PODCAST · leisure
Jangan Dengerin
by Raka Langit
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!Cp: 089664042886
-
100
(JDC) FARIDDUDIN FAISAL - SEBUAH BAGIAN DARI JALAN TAN MALAKA
Arivia datang ke rumah Sagara dengan segudang perasaan. Di sana ia menemukan kumpulan surat lama, orangtua Sagara dan betapa takdir begitu unik. "Jalan Tan Malaka" ini masih menunggu ayunan waktu buat naik cetak. Semoga suatu hari!
-
99
(JDC) PAULO COELHO - SEBUAH BAGIAN DARI ALEPH
Perasaan tidak bahagia, kondisi iman yang goyah membuat pertanyaan-pertanyaan bermunculan. Haruskah ia lanjutkan pencarian atau gelagat apakah ini sebenarnya?
-
98
(JDC) HARUKI MURAKAMI - DIA YANG SEMPURNA
Hasrat saling uji sebaiknya diabaikan. Karena pertemuan barangkali adalah sebentuk mukjizat satu kali seumur-umur. (kredit gambar: Xinyan C. - Unsplash)
-
97
(JDC) YESSY SINUBULAN - TOKO KURMA BABE NAIM
Kalau aja Babe Naim kroscek inpo dulu sebelon beraksi... (Kredit gambar: Engin_Akyurt - Pixabay)
-
96
(JDC) UMAR KAYAM - SERIBU KUNANG-KUNANG DI MANHATTAN
"Apa sudah terlalu sering aku mengulang-ulang cerita? Apa aku membosankan?" (kredit foto: Pixabay)
-
95
(JDC) SUNGGING RAGA - MATINYA PENGARANG MUDA
Dan puncak kariernya dirasakan si pengarang muda dengan singkat. Kenapa ia mengakhirinya secara tragis? (Kredit foto: Milo Weiler, Unsplash)
-
94
(JDC) MUHAMMAD HIDAYAT - LELAKI TUA YANG DIPERMAINKAN NASIB
Kisah ketika laju perubahan zaman lebih kencang dari mitigasi karir. Kredit ilustrasi: Gertrude Käsebier, NGA.
-
93
(JDC) RAYMOND CARVER - BAGAIMANA DENGAN INI
Sepasang kekasih (?) menimbang untuk tinggal di kampung. Mereka survey target lokasinya dan sontak menimbang ulang rencana itu. Kredit ilustrasi: Christin Hume; Unsplash
-
92
(JDC) ARIF BILLAH - KE TOKO MEMBELI IBU
Mari, mari, mau beli ibu macam apa? Kredit ilustrasi: Eugene Atget, NGA.
-
91
(JDC) LINDA CHRISTANTY - TAK ADA MAKANAN UNTUK HIU-HIU DI LAUT
Niat legakan hati kunjungi adik, malah semakin teriris di perjalanan. Kredit ilustrasi: Shelby Cohron, Unsplash.
-
90
(JDC) DONGENG RUMANIA - STAN BOLOVAN
Pesan moral alternatif: Solusi ditemukan Stan sambil berjalan. Maka jalan saja, biar Tuhan atur rencana. Kredit ilustrasi: Jonathan Kemper, Unsplash.
-
89
(JDC) MIEKO KAWAKAMI - KE MANA PERGINYA SEMUA HARI MINGGU?
Kematian seorang novelis menarik pelatuk janji yang dibuat sewaktu pacaran. Bagai tameng dari rutinan berulang, hari minggu itu ia ke taman. Cerpen gubahan Mieko Kawakami, penulis asal Osaka yang pernah memenangkan penghargaan Akutagawa dari karya "Breasts and Eggs". Kredit ilustrasi: CM, Unsplash.
-
88
(JDC) DJENAR MAESA AYU - LINTAH
Maha menyikapi ketus keputusan ibunya memelihara lintah, yang seiring waktu semakin-makin. Ya gimana, habis lintah sih. Kredit ilustrasi: HI! STUDIO, Unsplash.
-
87
(JDC) AVIANTI ARMAND - PADA SUATU HARI, ADA IBU DAN ARDIAN
Pengulangan-pengulangan diksi yang dilakukan Avianti Armand sungguh aduhai di cerpen ini. Tentang kekerasan domestik dan trauma yang ditorehkan. Kredit ilustrasi: William Blake, NGA
-
86
(JDC) DULJABBAR - RUMIT MELILIT SILIT
Duljabbar ketempelan optimis setelah dengar lagu John Mayer; Quotes-quotes itu akan kosong jika yang di dalam sendiri belum nerima, begitu katanya.
-
85
(JDC) YUDHISTIRA ANM MASSARDI - EKSIS
"Memang harus ya merokok?" - Dokter Ma'mun, Eksis.
-
84
(JDC) DADANG ARI MURTONO - KODOK
Satu kemungkinan yang harus kau hitung jika hendak cium pangeran/putri berkulit kodok, dewasa ini.
-
83
(JDC) AGUS NOOR - MUDIK KE KUBURAN
Cerita ini ditulis Agus Noor buat Joko Pinurbo, penyair yang saking disayangnya sampai seekor anjing pun datang menjenguknya. Juga dimuat di Kompas Minggu 28 April.
