Episodes
-
eps 16 ruang patah hati: rinduku nggak punya alamat lagi
Sikapnya yang bolak-balik itu memang sangat membingungkan. Membuat kita bertanya-tanya, 'Kenapa kita mau-maunya diperlakukan seperti ini? Kenapa kita selalu meresponsnya setiap dia kembali?'"
-
eps 15 ruang patah hati: hilang mendadak, kenapa bisa begitu?
Harusnya kita bisa lebih menghargai diri kita sendiri. Jangan terus-terusan nyakitin diri kita untuk seseorang yang nggak bisa menghargai kita. Kita gak boleh ngasih perhatian dan kasih sayang cuma karena kita berharap mereka akan milih kita suatu saat nanti.
-
eps 14 ruang patah hati: kisah kita terhenti, hanya menjadi penonton story
HTS tuh emang yang paling bikin sakit hati dan terluka. Dan kalau kamu pernah ngalamin itu… aku paham banget rasanya. Karena luka dari hubungan tanpa status itu bukan karena kehilangan. Tapi karena nggak pernah benar-benar punya.
-
kau pilih dia padahal aku ada
Aku cuma belum bisa gantiin posisi dia di hati. Bukan karena gak ada yang lebih baik, tapi karena gak ada yang seklik itu.
-
eps 13 ruang patah hati: ternyata bukan aku tujuannya
Yang paling menyakitkan bukan hanya kehilangan dia. Yang paling menyakitkan adalah melihat dia bahagia. Melihat dia tersenyum di foto-foto bersama perempuan itu. Melihat dia mencapai hal-hal yang dulu kami impikan bersama. Sementara aku? Aku masih di sini. Terjebak di masa lalu. Takut membuka…
more -
eps 12 ruang patah hati : cadangan cowok mitos atau kenyataan
Kita perempuan bukan sekadar tempat mampir saat kamu bosan. Bukan boneka yang bisa kamu mainin kapan kamu mau dan tinggalin saat kamu nemu yang baru.
-
terima kasih telah menepi meski tak lama
Dia pergi sesuka hatinya. Seolah-olah hatiku bukan sesuatu yang perlu dijaga. Seolah-olah hatiku adalah rumah yang pintunya bisa dibuka seenaknya, lalu ditinggalkan begitu saja tanpa kunci.
-
eps 11 ruang patah hati: selesai tanpa dimulai
Kamu boleh sayang, tapi jangan sampai buta. Kamu boleh peduli, tapi jangan sampai kehilangan harga diri. Karena cinta yang sehat itu gak bikin kamu ngerasa “harus bersaing.” Cinta yang sehat itu gak bikin kamu terus-menerus mempertanyakan tempatmu di hidup seseorang. Dan yang paling penting Cinta...
-
eps 10 ruang patah hati: orang lama atau orang baru?
Aku masih menyimpan kenangan itu, bahkan ketika aku mencoba tersenyum buat orang lain. Aku masih menoleh ke belakang, walau tahu harusnya aku berjalan ke depan
-
aku tulus tapi salah orang saja
Dia milih orang lain bukannya aku. Bukan yang selama ini nemenin dia jatuh dan bangun. Tapi seseorang yang datang belakangan ke hidupnya
-
eps 9 ruang patah hati: kalau beneran sayang, nggak akan cari pelarian
Orang yang benar-benar nyesel nggak akan ngulangin luka yang sama. Dan aku juga sadar, aku bukan tempat rehabilitasi untuk seseorang yang nggak bisa setia
-
eps 8 ruang patah hati: sebab aku masih saja merayakan patah hati
Harusnya kalau dia bener bener cinta, dia gak akan bikin orang yang dia cintai itu bingung.
-
eps 7 ruang patah hati: hidup lagi tenangnya dia malah "menyukai cerita anda"
Kalau pun putus ternyata kamu sama dia berjodoh pasti akan bertemu kok yang penting putusnya bukan karena orang ketiga aja hehe
-
makasih untuk rasa sakitnya
Luka ini susah disembuhin gak ada obatnya barangkali obatnya udah kebawa sama kamu. Aku sakit saat ngelihat kamu udah bahagia sedang aku, aku masih sakit di sini, bener bener gak adil kan.
-
eps 6 ruang patah hati: stop untuk memaafkan dia lagi
Saat dia pacaran aja dia berani selingkuh gimana kalau nikah dia tetap ngelakuin kayak gitu? kamu gak takut saat udah menikah kamu ngalamin yang namanya perselingkuh lagi.
-
semoga nanti cinta yang datang tidak lagi menyeramkan
Aku menutup pintu dengan begitu lama saat ada yang datang mereka mengetuk pintu itu dengan sopan berharap pemiliknya akan membukakan pintu tapi sayangnya gak. Aku nutup rapat sampai gak ada celah untuk mereka mereka masuk.
-
eps 5 ruang patah hati: kalau udah ga sejalan, yaudah hati-hati di jalan
Dia buat kita jatuh cinta disaat dia sendiri masih stuck di orang lain. Mungkin pergi adalah pilihan yang tepat disaat kehadiran kita ternyata gak pernah sepenting itu.
-
kalau dia bikin bingung berarti bukan kita yang dia mau
Coba aja kalau kamu gak memilih orang lain pasti kita akan bertahan untuk waktu yang lama. Kamu lucu membiarkan ku jalan sendiri di tengah jalan yang bisa membuat diriku tersesat.
-
eps 4 ruang patah hati: dia baik bukan berarti dia suka
Perasaan yang sebenarnya bingung untuk kita jelaskan. Mau cemburu tapi dia udah punya orang lain, mau marah apakah aku punya hak? Kita tahu kalau mungkin dia udah punya cewek tapi kita tetap nekat untuk suka sama dia
-
cie habis di selingkuhin ya...
Jadi sebenarnya memaafkan orang yang pernah selingkuhin kita itu baik gak sih? atau saat kita memafkan orang yang pernah selingkuh kita nyiptakan sakit hati versi berikutnya untuk diri kita sendiri
-
eps 3 ruang patah hati: emang semenakutkan itu kalau ketemu cowok yang gila perempuan
Serem banget kalau kita menyayangi cowok yang gila perempuan. Mereka selalu mencari perempuan lain karena mereka belum puas
-
ternyata manusia emang cepat berubah ya
Kamu baik tapi sayangnya kamu gak semangat lagi tentang ke lanjutan hubungan kita.
-
eps 2 ruang patah hati: dia lagi butuh aja bukan karena beneran jatuh cinta
kita selalu berharap untuk jadi pemeran utama di dalam ceritanya tapi sayangnya kita hanya sebagai pemeran tambahan yang mungkin dia butuhkan saat di butuh aja.
-
tapi kamu luka yang ingin aku peluk berkali-kali
Saya hanya mau kamu, tokoh lama yang sampai sekarang masih selalu ada dalam sebuah halaman buku yang tak pernah lupa untuk saya baca.
-
eps 1 ruang patah hati : lengah dikit di selingkuhin
Jangan mau tetap bertahan di rumah yang sudah rusak sebelumnya, kaca yang pecah gak akan pernah di satukan lagi
-
aku mau nya jadi satu-satunya bukan salah satunya
aku gak mau bersaing sama wanita-wanitamu yang banyak itu. Aku capekkk
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
Loading similar podcasts...