Expectations 🎙️Pernahkah kita merasa pilihan, mimpi, atau cara kita bersikap dibatasi oleh label yang diberikan orang lain?Di episode kali ini, Gema Srikandi 2 mengangkat subtema “Beyond Expectations: Mengapa Label Sosial Sering Membatasi Potensi Seseorang, dan Bagaimana Kita Bisa Melampauinya?”Bersama Ka Wanda (Public Health UI), kita membahas bagaimana budaya, keluarga, dan media membentuk ekspektasi terhadap perempuan, mulai dari standar ganda hingga berbagai label yang tanpa sadar membatasi ruang untuk berkembang.Lebih dari sekadar membahas ekspektasi, episode ini juga mengajak kita melihat bagaimana perempuan dapat menantang label tersebut, menentukan pilihannya sendiri, dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki.Karena menjadi diri sendiri seharusnya nggak harus selalu sesuai dengan ekspektasi orang lain. 🤩🫂

  2. 60

    Saat Penampilan dan Maskulinitas Menjadi Ukuran Nilai Diri

    Pernah nggak sih merasa kalau penampilan atau cara kita terlihat di mata orang lain ikut menentukan bagaimana kita menilai diri sendiri?Di episode kali ini, kami mengangkat tema “Penampilan dan Maskulinitas yang Menjadi Tolak Ukur Nilai Diri.” Bersama Grace Anna Dame Sirait, Duta Fakultas Hukum 2025, serta dipandu oleh Syalu Aurelia Azahra (Staf Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa) dan Siti Revaliza Putri Jayalaksana (Staf Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender), kami membahas bagaimana konstruksi gender membentuk standar penampilan, ekspektasi terhadap maskulinitas, hingga pengaruhnya terhadap cara seseorang memandang nilai dirinya.Yuk, dengarkan obrolan ini dan temukan sudut pandang baru tentang bagaimana kita bisa lebih kritis terhadap standar yang selama ini dianggap wajar.

  3. 59

    REPLIK #37 “Bedah Film: Pesta Babi”

    Podcast kali ini membahas film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale. Dihadiri oleh pemantik diskusi yaitu Romes Irawan Putra, SH.,MH selaku Engagement & Outreach Manager Pantau Gambut dengan Ratu Julian dan Muammar Ibnu Pasha dari Staf Departemen Kajian Strategis sebagai moderator untuk mengupas lebih dalam mengenai realita agraria di Papua Selatan, ancaman ekspansi industri skala besar terhadap ruang hidup masyarakat adat, serta perjuangan suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu dalam mempertahankan hak atas tanah dan hutan mereka. Podcast ini juga membahas bagaimana film Pesta Babi menggambarkan pentingnya keadilan agraria, pengakuan hak-hak masyarakat adat, dan peran pendidikan serta kesadaran publik sebagai jembatan perlawanan terhadap kolonialisme yang masih berlangsung di zaman kita.

  4. 58

    SUARA OPOSISI#20 “KONFLIK AGRARIA TERKAIT FPIC”

    Konflik agraria terkait Free, Prior and Informed Consent (FPIC) bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga persoalan kepercayaan publik terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Dalam berbagai kasus sengketa tanah di Indonesia, masyarakat adat kerap dihadapkan pada situasi ketika pembangunan, pemberian izin usaha, maupun pengelolaan sumber daya alam berlangsung di wilayah hidup mereka tanpa keterlibatan yang bermakna. Akibatnya, konflik tidak hanya menyangkut soal kepemilikan tanah, tetapi juga menyentuh hak hidup, identitas budaya, serta ruang keberlangsungan masyarakat adat itu sendiri.Melalui podcast Suara Oposisi, kami akan membahas bagaimana hukum agraria memandang prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) sebagai instrumen perlindungan masyarakat adat dalam sengketa tanah dengan negara. Sejauh mana posisi FPIC dalam sistem hukum Indonesia? Apakah partisipasi masyarakat adat selama ini benar-benar diakomodasi, atau hanya menjadi formalitas dalam proses pembangunan? Mari bersama mengupas isu ini secara kritis bersama narasumber yang kompeten di bidangnya.Simak selengkapnya di Suara Oposisi!

  5. 57

    SUARA OPOSISI#19 “Analisis Hukum Pidana Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kasus Nadiem Makarim”

    Korupsi bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga persoalan kepercayaan publik terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Dalam beberapa waktu terakhir, dugaan korupsi digitalisasi pendidikan pada masa kepemimpinan Nadiem Makarim menjadi salah satu isu yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat, khususnya terkait pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan.Melalui podcast ini, kami membahas bagaimana hukum pidana memandang dugaan korupsi tersebut, prosedur penanganan tindak pidana korupsi, hingga bagaimana opini publik dan polemik kebijakan pendidikan turut mempengaruhi besarnya sorotan terhadap kasus ini. 