-
82
(JDC) AS LAKSANA - PERPISAHAN BAIK-BAIK
Cerita tentang sepasang kekasih, yang ingin selalu menjadi sepasang kekasih, mengakhiri hubungan mereka baik-baik. (kredit foto: Dimitri Karastelev, Unsplash)
-
81
(JDC) AFRIZAL MALNA - CARA MENGAKHIRI MAKAN MALAM
dia, orang yang belum pernah kamu lihat dimanapun kamu pergi / atau kalaupun dia ada di sini / entah bagaimana saya merasa kehilangan ia juga - "... merayakan rasa kehilangan seseorang yang tak pernah ada dalam hidup mereka." (kredit gambar: Hannah Pemberton, Unsplash)
-
80
(JDC) HASAN ASPAHANI - BEBERAPA SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN KESETIAAN
Kalau benar mata pelajaran ini ada, apa kita mampu lulus? Puisi ini berjudul lengkap "Beberapa Soal Ujian Nasional Mata Pelajaran Kesetiaan yang Diam-diam Kuikuti tanpa Sepengetahuan Engkau (Sapardi Djoko Damono)" (kredit foto: Nguyen Dang Hoang Nhu, Unsplash)
-
79
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL BAB 10 BAGIAN 2
Pada ujung bagian dua, cerita memperlihatkan peluang bagi Michel dan Sri untuk rajut hubungan lebih rapat di Paris. Menikmati pemandangan kota itu, tertawa akan hal-hal jenaka, atau apa saja dalam kebersamaan mereka nanti.
-
78
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL BAB 9 BAGIAN 2
Jarak membuat Michel percaya akan kesungguhan perasaannya pada Nyonya Vincent. Mulai ia cari peluang untuk bekerja dekat kediaman perempuan itu.
-
77
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 8 BAGIAN 2
"Dia bukan bayanganku, aku bukan bayangannya. Dia dan aku. Ada sesuatu yang lebih suci dari keselarasan antara makhluk yang bercintaan, ialah kesamaannya yang mutlak yang menerobos hingga ke dasar kesendirian yang sebenarnya."
-
76
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 7 BAGIAN 2
Bahkan ketika kapal lebih sepi dari biasanya, Michel masih menerka-nerka langkah mendekatinya. Nyonya Vincent yang halus itu benar-benar bikin ia kalang kabut.
-
75
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 6 BAGIAN 2
Walau dikaruniai seorang anak lelaki, kehangatan rumah tangga Michel tetap lesu. Semakin ditanyakan, semakin yakin ia jika alasannya terletak pada pijakan awal hubungan mereka. Lalu ada Edmay dan Corinne; Dua perempuan lainnya dalam daftar petualangan bahari Michel.
-
74
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 5 BAGIAN 2
Jelang pesta kapal. Jelang kesempatan yang didamba Michel untuk kenalan dengan Sri. Semakin menjelang, semakin ia sadar jika perwira-perwira kapal lain juga menaruh hasrat penggalian pada nyonya Indonesia itu.
-
73
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 4 BAGIAN 2
Michel bercerita tentang perempuan-perempuan dalam pertumbuhan kedewasaannya. Dua nama yang terpahat mendalam: Francoise dan Marjorie.
-
72
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 3 BAGIAN 2
Sebab ia pemalu, Michel belum juga mendekati Sri. Hanya kasih pandang berjarak. Di bab ini dibuka pula bagaimana sikap para perwira kapal, yang dominan laki-laki, tentang "serang-menyerang" lawan jenis.
-
71
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 2 BAGIAN 2
Ini tentang keduaan Michel dan Nichol yang berselisih umur lima tahun. Bagaimana mula-mula mereka saling sapa lagi; nikah dan pindah ke Marseille; lalu perasaan terjebak yang dipendam Michel seiring jalan. Seperti pengalaman rumah tangga Sri, Michel merasa telah menikah dengan orang yang salah, yang menjadi lain dari masa pendekatan dulu. Keduanya sesama makhluk halus. Tipe manusia dengan kepekaan rasa tinggi.
-
70
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 1 BAGIAN 2
Tiba di bagian dua, NH Dini menambahkan penuturan Michel Dubanton - perwira kapal yang ditumpangi Sri. Pandang perspektif Michel, Sri nampak sederhana, misterius dan punyai daya pikat tersendiri dari penumpang perempuan lain.
-
69
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 10 BAGIAN 1
Bab terakhir dari bagian pertama, dari sudut pandang Sri. Sri dan Michel meneruskan kisah di balik bahtera masing-masing. Tanpa harapan berlebih, walau dambaan hadirnya anak sempat hiasi obrolan mereka. Pernikahan Sri dan Charles sendiri sudah jauh dari gairah. Kekasaran lakunya tak bisa Sri terima. Ditambah, kini ada pembanding dalam sosok Michel. Kawan lamanya Carl berkunjung. Ingatkan Sri kembali pada Sutopo. Carl, yang telah nikah, rupanya tak menaruh hati pada istrinya. Mempertebal tema keraguan atas pernikahan dalam novel ini.
