MDC Surabaya podcast artwork

PODCAST · religion

MDC Surabaya

GKPB Masa Depan Cerah Surabaya

  1. 427

    Agus Lianto - Mengakhiri Pertandingan yang Baik (Graha Pemulihan)

    Khotbah ibadah minggu sore MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan, oleh Pdt. Agus Lianto - Mengakhiri Pertandingan yang Baik.

  2. 426

    Andreas Rahardjo - Mempelajari Kisah Hidup Hana (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan (sore), oleh Pdt. Andreas Rahardjo - Mempelajari Kisah Hidup Hana.

  3. 425

    Agus Lianto - Dipanggil menjadi Mempelai Kristus (Graha Pemulihan)

    Menjadi seorang percaya bukan hanya tentang menerima keselamatan saja tetapi juga mempersiapkan diri sebagai mempelai Kristus yang setia, hidup dalam kasih dan kekudusan, serta terus membangun hubungan yang karib bersama dengan Tuhan di setiap harinya.Marilah kita hidup dengan pengharapan akan kedatangan-Nya, sambil terus bertumbuh menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Jadilah kuat, karena kita ini adalah mempelai Kristus dan hiduplah selaras dengan nilai siapa diri kita di hadapan-Nya. —Pdt. Agus Lianto, “Dipanggil menjadi Mempelai Kristus.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 14 Juni 2026.

  4. 424

    Andreas Rahardjo - Be Strong (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan (sore), oleh Pdt. Andreas Rahardjo - Be Strong.

  5. 423

    Lydia CSES - When the Economy Shakes, the Kingdom Stands (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan (pagi), oleh Pdt. Lydia CSES - When the Economy Shakes, the Kingdom Stands.

  6. 422

    Andreas Rahardjo - Iman di Tengah Krisis (Graha Pemulihan)

    Pelajaran apa yang dapat dipetik dari Matius 14:22-33, di mana perahu para murid diombang-ambingkan gelombang karena angin sakal?Pertama. Perjalanan yang sesuai kehendak Tuhan, belum tentu bebas dari masalah. Kedua. Tuhan hadir dalam badai, Dia tidak membiarkan kita menghadapi sendirian. Ketiga. Kehadiran Yesus sering tidak dikenali. Keempat. Kepanikan dan ketakutan menutup mata iman, tetapi ketenangan mencelikkannya. Kelima. Iman diawali dengan langkah berani. Keenam. Iman menjadi nyata, saat dijalani. Ketujuh. Goyah dan runtuhnya iman, karena kita memiliki fokus yang salah selama ini. Kedelapan. Pertolongan Tuhan selalu tepat waktu, dan tidak pernah terlambat. Kesembilan. Mukjizat memang terjadi, tetapi tanggung jawab awal jangan dilupakan. Kesepuluh. Masa krisis sering kali membawa pewahyuan dan pengenalan yang baru tentang siapa Pribadi Tuhan. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Iman di tengah Krisis.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 21 Juni 2026.Youtube :https://www.youtube.com/watch?v=36P3X6zrFAg

  7. 421

    Elsypurnama Adisuputra - Menjinakkan Lidah Menentukan Hidup (CW) (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Elsypurnama Adisuputra - Menjinakkan Lidah Menentukan Hidup.

  8. 420

    Gunawan Iskandar - Prayer brings Victory (Graha Pemulihan)

    Bagaimana caranya agar doa dapat membawa kemenangan di dalam hidup kita?Pertama. Membangun kehidupan doa yang konsisten, apa pun musimnya di hidup kita. Kedua. Doa harus disertai dengan iman dan ketaatan, tidak sekadar menaikkan doa bising—cara kita berdoa dan mengeluh memiliki frekuensi nada yang sama di hadapan Tuhan. Ketiga. Menaikkan doa yang menyatakan kebesaran Tuhan dengan sikap percaya, Dia masih sanggup untuk menepati semua yang sudah dijanjikan di dalam hidup kita.Kalau hari-hari ini kita berada di titik terendah dan tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat.. tetaplah berseru dan berharap pada Tuhan. Dia masih sanggup mendengar setiap permohonan doa dan menolong hidup kita.—Pdt. Gunawan Iskandar, “Prayer brings Victory.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 7 Juni 2026.