  6. 56

    REPLIK #36 “Bedah Film: Jembatan Pensil”

    Podcast kali ini membahas film Jembatan Pensil yang disutradarai oleh Hasto Broto. Dihadiri oleh pemantik diskusi yaitu Damar Setyaji Pamungkas dengan Bella Chantika Pardosi dan Albert Maslin Julius Situmorang (Staf Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator untuk mengupas lebih dalam mengenai realita pendidikan di daerah terpencil, keterbatasan akses belajar, serta perjuangan anak-anak dan tenaga pendidik dalam memperoleh pendidikan yang layak. Podcast ini juga membahas bagaimana film Jembatan Pensil menggambarkan pentingnya solidaritas, kepedulian sosial, dan peran pendidikan sebagai jembatan harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia. 

  7. 55

    Suara Oposisi #18 : Kebebasan Berpendapat di Tengah Tekanan Politik dan Hukum

    Di negara yang katanya demokratis, kebebasan berpendapat seharusnya dilindungi bukan dibatasi melalui tekanan politik dan ancaman hukum. Namun, di zaman sekarang, kritik sering dianggap sebagai ancaman, suara mahasiswa dibungkam, aktivis diintimidasi dan masyarakat dibuat  takut untuk berbicara. Ruang demokrasi perlahan menyempit ketika aparat, regulasi dan kekuasaan digunakan untuk mengontrol narasi publik. Maka, apakah demokrasi masih benar-benar hidup ketika rakyat harus takut menyampaikan pendapatnya? Ataukah kebebasan saat ini hanya sebatas formalitas tanpa perlindungan nyata? 

  8. 54

    REPLIK#35 “Bedah Film: Afsya”

    Podcast kali ini membahas film yang berjudul “Afsya” yang disutradarai oleh Alfan Noviar. Dihadiri oleh pemantik diskusi yaitu Sandi Saputra Pulungan, yang merupakan Spesialis Penggalangan Dukungan Publik dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dengan Aftab Navid Ahmad dan Muammar Ibnu Pasha (Staf Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator untuk mengupas lebih dalam mengenai isu deforestasi di tanah Papua yang merebut hutan milik masyarakat setempat demi kepentingan ekonomi semata.

  9. 53

    REPLIK #34 “Bedah Film: Women from Rote Island”

    Podcast kali ini membahas film yang berjudul “Women From Rote Island” yang disutradarai oleh Jeremias Nyangoen. Dihadiri oleh pemantik diskusi yaitu Davilla Prawidya Azaria, S.H., M.H. yang merupakan Dosen Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jakarta dengan Ratu Julian dan Albert Maslin Julius Situmorang (Staf Departemen Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator untuk mengupas lebih dalam mengenai kenyataan yang dihadapi perempuan sebagai korban kekerasan seksual dan stigma yang masih melekat di masyarakat yang menimbulkan adanya kesetaraan gender.

  10. 52

    SUARA OPOSISI #17: Perempuan yang Melawan: Kesetaraan Tak Akan Lahir dari Diam

    Satu tahun Kabinet Prabowo–Gibran, satu tahun pula rakyat menunggu janji perubahan yang tak kunjung nyata. Di balik jargon “pemersatu bangsa”, justru tumbuh politik balas budi, konsolidasi elite, dan pelemahan ruang kritik. Podcast ini menelusuri bagaimana kekuasaan dijalankan bukan untuk memperkuat rakyat, tapi untuk memperkuat kontrol dari kebijakan pangan yang dikuasai kelompok tertentu, proyek besar yang sarat konflik kepentingan, hingga pembungkaman terhadap aktivis dan media yang bersuara kritis. Apakah ini pemerintahan rakyat, atau sekadar panggung oligarki dengan wajah baru?, Apakah “stabilitas” yang dijanjikan hanyalah cara halus menutupi represi dan ketimpangan?Simak selengkapnya di Suara Oposisi!

  11. 51

    REPLIK 16HAKTP: Bedah Buku “Perempuan di Titik Nol”

    Di episode kali ini, Replik mengangkat buku "Perempuan di Titik Nol" karya Nawal El-Saadawi, sebuah kisah yang menggugah tentang perempuan Mesir yang terus-menerus menjadi korban berbagai bentuk kekerasan Diskusi dipandu oleh Adzkia Nuffus Humairoh dan Raffi Fathan Fadilah dari Departemen Kajian Strategis, bersama Al Farell Omar Luthi sebagai mahasiswa hukum UPNVJ sebagai Narasumber diskusi. Bersama-sama, mereka membedah berbagai isu krusial yang terselip dalam buku mulai dari Faktor lingkungan, stigma sosial, serta sistem patriarki yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat yang menjadi permasalahan utama dalam isu kekerasan terhadap perempuan. #HidupPerempuanYangTerusMelawan

  12. 50

    REPLIK #31: Bedah Film Dirty Vote II O3

    Film Dirty Vote adalah karya dokumenter investigatif yang membongkar praktik kecurangan dan penyalahgunaan kekuasaan dalam proses pemilu di Indonesia. Lewat analisis para ahli hukum dan pengamat politik, film ini menyoroti bagaimana relasi kuasa, politik dinasti, manipulasi aturan, hingga penyimpangan institusi dapat merusak integritas demokrasi dari dalam.