-
68
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 9 BAGIAN 1
Ia baru menanyakan namanya setelah bercinta. Michel, perwira kapal itu, telah perhatikan Sri dari mula, dari hari pertama ia naik di Saigon. Perhatian pada detil-detil kecil itu melumerkan perasaannya. Di Eropa, Sri bertemu Suzanne, adik kandung Charles. Berbincang mereka tentang masa pertumbuhan Charles.
-
67
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 8 BAGIAN 1
Di atas sebuah kapal, dari Saigon menuju Marseille, Sri jatuh cinta lagi. Sekaligus jatuh bimbang. Ia toh sudah bersuami, betapapun gairah rumah tangga mereka capai titik beku.
-
66
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 7 BAGIAN 1
Bab ini panjang, sehingga diambil dalam tiga tarikan. Seolah lompati masa berkabung pasca kepergian Saputro, NH Dini melanjutkan kisah ke pernikahan hambar Sri dan Charles Vincent. Dua-per-tiga bab berisi ketidakcocokan komunikasi di bawah satu atap rumah tangga. Kendati limbung dan gemetar, masih Sri bersetia pada suaminya itu.
-
65
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 6 BAGIAN 1
Asa jejaki hidup baru bersama pria pilihannya sirna bersama kecelakaan pesawat di Bandung. Hari-hari Sri hilang warna. Ambil cuti tak dibayar dengan maksud rehat diri. Carl, yang rupanya taruh perhatian khusus, turut pula bersamanya.
-
64
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 5 BAGIAN 1
Sri belum penuh keyakinannya pada Saputro, walau tak menampik jika ia mulai bergairah ketika memikirkan pemuda itu. Di ujung bab ini menjadi jelaslah maksud Saputro.
-
63
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 4 BAGIAN 1
Dua bagian yang bikin nyess adalah (1) ketika Sutopo nguatin Sri; (2) candaan Saputro di malam kongres tentang kostum Sri.
-
62
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 3 BAGIAN 1
Sri kini sehat. Lalu ke jakarta. Tawaran mewarta dari sekolah pramugari. Sutopo. Bergiat di radio lain. Belajar menari Bali. Narti. Kabar duka dari kampung. Rumah yang bukan rumah lagi. Basir. Patah hati. Lamaran Yus.
-
61
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 2 BAGIAN 1
Lulus jenjang pendidikan, Sri jadi penyiar. Lantas jenuh pada pengulangan dan ia pun gundah. Hendak mencari kesempatan lain di tempat lain. Namun kenyataan fisik menunda tualangnya.
-
60
(JDC) NH DINI - PADA SEBUAH KAPAL | BAB 1 BAGIAN 1
Novel "Pada Sebuah Kapal" pertama kali naik cetak pada 1973. Berlatarkan seorang anak perempuan pengagum ayahnya yang hadapi kenyataan harus sandang status yatim. Sempat bikin ia banyak merenung, sebelum temukan ruang penghiburan.
-
59
(JDC) IDRUS - JALAN LAIN KE ROMA
Ini buah pikir pasca kemerdekaan Idrus. Di dalamnya evolusi hidup Open, yang sesuai namanya selalu berpusar pada keterusterangan. Tunggu. Apa sih sebenarnya terus terang itu? (kredit gambar: Mihail Macri, Unsplash)
-
58
(JDC) PRAMOEDYA ANANTA TOER - PERMENUNGAN DAN PENGAPUNGAN
Sebuah bab dalam Nyanyi Sunyi Seorang Bisu. Hadiah perkawinan berupa catatan dari bapak pada anak perempuannya. Happy land surely, but where to?
-
57
(JDC) STROBERI DALAM POT - AMALIA ACHMAD
Teringat kebun stoberi yang dulu, yang dititipkan pada ibu (kredit gambar: Lewis Fagg, Unsplash).
-
56
(JDC) KEMATIAN KEDUA - ANTON KURNIA
Seperti otobiografi, seperti seruan jangan berputus asa, seperti simpati akan yang ditinggalkan (kredit gambar: Suhyeon Choi, Unsplash).
-
55
(JDC) PERTEMUAN KESEKIAN - ARDY KRESNA CRENATA
Yang selingkuh, yang selingkuh yok mari..
-
54
(JDC) DAN WAKTU TIDAK MENYEMBUHKAN - AS LAKSANA
AS Laksana merangkai ini bersama Chat GPT. Cukup asoy kan?
-
53
(JDC) PRIA TUA DI JEMBATAN - ERNEST HEMINGWAY
Yang terpaksa bergerak dan meninggalkan yang dicintai karena artileri.
-
52
(JDC) TRAVELOGUE - SENO GUMIRA AJIDARMA
Seperti catatan perjalanan akan hal-hal yang kerap terlamun secara acak.
-
51
(JDC) TEMPAT YANG BERSIH DAN TENANG - ERNEST HEMINGWAY
Tiga jenis manusia berbeda dalam kekosongan.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!Cp: 089664042886
HOSTED BY
Raka Langit
CATEGORIES
Loading similar podcasts...