  9. 419

    Andreas Rahardjo -Finishing Well (Graha Pemulihan)

    Bagaimana Daud bisa mengakhiri hidupnya dengan finishing well / baik hingga akhir?* Daud menang atas segala kepahitan di hidupnya yang dapat menguras energi batin, merusak hubungan, dan mengubah karakter menjadi kurang baik. * Daud setia atas perkara kecil dan memaksimalkan kesempatan yang ada di tangannya, sabar menunggu waktu Tuhan, dan percaya penyertaan-Nya. * Daud tidak membenci musuhnya, mau merendahkan diri untuk mengakui dosa, serta memenuhi hidupnya dengan pujian dan penyembahan. “Tidak ada yang lebih tragis dari mencapai akhir kehidupan dan menyadari bahwa selama ini kita menempuh jalan yang salah.” (Watchman Nee). —Pdt. Andreas Rahardjo, “Finishing Well.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 31 Mei 2026.

  10. 418

    Cindy Widjaja - Mountain of God (Graha Pemulihan)

    “Mountain of God” berbicara tentang gunung Tuhan, yang kudus dan di atas segalanya. Dan gunung Tuhan ini berbicara tentang hadirat-Nya yang tidak hanya kita dapatkan di hari Minggu saja, tetapi juga harus dipertahankan untuk kita hidupi di dalamnya, di setiap harinya.Apa pun musim kehidupan yang sedang dilalui, baik dalam keadaan suka maupun duka, jangan pernah meninggalkan / keluar dari hadirat Tuhan karena di sanalah ada damai sejahtera dan Dia bertakhta atas kehidupan kita.Life is not a dine and shop experience, it’s mountain climbing—it is only the courageous can make it to the top.Hanya mereka yang memiliki tekad yang kuat dan mau untuk terus naik, yang tetap memiliki iman yang teguh pada Tuhan.. merekalah yang akan mengalami pertolongan dari Tuhan.—Sdri. Cindy Widjaja, “Mountain of God.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 24 Mei 2026.

  11. 417

    Andreas Rahardjo - Mendengar Suara Tuhan (Graha Pemulihan)

    Bagaimana Tuhan berbicara pada kita?Pertama. Melalui kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Kedua. Suara Roh Kudus yang berbicara di dalam hati. Ketiga. Melalui khotbah, nasihat rohani, atau orang lain. Keempat. Damai sejahtera dari Tuhan. Kelima. Mimpi dan penglihatan. Keenam. Melalui keadaan yang terjadi di dalam kehidupan. Milikilah sikap siap untuk mendengar suara Tuhan, menyiapkan hidup, dan mau menaati suara-Nya. Tujuan dari mendengar suara Tuhan adalah agar kita dapat mengenal-Nya lebih karib, dan ada berkat jika kita mengenal Dia:Ada sukacita dan kepastian di hati, merasa dikasihi dan diterima, mengalami penyertaan-Nya, serta kita memiliki tujuan hidup. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Mendengar Suara Tuhan.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 17 Mei 2026.

  12. 416

    Yose Ferlianto - Dasar Keyakinan Kita (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan ibadah sore, oleh Pdt. Yose Ferlianto - Dasar Keyakinan Kita.

  13. 415

    Soetjipto Koesno - The Greatest Exchange (Graha Pemulihan)

    Hal apakah yang dapat kita pelajari dari kisah Simon yang datang dari Kirene ke Yerusalem, dan dipaksa untuk memikul Salib Kristus?Pertama. Dipaksa memikul salib itu tidak enak, tetapi Yesus datang dan mengenalkan diri-Nya sendiri pada Simon secara pribadi. Kedua. Pertemuan dengan Yesus dan Salib-Nya adalah sebuah pertukaran, hal ini harus dilakukan di setiap hari, dan bisa kita dapatkan hanya pada saat kita mau memikul salib-Nya.Ketiga. Salib yang kita pikul hari ini, akan menentukan bagaimana iman generasi anak-anak kita selanjutnya. Memikul salib memang tidak enak, tetapi jangan menolak, menyerah, apalagi meletakkan salib tersebut. Kita mungkin ingin memilih jalan yang jauh lebih mudah dan enak, tetapi Tuhan memilih jalan yang terbaik bagi anak-anakNya. Marilah kita kembali ke tempat kita tinggalkan salib kita, dan mulai mengiring Yesus lagi.—Bp. Soetjipto Koesno, “The Greatest Exchange.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 3 Mei 2026.