  13. 49

    REPLIK #31: Bedah Film Dirty Vote II O3

    Film Dirty Vote adalah karya dokumenter investigatif yang membongkar praktik kecurangan dan penyalahgunaan kekuasaan dalam proses pemilu di Indonesia. Lewat analisis para ahli hukum dan pengamat politik, film ini menyoroti bagaimana relasi kuasa, politik dinasti, manipulasi aturan, hingga penyimpangan institusi dapat merusak integritas demokrasi dari dalam.Dokumenter ini mengajak kita melihat lebih dekat bagaimana proses pemilu yang seharusnya jujur dan adil justru dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan kekuasaan. Dirty Vote menunjukkan pola-pola penyalahgunaan wewenang, normalisasi pelanggaran, serta bagaimana rakyat sering kali hanya menjadi penonton dalam permainan politik yang penuh kepentingan.

  14. 48

    SUARA OPOSISI #16

    Satu tahun Kabinet Prabowo–Gibran, satu tahun pula rakyat menunggu janji perubahan yang tak kunjung nyata. Di balik jargon “pemersatu bangsa”, justru tumbuh politik balas budi, konsolidasi elite, dan pelemahan ruang kritik. Podcast ini menelusuri bagaimana kekuasaan dijalankan bukan untuk memperkuat rakyat, tapi untuk memperkuat kontrol dari kebijakan pangan yang dikuasai kelompok tertentu, proyek besar yang sarat konflik kepentingan, hingga pembungkaman terhadap aktivis dan media yang bersuara kritis. Apakah ini pemerintahan rakyat, atau sekadar panggung oligarki dengan wajah baru?, Apakah “stabilitas” yang dijanjikan hanyalah cara halus menutupi represi dan ketimpangan?Simak selengkapnya di Suara Oposisi!

  15. 47

    REPLIK X SUARA OPOSISI

    [REPLIK x SUARA OPOSISI]Halo, KBM FH UPNVJ! 👋🏻Bagaimana nasib mereka yang bersuara di tengah represi?Melalui film “Nyanyian Akar Rumput”, kita diajak menyelami perjalanan Wiji Thukul yang merupakan seorang penyair dan aktivis yang hilang pada masa Orde Baru karena keberaniannya menyuarakan ketidakadilan.Film dokumenter ini bukan sekadar catatan sejarah. Ia adalah pengingat bahwa kebebasan berekspresi dan hak bersuara tidak datang tanpa perjuangan. Bahwa hingga kini, suara-suara kritis masih kerap dibungkam.Saat aktivisme dianggap ancaman dan penyair pun bisa "menghilang", kita harus bertanya: seberapa demokratis negeri ini sebenarnya?🎙 Narasumber:Jessenia Destarini (Koordinator Divisi Pemantauan Impunitas, KontraS)🎤 Moderator:Ardiona Rajwa Haki & Al Farrell Omar Luthfi(Staf Departemen Agitasi Propaganda & Kajian Strategis)📡 Dengarkan dan resapi lebih dalam diskusi Replik x Suara Oposisi melalui YouTube BEM FH UPNVJ!YouTube BEM FH UPNVJ:🔗 Best Regards,Departemen Kajian StrategisBidang Sosial PolitikKabinet Kreasi MaknaBEM FH UPNVJ#KreasikanAsaCiptakanMakna#SeptemberHitam

  16. 46

    REPLIK #31: Bedah Film Denias, Senandung di Atas Awan

    Di episode kali ini, Replik mengangkat film "Denias, Senandung di Atas Awan", sebuah kisah yang menggugah tentang perjuangan seorang anak Papua demi mengakses pendidikan yang layak.Diskusi dipandu oleh Nazara Anisa Nurrahma dan Al Farell Omar Lufthi dari Departemen Kajian Strategis, serta menghadirkan Ubaid Matraji dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia sebagai Narasumber diskusi. Bersama-sama, mereka membedah berbagai isu krusial yang terselip dalam film mulai dari ketimpangan akses pendidikan, diskriminasi wilayah, hingga refleksi terhadap tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar warganya.Dengarkan episode penuh refleksi ini hanya di Replik #31!

