Episodes
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Hallowe’en
Alih-alih menikmati santapan labu bakar kuning pada perayaan Halowe’en, Harry dan Ron (dengan) tidak sengaja membuat Hermione menangis. Mereka harus menyelamatkan Hermione dari Troll yang mereka kunci di toilet anak perempuan tempat Hermione menangis sendirian.
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Duel Tengah Malam
Harry tidak tahu bahwa kebenciannya terhadap Draco Malfoy membawanya mengikuti Duel Tengah Malam yang berakhir dengan kejar-kejaran dengan Mr Flich. Namun alih-alih menhindar dari Mr Flich, mereka malah menemukan Pintu ke Koridor Terlarang
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Ahli Ramuan
Pelajaran Sihir ternyata lebih sulit dari yang Harry pikirkan. Bukan hanya mengayunkan tongkat dan mengucapkan mantra-mantra aneh, tetap Harry dan murid-murid lainnya harus menghapalkan nama-nama aneh dan kegunanaanya seperti yang ditanyakan oleh Profesor Snape; Ahli Ramuan
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Topi Seleksi
Setibanya di Hogwarts, murid kelas satu harus mengikuti acara seleksi asrama. Semua anak kelas satu cemas, dimanakah mereka akan ditempatkan? Apa yang dilakukan Topi Seleksi untuk menempatkan mereka di asrama yang sesuai.
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Perjalanan dari Peron Sembilan Tiga Perempat
Harry baru menyadari bahwa perjalanannya menuju Hogwarts mengharuskannya untuk naik kereta pukul 11 di peron Sembilan Tiga Perempat di Stasiun King Cross London. Paman Vernon menertawakan jadwal keberangkatan Harry karena menurutnya tidak ada Peron Sembilan Tiga Perempat di St King Cross London....
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Diagon Alley
Harry harus mencari perlengkapan sekolah sihirnya di London. Meskipun Harry belum pernah ke London, tapi dia ragu apakah bisa membeli tongkat sihir dan kuali ramuan di London. Tidak sampai disitu, ternyata Harry mempunyai tabungan emas di Bank Penyihir, Grigotts!!
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Si Pemegang Kunci
Usaha Paman Vernon untuk menjauhkan Harry dari si pengirim surat ternyata sia-sia. Tepat di detik pertama ulang tahunnya yang ke-11, Harry kedatangan seorang tamu yang sangat mengenal dia dan keluarganya. Tentu saja keluarga Potter. Untuk pertama kalinya, Harry mengetahui bahwa dirinya terkenal,...
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Surat dari Entah Siapa
Harry menyesal tidak langsung membuka surat yang ditujukan kepada dirinya. Belum sempat dia membaca isi surat yang dituliskan di perkamen (kulit pengganti kertas), Paman Vernon sudah merebut dan menyobeknya. Ternyata si pengirim surat tau bahwa Harry belum membaca surat tersebut dan surat Harry...
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Kaca yang Lenyap
Harry tidak menyangka bahwa di hari ulang tahun Dudley akhirnya merupakan pengalaman pertamanya untuk berkunjung ke kebun binatang. Hari itu terasa menyenangkan bagi Harry, sampai akhirnya mereka menemukan ular yang kebosanan dan secara tidak sengaja Harry melepaskan ular tersebut hanya dengan...
-
Harry Potter dan Batu Bertuah: Anak Laki-laki yang Bertahan Hidup
Mr dan Mrs Dursley tidak mengira bahwa hari Selasa pagi yang mendung akan mengubah hidup mereka. Dimulai ketika Mr. Dursley melihat kucing yang membaca peta diujung Jalan Private Drive, hujan burung hantu dan kembang api meteor di seluruh Inggris. Akankah rahasia yang selama ini mereka tidak…
more -
Eps 4. Ramalan: Percaya ga percaya, ini bukan horror!!
Ini bintangku, mana bintangmu #singing
-
Eps 3. Body: ekspektasi vs reality
Guys bersyukur deh apa yang udah di kasih Tuhan karena sempurna itu (gak) ada, shaayy!
-
Eps 2. Bucin X Boncabe
Buset!! Bucin-nya generasi 90-an sama “luck-nut”nya dengan pedes Boncabe
-
Eps 1. Gandasturi: Kisah Kasih Tak Sampai
Nostalgia dan curhat kisah kasih tak sampai sekelompok anak muda yang gede di generasi awal 2000-an