  14. 414

    Agus Lianto - Mengakhiri Pertandingan yang Baik (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan, oleh Pdt. Agus Lianto - Mengakhiri Pertandingan yang Baik.

  15. 413

    Betuel Himawan - Kristen Menular (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya sore satelit Graha Pemulihan, oleh Pdt. Betuel Himawan - Kristen Menular

  16. 412

    Andreas Rahardjo - Mazmur 46 (Graha Pemulihan)

    Kita hidup di dalam dunia yang bising dan penuh dengan aktivitas. Banyak orang berpikir kalau kita hanya berdiam diri saja, maka kita akan dianggap tidak produktif. Tetapi dari Mazmur 46:11, kita dapat belajar untuk berdiam diri dan mengenal Tuhan lebih dalam. Apa maksudnya?Pertama. Berdiam Diri bukanlah tanda kelemahan. Kedua. Berdiam Diri bukan berarti mengalami kemunduran, tetapi meningkat. Ketiga. Berdiam Diri adalah waktu mengalami kesembuhan dan pertumbuhan. Keempat. Berdiam Diri adalah persiapan untuk mendengar suara Tuhan. Kelima. Berdiam Diri adalah jalan untuk mendapat damai sejahtera.Marilah belajar untuk tenang dan mendengar suara-Nya. Biarlah setiap keputusan dan tindakan kita keluar dari masa hening, di mana ada tuntunan dan arahan terbaik dari-Nya.—Pdt. Andreas Rahardjo, “Mazmur 46.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 19 April 2026.

  17. 411

    Oscar Surjadi - The Unshakeable (Yang Tidak Terguncangkan) (Graha Pemulihan)

    Ketika kita diizinkan mengalami berbagai guncangan, marilah belajar untuk melihat dengan memakai kacamata-Nya Tuhan. Di momen tersebut pasti tersedia berbagai kesempatan untuk Dia dapat menyatakan kemuliaan dan pemeliharaan-Nya yang setia di hidup kita. Bahkan ketika hati terasa gundah dan tidak tahu lagi ke mana kaki kita harus melangkah..Yakinlah bahwa Kristus sudah memiliki kuasa Imanuel, yang setia menyertai hidup kita.Saat menerima Kerajaan Allah yang tidak terguncangkan, maka kita tidak akan berdiam diri dan membiarkan waktu berlalu dengan sia-sia. Kita akan memberikan waktu, talenta, dan semua yang terbaik di dalam hidup untuk mendatangkan kemuliaan hanya bagi nama-Nya.—Ps. Oscar Surjadi, The Unshakeable (Yang Tidak Terguncangkan). Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 12 April 2026.

  18. 410

    Agus Lianto - Kemenangan Terbesar (Graha Pemulihan)

    Salib Kristus dan kebangkitan-Nya adalah karya sempurna serta memberi kemenangan terbesar di hidup kita. Tetapi, bagaimana realitasnya? Kemenangan seperti apa yang kita dapatkan?Pertama. Hidup tidak dikuasai dosa, yang membuat kita bebas untuk melakukan dan menjadi yang terbaik, serta dimampukan untuk hidup mulia seperti Kristus. Kedua. Hidup dalam damai sejahtera: Kita telah berdamai dengan Allah, dan Kristus telah mengalahkan kematian. Hati dan pikiran kita tetap jernih dan berhikmat untuk mengarungi dunia yang bergejolak dengan keyakinan. Ketiga. Hidup sepenuhnya bagi Allah. Memuliakan Dia dengan cara menjadi serupa dengan-Nya dalam keseharian, serta mengarahkan pada apa yang sebenarnya kita impikan: Hidup berarti, terhormat, dan memiliki nilai kekal. Kristus telah membeli kita dengan harga yang mahal (1 Petrus 1:18-19), karena itu hormati dan hargailah diri kita dengan menyerahkan hidup kita seutuhnya bagi Tuhan. Amin. —Pdt. Agus Lianto, “Kemenangan Terbesar.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu Paskah di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 5 April 2026.