  17. 45

    SUARA OPOSISI #15

    Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai jauh dari prinsip keadilan, tidak menjamin perlindungan hak-hak dasar warga negara, serta membuka celah bagi penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum. Hak-hak tersangka, terdakwa, korban, dan kelompok rentan seperti perempuan serta penyandang disabilitas tampak hanya hadir sebagai daftar formal tanpa kejelasan cara mengakses, mengadu, dan memperoleh pemulihan jika hak-hak itu dilanggar. Di sisi lain, pengaturan tentang upaya paksa seperti penangkapan dan penyelidikan justru sangat minim kepastian hukum dan cenderung diserahkan pada diskresi subjektif aparat.Apakah revisi KUHAP ini merupakan langkah maju dalam modernisasi hukum pidana? Atau justru membuka celah bagi penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum?Simak selengkapnya di Suara Oposisi#15!

  18. 44

    SUARA OPOSISI #14

    Konflik agraria merupakan bentuk dari ketimpangan struktural yang telah berlangsung lama dalam sejarah sosial, politik Indonesia. Tanah yang seharusnya menjadi sumber kehidupan dan identitas kultural masyarakat adat serta petani justru kerap menjadi komoditas yang diperebutkan oleh kekuatan modal dan kekuasaan. Ironisnya, dalam berbagai agenda pembangunan yang diklaim untuk kesejahteraan, praktik perampasan tanah justru terus terjadi dengan dalih investasi, proyek strategis nasional, atau pengembangan kawasan industri. Masyarakat yang telah secara turun-temurun menghuni dan mengelola lahan kini digusur atas nama kemajuan, sementara janji-janji kompensasi atau relokasi sering kali tak pernah ditepati.Apakah ini wajah pembangunan yang adil? Ataukah perampasan yang dibungkus oleh retorika kemajuan?Simak selengkapnya di Suara Oposisi #14

  19. 43

    REPLIK #30: Bedah Film Tanah Ibu Kami

    Podcast kali ini membahas film yang berjudul "Tanah Ibu Kami" karya The Gecko Project dan Mongabay. Dihadiri oleh pemantik diskusi Moriska Pasallyi (Walhi Nasional) dengan Adzkia Nuffus Humairoh dan Nandan Aldila Ramzidhan (Staff Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas lebih dalam isu konflik agraria yang diangkat dalam film. Simak keselurahannya di Replik #30.

  20. 42

    SUARA OPOSISI #13

    Pengesahan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia menimbulkan kekhawatiran akan kembalinya dwifungsi ABRI, yang berpotensi mengancam netralitas militer dan supermasi sipil dalam sistem demokrasi. Minimnya aturan teknis dan lemahnya koordinasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat sipil juga menjadi sorotan.Apakah kehadiran undang-undang ini menjadi bentuk penguatan negara? Atau justru menjadi sinyal bahaya bagi kebebasan sipil? Simak selengkapnya di Suara Oposisi#13

  21. 41

    REPLIK #29: Bedah Film Kartini

    Podcast kali ini membahas film yang berjudul "Kartini" karya Hanung Bramntyo. Dihadiri oleh pemantik diskusi Rizkya Ramadani serta didampingi oleh rekannya Yehezkiek Pangellah Theopillus (Sekolah Perempuan Progresif) dengan Khaira Fayyaza dan Al Farell Omar Lufthi (Staff Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas lebih dalam isu emansipasi perempuan dan kesetaraan gender yang diangkat dalam film. Simak keselurahannya di Replik #29.

  22. 40

    REPLIK #28: Bedah Film Tanah Moyangku

    podcast kali ini membahas tentang film "Tanah Moyangku" dari Watchdoc Documentary. Dihadiri oleh pemantik diskusi Romes Irawan Putra (Engagement and Outreach Manager Pantau Gambut) serta Donny Januardi Izmi dan Nazara Anisa Nurrahma (Staff Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas perihal hukum agraria yang terjadi di film. Simak keseluruhan di Replik #28

  23. 39

    REPLIK #27: Bedah Film Penyalin Cahaya

    Podcast kali ini membahas tentang film yang berjudul Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Diadiri oleh pemantik diskusi, Eno Liska Walini (Pegiat Isu Perempuan) serta Rifa Fadhilahtun Nisa & Cantika Tresna Rahayu (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas tentang perjuangan perempuan yang merupakan korban pelecehan seksual untuk mendapatkan keadilan. Simak keseluruhan di Replik#27

  24. 38

    REPLIK #26: Bedah Film Pesta Oligarki

    Podcast ini membedah film yang berjudul “Pesta Oligarki” yang disutradarai oleh Ari Trismana. Lalu dihadirkan juga pemantik diskusi kali ini yaitu, Syamsul Hadi, S.H.,M.H (Dosen FH UPNVJ) dengan Rio Nusa Prawira dan Alvina Maretia Lidowati (Staf Departemen Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang manifesto visual yang menggugah kesadaran kita akan ancaman oligarki yang mengancam kehidupan politik, ekonomi, sosial, dan lingkungan di tanah air. Simak keseluruhan di Replik #26

