Skip to content
Kawan Sendirian podcast artwork

PODCAST · history

Kawan Sendirian

by Kawan Sendirian

Di sini, jadi teman

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Feb 27, 2026 · Source feed

Episodes

  1. Susah? Kan udah pernah

    Seumur hidup gimana rasanya kalo kita harus selalu lari dan ngumpet dari masalah. Selalu nyari zona aman dan zona nyaman. Padahal sesuatu yang ga sesuai sama kita itu akan selalu dateng. Selalu mendatangi kita sejauh apapun kita lari bahkan ngumpet. Besok, dua hari lagi, sebulan lagi, setahun…

    more
  2. HTS? Hubungan Tapi Sulit?

    Yaaa sayang aja sih waktunya, daripada biarin diri digantungin orang atau menggantungkan diri ke orang lain mending ya udah ambil keputusannya aja, lanjutin, jelasin, atau bubarin.

  3. Cerita tentang 'cuma'

    Di situasi situasi tertentu ada orang yang ga bisa memahami kita sebagaimana kita sudah sebisa mungkin mahamin dia. Jadi mungkin rasanya cape kali ya, ngikutin, nurutin, ngalah. Rasanya kayak ga ada yang ngusahain kita aja gitu. Kita segitunya, mereka cuma sekadarnya aja. Yaa mungkin karena…

    more
  4. mulai dari 0?

    Emang yaa semakin besar, semakin banyak yang dilaluin tuh jadi mikir banget sih kalo mau kenalan sama orang baru. Mau temen, mau pasangan, atau apapun. Karena buat buka diri dan cerita itu ga pernah mudah. Mau cerita dari mana, mau ceritanya tuh kalo udah berapa lama, yakin atau engga buat…

    more
  5. Kursi pijat

    Buat yang selama ini terus-terusan lari, yang merasa dadanya udah ngos-ngosan berat, napasnya sudah sesak, coba ambil langkah lebih kecil, coba cari kursi untuk istirahat sebentar, cobain rasanya gapapa untuk gagal, cobain rasain perasaan-perasaan yang kita tolak karena takut sakit dan sedih…

    more
  6. Sesusah apa pun hidup, seruwet apa pun jadi dewasa, tapi (hopefully) we're still the same

    Podcast ini ada dari tahun maret 2020 sampai sekarang maret 2023, dengan harapan segala kesendirian yang kita punya dengan tiap lintasan yang harus dijalani untuk jadi dewasa semoga tempat ini bisa jadi kawan untuk kalian. Lewat kata-kata ini, suara ini. Hidup ini ga mungkin ga susah, tapi hidup...

  7. Ga ada yang 100%

    Jadi kalo misalnya kalian lagi di fase, "kenapa?" Kenapa gue, ya? Kenapa makin besar makin cape, ya? Kenapa tiba tiba kayak gini, ya? Kenapa gue harus di jalur yang ini padahal gue udah ngelakuin ini itu? Inget aja bahwa apa yang kalian usahakan, doakan, impikan itu ga akan pernah sia sia....

  8. Jangan ngerasa sendirian yaaa <3

    Kalo kata tsana, semesta ga pernah ingkar janji <3 pelukk

  9. tentang belum, bukan, gagal, dan cukup

    Kita mempersiapkan yang terbaik untuk sebuah keberhasilan tapi sering banget lupa persiapan untuk sebuah kegagalan. Padahal tentang tujuan, mimpi, masa depan, dan rencana itu kemungkinannya bukan cuma berhasil.

  10. Biarin dia sakit buat nyembuhin luka lo itu jahat banget sih

    Ga mikirin perasannya, rasa sayangnya, sampe rela jadiin dia umpan bahan percobaan buat ngelupain masa lalu yang engga tau bisa berhasil atau engga.

  11. Ngobrol bareng @graclavss | We're not broken just bent

    Scoliosis? Scolioser? Brace? Miring? Bully? Bungkuk? Sakit? Pegel? Operasi? Pengobatan? Cape? Derajat? Berbeda? Intinya, jadi kurang ya gapapa.

  12. Bajak membajak

    KBBI mem·ba·jak v 3 mengambil hasil ciptaan orang lain tanpa sepengetahuan dan seizinnya. Hidup itu pilihan dan lo akan selalu punya pilihan buat bilang engga sama kejahatan.

  13. Keracunan

    Kalo kata orang cinta itu buta, toxic relationship itu cintanya bukan cuma buta doang, udah buta bego lagi.

  14. Jatuh, dicintai, dan diselamatkan

    Sampe di saat kita ga perlu takut lagi buat sekedar jatuh cinta. Di saat lo nemu tempat di mana lo bisa jatoh, tapi lo juga dicintai dan diselamatkan. Good luck!

  15. Kejutan

    Hidup ini tuh kyk kejutan. Kita ga bakal tau nanti bakal ada apa. Yang bisa kita lakuin ya berharap aja kejutan itu suatu yang membahagiakan, tapi kalo ternyata engga? Ya hidup cuma buat di jalanin

  16. Kalo emang bukan dia, ya udah gapapa

    Mau sedeket apapun, mau sebaik apapun orangnya, mau keliatannya secocok apapun kalian, di saat hati lo bilang engga, ya ga bakal kejadian. Ga bisa jadi satu. Ga bisa di paksain.

  17. Peri cintaku

    Hal-hal yang kayak gini adalah hal yang mutlak. Gua ini, lo itu. Hal yang bukan bisa dipertimbangin untuk mengalah atau engga, bisa di lanjutin atau engga, masih bisa sama-sama atau engga. Karena harusnya lo tau, di posisi ini yang harus diperjuangkan yang mana. Tuhan atau pasangan.