  19. 409

    Betuel Himawan - Ulurkan Tanganmu (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Betuel Himawan - Ulurkan Tanganmu.

  20. 408

    Andreas Rahardjo - Kebiasaan-Kebiasaan Buruk (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Andreas Rahardjo - Kebiasaan-Kebiasaan Buruk.

  21. 407

    Kamaludin Sutedjo - Menang Atas Diri Sendiri (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh drg. Kamaludin Sutedjo

  22. 406

    Anugerah Saron - Secure in His Provision (Graha Pemulihan)

    Hari-hari ke depan semuanya serba tidak menentu, tetapi Tuhan mengatakan agar kita tidak perlu kuatir karena selain tidak ada manfaatnya, juga menambah buruk situasi. Selain itu, jangan sampai pekerjaan menggantikan posisi Tuhan yang seharusnya tetap menempati tempat yang terutama di hidup kita. Jangan pula menjadikan Tuhan dan pemeliharaan-Nya yang setia sebagai alasan bagi kita untuk bermalas-malasan serta tidak mau rajin dalam bekerja keras, dengan penuh tanggung jawab.Hal apa yang terlihat dapat menenggelamkan kita, sudah berada di bawah kaki dari Tuhan Yesus. Dia pasti akan memberi kita hikmat dan kekuatan untuk dapat melalui setiap musim di dalam hidup ini, dan membawa kemuliaan hanya bagi nama-Nya.—Pdt. Anugerah Saron, “Secure in His Provision.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 29 Maret 2026.

  23. 405

    Larry Langston - Jesus Prevails (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Ps. Larry Langston - Jesus Prevails

  24. 404

    Andreas Rahardjo - Building a Relevant Church (Graha Pemulihan) (sore)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan (sore) oleh Pdt. Andreas Rahardjo - Building a Relevant Church.

  25. 403

    Budi Setiawan - Ketika Yesus Benar Benar Menjadi Tuhan (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Budi Setiawan - Ketika Yesus Benar Benar Menjadi Tuhan.

  26. 402

    Gani Wiyono - Menghadapi Realitas Hidup di Bawah Matahari (Graha Pemulihan)

    Kitab Pengkhotbah adalah kitab yang sering dihindari, tetapi darinya kita dapat belajar bahwa hidup ini misteri dan tidak dapat dipahami, rapuh dan tidak sekuat yang kita kira, hidup ini tidak bisa diprediksi, dan juga tidak selalu adil. Tetapi kita masih dapat meresponi dengan percaya pada kedaulatan Allah—hidup kita berada di dalam tangan-Nya, belajar mensyukuri dan menikmati hidup sebagai pemberian-Nya, serta melakukan yang terbaik, selama kita masih diberi waktu dan kesempatan oleh-Nya. —Pdt. Drs. Gani Wiyono, M.Th., “Menghadapi Realitas Hidup di Bawah Matahari.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 22 Maret 2026.

  27. 401

    Betuel Himawan - Ayah yang Asing bagi Anak-anaknya (Graha Pemulihan)