  25. 37

    SUARA OPOSISI #11: Mengulik Tindakan Represifitas Aparat Terhadap Hak Asasi Manusia

    Podcast kali ini mengusung judul “Mengulik Tindakan Represifitas Aparat Terhadap Hak Asasi Manusia”. Dengan narasumber Astantica Belly Stanio (Pengacara Publik) serta Muhammad Dzikri Sulaeman & Muhammad Afif (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda) selaku moderator. Aparat kepolisian dan/atau TNI sebagai salah satu aparat penegak hukum memiliki tugas yaitu menjaga ketertiban masyarakat sipil, namun demikian dalam realitanya aparat justru melakukan tindakan represifitas yang mana hal ini tidak sesuai dengan prosedur hukum Indonesia. Lantas hal-hal seperti apakah tindakan represifitas yang dilakukan oleh aparat terhadap hak asasi manusia? Serta bagaimanakah seharusnya aparat bertindak dengan sesuai prosedur hukum Indonesia? Simak keseluruhan di Suara Oposisi #11

  26. 36

    SUARA OPOSISI #10: Dinamika Korupsi Indonesia yang Stagnan dan hanya Angan-Angan

    Podcast kali ini mengusung judul “Dinamika Pemberantasan Korupsi Indonesia yang Stagnan dan hanya Angan-Angan”. Dengan narasumber Yassar Aulia (Indonesian Corruption Watch (ICW)) yang dimoderatori oleh Diana Febri Nauli Purba dan Muhammad Afif (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda). Mari dengarkan penjelasan tentang bagaimana kabar korupsi yang ada di Indonesia dari penyebab hingga dampak yang disebabkan. Simak keseluruhan di Suara Oposisi #10

  27. 35

    SUARA OPOSISI#9: September Hitam Dalam Lensa Sejarah

    Podcast kali ini mengusung judul “September Hitam dalam Lensa Sejarah: Merawat Ingatan Bersama Melalui Pengungkapan Peristiwa Kelam Bangsa Indonesia”. Dengan narasumber Ahmad Sajali (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)) serta Aulia Cantika Maharani & Jason Edwin Cristian Sihite (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda) selaku moderator. Untuk mengupas tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di September Hitam. Simak keseluruhan di Suara Oposisi #9 September Hitam!

  28. 34

    REPLIK#25: Bedah Film The Act of Killing (Jagal)

    Dalam rangka September Hitam, Podcast kali ini membahas tentang film dokumenter yang berjudul Jagal (The Act of Killing)  karya Joshua Oppenheimer. Hadir juga pemantik diskusi, Aditya Gumay Ferdiyan Rahman (KontraS) serta Rifa Fadhilatun Nisa dan Rio Nusa Prawira (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas lebih dalam mengenai kekejaman genosida 1965-1966 di Indonesia dan bagaimana para pelaku masih mendapatkan impunitas hingga kini. Simak keseluruhan diskusinya di Replik#25 September Hitam!

  29. 33

    REPLIK#24: Bedah Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

    Podcast ini membedah film yang berjudul “Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak” yang disutradarai oleh Mouly Surya. Lalu dihadirkan juga pemantik diskusi kali ini yaitu, Varsha Ravita (Koordinator Bidang P3M BEM UPNVJ) dengan Cantika tresna Rahayu dan Athaya Rahmawati (Staf Departemen Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang perjuangan Marlina, seorang janda yang menghadapi kekerasan dan ketidakadilan dalam masyarakat patriarkal melalui pencarian keadilan dan penegakan hak-hak perempuan di REPLIK#24

  30. 32

    REPLIK #23: Bedah Film Buya Hamka

    Podcast saat ini membedah film yang berjudul “Buya Hamka” yang disutradarai oleh Fajar Bustomi. Lalu dihadirkan juga pemantik diskusi kali ini yaitu, Muhammad Iqbal Kholidin (Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi, Program Officer) serta Angga Sandhika Raharjo dan Alvina Maretia Lidowati (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas tentang sejarah kehidupan dan perjuangan Buya Hamka dalam memberikan ajaran moran dan nilai persatuan demi keadilan serta perjuangan melindungi hak-hak umatnya dan rakyat Indonesia di Replik#23