  18. Tentang waktu, ketakutan, dan kehilangan.

    Waktu yang bisa membunuh kita semua dengan kenyataan pahit bahwa kehilangan adalah takdir yang pasti harus dilalui oleh setiap manusia. Entah ternyata orang itu masih kita lihat dari jauh, entah orang itu sudah jadi milik orang lain, entah orang itu ternyata sudah diambil oleh Sang Pemiliknya.

  19. Berdua aja, jangan nambah

    Kalo udah ga betah, kalo udah bosen, kalo udah pengen orang lain, pilihannya cuma 2, perjuangin hubungan lo yang sekarang atau bubar aja sekalian. Ga ada yang di tengah-tengah.

  20. Di sini, jadi teman

    Kawan sendirian pengen jadi temen di saat orang-orang ngerasa di musuhin sama dunia, di saat orang-orang merasa ga punya siapa-siapa. Di saat kita merasa sendirian.

  21. Isinya cuma cerita

    Di podcast kali ini cuma cerita-cerita aja, ga ada topik khusus. Jadi kalo masih ada yang dengerin sampe abis, terima kasih. Terima kasih karena udah jadi bagian dari kelegaan dan kebahagiaan ini.

  22. Perkara jatuh, bangkit, dan bertahan

    Mungkin semesta mau tiap rasa itu jadi suatu yang rata kali ya? Semuanya harus merasakan. Semua orang harus tahu kalo bahagia ga selalu jadi rumah kita.

  23. Tentang ikhlas dan balas

    Di saat kita ngelakuin sesuatu dengan ikhlas dan untuk senang kayaknya balasan akan jadi hal yang ga penting ga sih?

  24. Berdua, bukan sendiri

    Saling kenal, pelan-pelan

  25. Kita ga pernah tau isi kepala orang lain

    Jadi kalo ada cara yang bisa kita lakuin untuk ga harus kecewa di kemudian hari, jangan gampang naro kepercayaan ke orang. Ke manusia.

  26. Jangan sampe telat sendirian

    Ga ada orang yang hidupnya selalu bagus. Kalo pun kelihatannya begitu, ya karena kita jadiin orang lain sebagai patokan. Kita cuma ga tau.

  27. Mantra

    Penerimaan atas kenyataan yang ternyata ga melulu tentang apa yang kita mau. Tentang mimpi yang ga selalu jadi kenyataan.

  28. Nanti, jalan lagi, pelan-pelan, relain.

    Sabar, semangat, rela, ikhlas, ga harus sekarang, pelan-pelan, pasti bisa.

  29. Sudah ya, jangan dipaksa

    Bertahan hanya membuat semuanya semakin menyakitkan. Kalian saling menyakiti. Bukannya jatuh cinta untuk bahagia?

  30. Semesta, maaf

    Sekarang kita bangun pagi dan isi kepala penuh dengan, kapan ya ini selesai? Kapan ya ini berakhir? Kapan? Kapan? Kapan? Kapan yang cuma waktu yang punya jawabannya.

  31. Pilih. Terserah kata hati.

    Mau ke kanan atau ke kiri kan pilihan kita. Mau tersesat atau di jalan yang bener juga pilihan kita. Petanya engga pernah salah.

  32. Ramai

    Ramai yang ternyata sering kali engga harus dari mulut orang lain. Keramaian emang udah menetap di kepala kita sendiri.

  33. Selamat menikmati penyesalan

    Mau ngayal setiap detik, setiap menit, atau berapa lama pun, itu hanya jadi perandaian yang ga bisa jadi kenyataan. Karena apa? Karena dia udah pergi.

  34. Kita terlalu berjarak untuk kata kita.

    Kita hanya tentang bersebelahan, menunggu waktu memisahkan karena ternyata kita tidak siap untuk saling.

  35. Jangan gampang percaya, nanti di gampangin

    Kalo pun harus sedih atau nyesel itu tugas semesta buat ngerjain dia.

  36. 'Kita' hanya pernah

    Semua perihal jatuh cinta yang begitu sakit ternyata bukan hanya cerita karangan.

  37. Karena hati engga ada pengaturannya

    Hatinya akan pulang jika dia sudah sadar bahwa rumah yang sedang ia singgahi memang ternyata tidak akan pernah menjadi miliknya.

  38. Ternyata memang harus

    Perpisahan, kepergian atau segala macam yang pahit itu harus kita rasakan walaupun tanpa penerimaan.

  39. Udahlah, lo cuma temennya

    Mending sekarang usaha buat ubah rasa sayangnya buat tetep di tempatnya. Bahwa dia bukan siapa siapa kamu.

  40. Seni jatuh cinta

    Mereka cuma mau jatuh cinta sama seseorang yang mereka mau tanpa ada halangannya

  41. Semoga ya

    Semoga tahun ini secepatnya sembuh.

  42. Kenalan lagi

    Selamat pagi, siang, sore, malam!

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Di sini, jadi teman

HOSTED BY

Kawan Sendirian

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does Kawan Sendirian have?

Kawan Sendirian currently has 42 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Kawan Sendirian about?

Di sini, jadi teman

How often does Kawan Sendirian release new episodes?

Kawan Sendirian has 42 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Kawan Sendirian?

You can listen to Kawan Sendirian on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Kawan Sendirian?

Kawan Sendirian is created and hosted by Kawan Sendirian.
URL copied to clipboard!