    Hizkia adalah raja yang hebat dan memiliki banyak prestasi luar biasa. Melalui hidupnya kita dapat belajar ada tiga hal penting:Pertama. Menghindari Kebanggaan Diri yang berlebihan. Sering-seringlah memeriksa hati agar kita tidak mengambil pujian atas berkat Tuhan. Segala yang kita miliki—bakat, harta, dan kesempatan—hendaknya dengan setia digunakan untuk memuliakan nama-Nya. Kedua. Mencari Hikmat Tuhan dalam setiap keputusan. Sabarlah mencari kehendak Tuhan melalui doa, membaca Alkitab, dan mencari nasihat bijak dari orang saleh yang berada di dalam rumah Tuhan / gereja-Nya.Ketiga. Menabur Warisan Iman bagi generasi kemudian dengan penuh kepedulian, melalui pengajaran, teladan iman, kasih yang memulihkan, dan doa syafaat terus-menerus. Hidup yang sudah diselamatkan Kristus tidak hanya dinikmati bagi diri sendiri saja, tetapi juga memenangkan generasi ini dan mendatang bagi kemuliaan nama Tuhan! Amin. —Pdt. Betuel Himawan, “Ayah yang Asing bagi Anak-anaknya.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 15 Maret 2026.

  28. 400

    Yudi Santoso - Doa Yabes (Graha Pemulihan) (sore)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan ibadah sore, oleh Pdt. dr. Yudi Santoso - Doa Yabes.

  29. 399

    Rubin Ong - Kemenangan Besar (Graha Pemulihan)

    Hari-hari ini kita sedang diperhadapkan pada dua pilihan yakni, hidup dalam sistem Kerajaan Allah atau kerajaan dunia? Kita harus memilih, dan tidak bisa berdiri di antara keduanya. Bila kita mau hidup dalam sistem Kerajaan Allah, maka hal ini memiliki arti kita mau dimuridkan di dalam gereja-Nya. Kita mau diajar untuk memiliki pola dan gaya hidup yang sesuai dengan Kerajaan-Nya yakni, memiliki Kasih dan Ketaatan. Mengasihi Kristus berarti kita mau menaati firman-Nya, karena bentuk tertinggi dari kasih adalah penundukan diri pada Sang Raja. “sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.” (1 Yohanes 5:4). —Pdt. Rubin Ong, “Kemenangan Besar.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 1 Maret 2026.

  30. 398

    Agus Lianto - Hidup Dalam Ketaatan Penuh (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Agus Lianto - Hidup Dalam Ketaatan Penuh.

  31. 397

    Andreas Rahardjo - Loving Difficult People (Graha Pemulihan)

    Di antara kita pasti banyak dijumpai orang yang menjengkelkan dan mereka dirasa sulit untuk menerima kasih. Bagaimana caranya kita dapat mengasihi orang-orang sulit tersebut? Pertama. Berdoalah untuk diri sendiri terlebih dahulu, supaya kita dapat memiliki sikap yang benar sebelum berdoa untuk perubahan mereka. Kedua. Berdoalah supaya kita dapat mengetahui kesalahan diri sendiri terlebih dahulu, sehingga kita dapat menjadi lebih sabar terhadap kelemahan sesama. Ketiga. Berdoalah untuk orang yang menjengkelkan, tetapi jangan berdoa hanya supaya mereka tidak lagi mempersulit hidup kita. Berdoalah supaya mereka dapat menjadi pribadi yang Tuhan inginkan. Keempat. Berdoa dan mintalah pada Tuhan, discerning of spirits / karunia untuk membedakan bermacam-macam roh (1 Korintus 12:10). Kelima. Berdoalah supaya kita dimampukan Tuhan untuk dapat mengampuni sesama, berkali-kali. Marilah kita menjadi seorang problem solver, yang dimampukan Tuhan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan juga dapat mengalirkan kasih-Nya pada sesama. Mereka tidak membutuhkan fasihnya lidah perkataan kita, tetapi membutuhkan tulusnya kasih kita. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Loving Difficult People.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 22 Februari 2026.

  32. 396

    Soetjipto Koesno - Siapakah Aku ini Tuhan ? (Graha Pemulihan)

    Kalau kita menyadari identitas jati diri kita sebagai anak-anak Allah, maka cara kita berbicara, membangun relasi, memberi dan melayani, berbisnis.. semuanya akan menjadi berbeda. Kita pasti akan melakukan hal yang berbeda dari cara dunia, karena ini adalah identitas diri kita sebagai anak-anakNya. Marilah kita memiliki cara dan jalan hidup sesuai dengan anak-anak Allah, serta tetap melakukan hal yang benar karena kita mau menjaga nama baik Bapa kita. Amin. —Bp. Soetjipto Koesno, “Siapakah Aku ini Tuhan?” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 15 Februari 2026.