  31. 31

    SUARA OPOSISI #8: Menelisik RUU Penyiaran dan Penyekatan Kebebasan Pers

    Podcast kali ini mengangkat judul "Menelisik RUU Penyiaran dan Penyekatan Kebebasan Pers" Dengan narasumber, yaitu Vedro Imanuel Girsang (Ketua LPM Aspirasi UPNVJ 2023) serta Aulia Cantika Maharani dan Muhammad Dzikri Sulaiman (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda) sebagai moderator, tentang RUU Penyiaran dan Penyekatan Kebebasan Pers. Simak keseluruhan di Suara Oposisi#8

  32. 30

    REPLIK#22: Bedah Buku Laut Bercerita

    Podcast kali ini membahas tentang buku yang berjudul “Laut Bercerita” karya Leila S.Chudori. Hadir juga pemantik diskusi, Virdinda La Ode Achmad (Relawan Divisi Impunitas KontraS) serta Athaya Rahmawati & Cantika Tresna Rahayu (Staf Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas tentang Laut Bercerita dalam keadaan politik dan sosial pada masa Orde Baru. Simak keseluruhan di Replik#22

  33. 29

    SUARA OPOSISI #7 : Ulas Balik 98 & Perjuangan dalam Mewujudkan Agenda Reformasi

    Podcast kali ini mengusung judul "Ulas Balik 98 & Perjuangan dalam Mewujudkan Agenda Reformasi". Dengan narasumber, yaitu Fadli Yudistira (Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UPNVJ) serta Elsa Nurhayati Roulinta Sinaga dan Jason Edwin Cristian Sihite (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda) sebagai moderator, untuk mengupas tentang apa yang terjadi di 98 dan perwujudan 6 agenda reformasi saat ini. Simak keseluruhan di Suara Oposisi#7

  34. 28

    REPLIK #21 : Bedah Film HOS Tjokroaminoto

    Podcast kali ini membahas tentang film berjudul HOS Tjokroaminoto yang disutradarai oleh Riri Riza. Hadir juga pemantik diskusi, Bagas Wisnu Syammulya (Wakil Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UPNVJ) serta Rifa Fadhilatun Nisa dan Angga Sandhika Raharjo (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas tentang perjuangan HOS Tjokroaminoto dalam melawan tekanan kolonialisme. Simak keseluruhan di Replik#21

  35. 27

    REPLIK#20 : Bedah Film Pendek Please Be Quiet

    Podcast kali ini akan membahas mengenai Film Please Be Quiet: Terkunci dalam Bisu, Menapaki Jalan Keadilan. Film ini adalah karya dari William Adiguna, yang menggambarkan kepada sebuah realita dimana seorang atasan yang menyalahgunakan kekuasaannya hanya demi hasrat semata. Film ini juga memberikan gambaran bahwa Pelecehan seksual merusak integritas dan martabat individu. Namun, terlalu sering kita melihat korban hingga saksi menjadi terjebak dalam keheningan yang mematikan, takut akan konsekuensi yang mungkin mereka hadapi jika berbicara. Pada REPLIK ini Hadir pula narasumber Anggi dari JALA PRT dan Mochamad Haikal serta Maharani Husnul (Staf Bidang Sosial Politik BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Simak selengkapnya pada REPLIK#20 16HAKTP.

  36. 26

    SUARA OPOSISI#6 : Aktualisasi Ruang Akademik Berantas Kekerasan Seksual

    Podcast kali ini akan mengupas terkait tupoksi, mekanisme, beserta eksistensi dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, terkhusus di UPN Veteran Jakarta. Adapun ini bertujuan untuk menjelaskan serta menegaskan kembali upaya-upaya pemberantasan terhadap tindak kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Hadir pula narasumber diskusi, Rosalia Dika Agustanti, S.H. M.H. (Satgas PPKS UPNVJ) dan Zahrah Rani’ah Delyananda serta Sabilla Kusuma Maharani (Staf Bidang Sosial Politik BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Fokus pembahasan podcast kali ini adalah mengenai penjelasan konkret terkait Satgas PPKS beserta mekanisme dan berbagai tantangannya. Dibahas pula beberapa pendapat KEMA UPNVJ dan KBMFH UPNVJ terkait eksistensi Satgas PPKS itu sendiri. Simak selengkapnya pada Suara Oposisi #6.

  37. 25

    REPLIK#19 : Bedah Film Dokumenter Invisible Hopes

    Podcast kali ini akan membahas mengenai film dokumenter Invisible hopes: Potret Suara Perempuan Hamil dan Anak dari Balik Jeruji Penjara. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik Diskusi, M. Rizky Yudha S.M., M.H. serta Zefanya Angelica (Staff Departemen Kajian Strategis) dan Zahrah Rania'ah (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator untuk mengupas tuntas tentang kehidupan dibalik penjara. Simak selengkapnya di REPLIK#19.

  38. 24

    SUARA OPOSISI#5 : 19 Tahun Menunggu Pengesahan RUU PPRT

    Podcast kali ini mengangkat isu bagaimana lemahnya payung hukum yang dimiliki oleh pekerja rumah tangga. Hal ini bertujuan untuk membahas mengenai kemerdekaan berpendapat yang dianggap telah mencederai hak-hak kebebasan berpendapat di depan publik. Hadir juga bintang tamu sekaligus narasumber diskusi, Aida Milasari S. Si (Anggota JALA PRT) dan Mochamad Haikal serta Sabilla Kusuma (Staf Dept. Agitasi dan Propaganda BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Fokus pembahasan pada podcast kali ini mengenai urgensi RUU PPRT serta bagaimana pengimplikasian dari RUU PPRT tersebut bagi para pekerja rumah tangga. Simak selengkapnya di Suara Oposisi#5."

  39. 23

    REPLIK#18 : Bedah Film Soekarno

    Podcast kali ini membahas tentang film berjudul Soekarno yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Muhammad Ihsan Maulana (Perludem) serta Fabhian Halky Syahir dan Sefriyan Reynaldi (Staff Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan kolonialisme. Simak selengkapnya di Replik#18.

  40. 22

    SUARA OPOSISI#4 : Menuju Pemilihan Elektoral 2024

    Podcast kali ini mengangkat tema mengenai permasalahan menjelang Pemilu 2024. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih mendalam tentang isu dan permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia menjelang Pemilu 2024 serta dampak yang mungkin terjadi terhadap rakyat Indonesia. Hadir juga bintang tamu sekaligus narasumber diskusi, Usep Hasan Sadikin (Perludem) dan Bagas Wisnu serta Dea Aora (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Fokus pembahasan pada podcast kali ini mengenai, isu dan permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia menjelang Pemilu 2024. Simak selengkapnya di Suara Oposisi#4.

  41. 21

    REPLIK#17 : Bedah Buku Dinamika Kelas dan Perubahan Agraria

    Podcast kali ini membahas mengenai buku berjudul buku dengan judul “Dinamika Kelas Dalam Perubahan Agraria” karya Henry Bernstein. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Wahyu A. Perdana (Pantau Gambut) dan Zefanya Angelica serta Maharani Husnul (Staf Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Replik kali ini mengusung tema "Bedah Buku Dinamika Kelas dan Perubahan Agraria: Konflik, Kekuasaan, dan Kesejahteraan Dalam Sistem Pertanian” yang dimana akan membahas mengenai sektor Agraria dan meeyinggung soal Reforma Agraria. Simak Selengkapnya di Replik#17.

  42. 20

    SUARA OPOSISI#3 : 25 Tahun Reformasi

    Podcast kali ini mengangkat tema mengenai 25 Tahun Reformasi. Hal ini bertujuan untuk mengingat kembali dan juga memperingati peristiwa reformasi serta memberikan pemahaman bagaimana kondisi Indonesia pasca peristiwa tersebut. Hadir juga bintang tamu sekaligus narasumber diskusi, Daniel Winarta (Ketua BEM FH UI) dan Bagas Wisnu serta Sabilla Kusuma (Staf Dept. Agitasi dan Propaganda BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Fokus pembahasan pada podcast kali ini mengenai, enam agenda reformasi yang masih dipertanyakan bagaimana nasibnya sampai sekarang. Apakah keenam agenda tersebut sudah berhasil tercapai?. Simak selengkapnya di Suara Oposisi#3.

  43. 19

    SUARA OPOSISI#2 : Pejabat Publik dalam Pusaran Korupsi

    Podcast kali ini mengangkat tema terkait isu Korupsi. Seperti yang kita ketahui bersama belakangan ini praktik korupsi dalam lingkup pejabat publik tengah terjadi secara masif. Entah sebab kultural individu itu sendiri ataupun sebab struktural yakni belum kuatnya instrumen hukum yang berlaku. Masih senada juga tentang hal tersebut yakni mengenai urgensi dari penerbitan RUU Perampasan Aset juga akan coba dikupas dalam Podcast ini. Hadir sebagai bintang tamu sekaligus narasumber Diky Anandya selaku perwakilan dari Divisi Hukum & Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch. Akan dipandu oleh Raehan Akbar dan Sabilla Kusuma sebagai Moderator. Simak selengkapnya di Suara Oposisi #2

  44. 18

    SUARA OPOSISI#1 : Dialektika Kemerdekaan Berpendapat

    Podcast kali ini mengangkat tema mengenai Kemerdekaan Berpendapat. Hal ini bertujuan untuk membahas mengenai kemerdekaan berpendapat yang dianggap telah mencederai hak-hak kebebasan berpendapat di depan publik. Hadir juga bintang tamu sekaligus narasumber diskusi, Ahmad Sajali (KontraS) dan Mochamad Haikal serta Dea Aora (Staf Departemen Agitasi dan Propaganda BEM FH UPNVJ) sebagai moderator. Fokus pembahasan pada podcast kali ini mengenai, pasal-pasal yang dianggap dapat mencederai aspek kemanusiaan selain itu memberikan komentar mengenai sikap pemerintah yang anti kritik. Simak selengkapnya di SUARA OPOSISI#1.