  33. 395

    Lydia CSES - Tetap Mengasihi Ketika Hidup Tidak Sesuai Harapan (Graha Pemulihan)

    Dari cerita Rizpa binti Aya di 2 Samuel 21:10-14 kita dapat belajar ketika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, kita masoh dapat bersikap:Pertama. Memiliki Kasih yang tetap tinggal di tempat yang terasa menyakitkan. Kedua. Memiliki Kasih yang tetap menjaga martabat sekalipun harapan terlihat sudah tiada. Ketiga. Memiliki Kasih yang setia menggerakkan hati raja—kesetiaan yang kita lakukan, pasti akan menggerakkan sesuatu. Keempat. Memiliki Kasih yang membuka pintu Surga—tetap konsisten dalam berdoa dan taat melakukan kebenaran firman Tuhan. When love stays faithful, heaven responds. Saat kasih dengan setia tetap bertahan dan dilakukan konsisten, maka Surga akan merespon.—Pdt. Lydia CSES, “Tetap Mengasihi Ketika Hidup Tidak Sesuai Harapan.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 8 Februari 2026.

  34. 394

    Yose Ferlianto - Waspada dan Berjaga (Graha Pemulihan)

    Jangan biarkan hidup kita sama seperti kapal yang kelebihan muatan—penuh sesak oleh ambisi, kekhawatiran, dan juga kesenangan yang bisa menumpulkan kepekaan kita untuk dapat mendengar suara Tuhan dan juga mengerti akan kehendak-Nya. Kapal itu mungkin masih bisa berlayar di atas perairan yang tenang, tetapi ia tidak pernah siap untuk menghadapi badai.Hari Tuhan akan datang dengan tiba-tiba, sama seperti gelombang laut yang menghantam tanpa adanya peringatan terlebih dahulu. Karena itulah tanggalkan beban yang tidak perlu, berjaga-jagalah dan terus berdoa, supaya kita kuat dalam menghadapi semua yang akan datang, dan tetap berdiri tegak di hadapan-Nya.“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7).“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33).—Pdt. Yose Ferlianto, “Waspada dan Berjaga.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 25 Januari 2026.

  35. 393

    Andreas Rahardjo - Kebiasaan yang Menjauhkan Kita dari Berkat Tuhan (Graha Pemulihan)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan oleh Pdt. Andreas Rahardjo - Kebiasaan yang Menjauhkan Kita dari Berkat Tuhan.

  36. 392

    Soetjipto Koesno - Keuangan Yang Sehat (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Bpk. Soetjipto Koesno - Keuangan Yang Sehat.

  37. 391

    Gunawan Iskandar - Be Still (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World oleh Pdt. Gunawan Iskandar - Be Still

  38. 390

    Markus Simanjuntak - Kristus, Pusat yang Menopang Segalanya (Graha Pemulihan)

    Melalui Kolose 1:15-20, kita belajar bahwa Kristus adalah Sumber (Pencipta), Penopang (Pemelihara), dan juga Tujuan (Penebus) dari seluruh realitas alam semesta. Karena itu apa saja yang berada di luar Kristus, termasuk rasa aman manusia, adalah bentuk penyembahan berhala bila diletakkan di luar Dia.Marilah percaya dan menyerahkan hidup kita seutuhnya pada Dia. Jadikan Dia sebagai yang utama dan segala-galanya, di hidup kita. —Pdt. Markus Simanjuntak, “Kristus, Pusat yang Menopang Segalanya.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 18 Januari 2026.

  39. 389

    Elsypurnama Adisuputra - El Shaddai (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Elsypurnama Adisuputra - El Shaddai.

  40. 388

    Betuel Himawan - Tiga Doa di Tahun Baru (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Betuel Himawan - Tiga Doa di Tahun Baru.