  45. 17

    REPLIK#16 : Bedah Buku Catatan Seorang Demonstran

    Podcast kali ini membahas mengenai buku berjudul Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Astatantica Belly Stanio (LBH Jakarta) dan Sefriyan Reynaldi (Staf Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang pelanggaran HAM berat beserta kondisi perpolitikan pada masa transisi. Simak selengkapnya di Replik#16.

  46. 16

    REPLIK#15 : Bedah Film Siapa Di Atas Presiden

    Podcast kali ini membahas tentang film berjudul Siapa di Atas Presiden yang disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Hanung Bramantyo. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Hans Giovanny (KontraS) dan Fabhian Halky Syahir (Staf Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang pemerintah yang dapat menjadi aktor utama dari pelanggar HAM. Simak selengkapnya di Replik#15.

  47. 15

    REPLIK#14: "Perempuan di Titik Nol"

    Podcast kali ini membahas tentang buku berjudul Perempuan di Titik Nol karya Nawal al - Saadawi. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Sasha (LBH Apik Jakarta) dan Lintang Aulia Zahra (Staf Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang penindasan dan eksploitasi disertai kekerasan yang dilakukan oleh lingkungan terdekat Firdaus.

  48. 14

    Replik#13: "Bedah Film 27 Steps Of May"

    Podcast kali ini membahas tentang film berjudul 27 Steps of May. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Citra Referandum (Direktur LBH Jakarta) dan Jennifer Clarence (Staf Kajian Strategis BEM FH UPNVJ) sebagai moderator, untuk mengupas tentang dampak pelecehan seksual bagi korban serta pengaruhnya di lingkungan sekitar.

  49. 13

    Podcast Propaganda Politik #6: Dugaan Pelanggaran HAM Dalam Tragedi Kanjuruhan

    Dunia sepak bola Indonesia kembali memakan nyawa. 1 Oktober 2022, menjadi sejarah buruk untuk sepak bola Indonesia, bahkan dunia. kericuhan terjadi selepas pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang hingga menyebabkan banyaknya korban jiwa. Host podcast kali ini adalah Ahmad Farouk Djayadiningrat (Staff Aksi & Propaganda) yang ditemani oleh Friska Adriana, Wakil Presiden BEM FH UB yang akan memberikan pendapat, pandangan serta opini pribadinya mengenai kejadian pada peristiww Tragedi Kanjuruhan. Tak lupa juga diisi dengan rekomendasi kebijakan yang diberikan terhadap pemerintah mengenai solusi penyelesaian pelanggaran HAM pada tragedi tersebut. Simak selengkapnya di Podcast Propaganda Politik #6.

  50. 12

    Replik#12: “Dibawah Lentera Merah”: Gejolak Kaum Buruh Sebagai Awal Pergerakan Demokrasi

    Podcast kali ini membahas tentang buku berjudul Dibawah Lentera Merah. Hadir juga bintang tamu sekaligus pemantik diskusi, Nining Elitos (Ketua Umum Konfederasi Kasbi) dan Akmal Ghudzamir (Staff Departemen Kajian Strategis) sebagai moderator, untuk mengupas tentang perjuangan kaum buruh untuk mendapatkan hak-haknya yang terus dirampas. Simak selengkapnya di REPLIK#12

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Selamat datang di podcast resmi BEM FH UPNVJ.Dengan ini kami hadir lebih dekat dengan pembahasan mengenai isu isu terkini dan berbagai topik menarik lainnya.Selamat mendengarkan!Kabinet Perjuangan KitaBEM FH UPNVJ#BergerakBersamaPerjuanganKita

HOSTED BY

BEM FH UPNVJ

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does BEM FH UPNVJ have?

BEM FH UPNVJ currently has 50 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is BEM FH UPNVJ about?

Selamat datang di podcast resmi BEM FH UPNVJ.Dengan ini kami hadir lebih dekat dengan pembahasan mengenai isu isu terkini dan berbagai topik menarik lainnya.Selamat mendengarkan!Kabinet Perjuangan KitaBEM FH UPNVJ#BergerakBersamaPerjuanganKita

How often does BEM FH UPNVJ release new episodes?

BEM FH UPNVJ has 50 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to BEM FH UPNVJ?

You can listen to BEM FH UPNVJ on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts BEM FH UPNVJ?

BEM FH UPNVJ is created and hosted by BEM FH UPNVJ.
URL copied to clipboard!