  41. 387

    Budi Setiawan - Menutup Dengan Syukur, Melangkah Dengan Iman (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Budi Setiawan - Menutup Dengan Syukur, Melangkah Dengan Iman.

  42. 386

    Soetjipto Koesno - Takut akan Tuhan (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Bpk. Soetjipto Koesno - Takut akan Tuhan.

  43. 385

    Kamaludin Sutedjo - Adventus (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh drg. Kamaludin Sutedjo - Adventus.

  44. 384

    Cindy Wijaya - Be Fruitful and Multiply (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh ibu Cindy Wijaya - Be Fruitful and Multiply

  45. 383

    Betuel Himawan - Ketaatan sang Raja (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Betuel Himawan - Ketaatan sang Raja.

  46. 382

    Elsypurnama Adisuputra - Hidup Yang Dipersembahkan (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Elsypurnama Adisuputra - Hidup Yang Dipersembahkan.

  47. 381

    Agus Lianto - Hidup Dalam Ketulusan (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Agus Lianto - Hidup Dalam Ketulusan.

  48. 380

    Betuel Himawan - Seperti untuk Tuhan (CW)

    Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Betuel Himawan - Seperti untuk Tuhan.

  49. 379

    Agus Lianto - Keperkasaan-Nya dalam Kita (Graha Pemulihan)

    Keperkasaan Allah dalam Kemanusiaan Kristus ditujukan pada Yesus dalam status sebagai manusia. Dinyatakan melalui kasih, ketaatan, dan juga kelemahlembutan. Diwujudkan dalam kekuatan untuk menanggung segala sesuatu dengan sabar dan bertekun. Keperkasaan Allah Menghancurkan Kuasa Dosa dan Maut dinyatakan oleh kematian Kristus sebagai manusia. Setelah hancurnya kuasa perbudakan dosa dan maut, jangan menyerahkan kembali tubuh kita pada perhambaan dosa, tetapi gunakanlah untuk senjata kebenaran Allah.Kuasa-Nya Sempurna dalam Kelemahan Kita, merupakan sarana bagi kita untuk menerima anugerah dan kuasa Allah. Seorang yang perkasa di dalam iman akan dikenal karena kerapuhan dan kelembutannya, bukan dari superioritas atau sikap menguasai orang lain.—Pdt. Agus Lianto, “Keperkasaan-Nya dalam Kita.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 11 Januari 2026.

  50. 378

    Andreas Rahardjo - Memenangkan Peperangan di dalam Pikiran (Graha Pemulihan)

    Mengapa memenangkan peperangan di dalam pikiran merupakan hal yang sangat penting?Karena kualitas dari apa yang kita pikirkan nantinya akan menentukan bagaimana kualitas dari hidup kita. Selain itu kita juga tidak akan dapat memiliki dan menjalani kehidupan positif, bila apa yang ada di dalam pikiran kita selama ini isinya negatif. Setiap pergumulan yang sedang dihadapi, setting / pengaturannya itu bermula dari dalam pikiran kita masing-masing.Bagaimana kita dapat menang?Pikiran kita harus diprogram dan dikalibrasi ulang sesuai kebenaran firman-Nya, lawanlah setiap pikiran negatif, memilih untuk berpikir yang baik (Filipi 4:8), jagalah hati dan pikiran kita. Kemenangan di dalam pikiran kita, akan membawa kemenangan di dalam hidup kita. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Memenangkan Peperangan di dalam Pikiran.” Dibagikan di Ibadah Minggu MDC Graha Pemulihan, Tgl. 4 Januari 2026.

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

GKPB Masa Depan Cerah Surabaya

HOSTED BY

MDC Surabaya

Frequently Asked Questions

How many episodes does MDC Surabaya have?

MDC Surabaya currently has 50 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is MDC Surabaya about?

GKPB Masa Depan Cerah Surabaya

How often does MDC Surabaya release new episodes?

MDC Surabaya has 50 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to MDC Surabaya?

You can listen to MDC Surabaya on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts MDC Surabaya?

MDC Surabaya is created and hosted by MDC Surabaya.
URL copied to clipboard!