PODCAST · society
Moh Syarif Hidayat
by MSH
Saluran ini berisi pembacaan puisi dan berbagai hal terkait puisi. Dipandu oleh Moh. Syarif Hidayat.
-
8
Bandung, Pesona yang Tertutup-Heri Maja Kelana
Pembacaan puisi karya Heri Maja Kelana berjudul "Bandung, Pesona yang Tertutup".
-
7
Yang Tersisa dari Hujan
Pembacaan puisi Moh. Syarif Hidayat berjudul "Yang Tersisa dari Hujan" Yang Tersisa dari Hujan Yang tersisa dari hujan adalah hening, menusuk pori-pori Menghujam ulu hati, perih, tapi mengasyikkan. Seakan ada perlombaan Siapa di antara kami yang mampu bertahan untuk meredam Debaran dan meraih kesadaran Bahwa sesungguhnya cinta adalah anugerah Bahwa sesungguhnya ia adalah merdeka Untuk memilih siapa yang dicintai dan siapa yang mencintai Dan ketika hujan telah sampai di kelopak mata Itulah tanda engkau sedang merasakan Kehadirannya yang diam-diam, bisa juga kehilangannya yang diam-diam Adapun yang tersisa dari hujan adalah sunyi, mengurung diri Menunda-nunda keinginan untuk segera meraihnya kembali.
-
6
Dalam Rintik Hujan
Pembacaan Puisi Moh. Syarif Hidayat berjudul "Dalam Rintik Hujan". Dalam Rintik Hujan Kekasih, adakah kesunyian terlahir dari hujan. Iramanya begitu riuh terdengar di sayup-sayup teriakanmu Memanggil-manggil matahari membakar diri. Sejak kapan kau tak lagi begitu peduli kepada indahnya Sebuah kesejukan dan begitu syahdunya bulir embun Yang menetes dari ujung daun ke hati kita yang ranum. Di sini aku dibalut kesunyian yang abadi ketika engkau Begitu sukar untuk didekati tak terkecuali Dari jendela hati. Sampai kapankah kita harus terpisah oleh jarak hujan Dan matahari, sementara hari telah semakin menua Dan cuaca tak lagi dapat diterka. Kekasih, mari kita berangkat ke tempat yang dulu, Tempat yang tak mengenal rasa pilu Dan rindu telah terhempas dalam dinding haru.
-
5
Musikalisasi Puisi MSH "Mengingatmu"
Musikalisasi Puisi Moh Syarif Hidayat berjudul "Mengingatmu". Diaransemen dan dinyanyikan oleh Teguh Budiawan. Mengingatmu Mengingatmu seperti mengurai mimpi Pada malam yang sepi saat gerimis menepi Butir-butir kenangan jatuh pada tanah basah Tergenang air yang rindukan hujan. Panah waktu melesat Menghujam begitu dalam dari kenangan Aku terkejut ketika kita telah lupa Tentang biografi perjalanan. Di usia yang beranjak dewasa ini Kita menundukkan kepala Menghitung kesabaran angin menunggu hujan Tercurah di hati kita.
-
4
Puisi Kemerdekaan
Puisi berjudul "Kemerdekaan" karya Moh. Syarif Hidayat.
-
3
Kepada Noor (2)-MSH
Pembacaan puisi "Kepada Noor (2)"
-
2
Kepada Noor 1-MSH
Pembacaan puisi berjudul "Kepada Noor 1"
-
1
Mengingatmu
Sebuah pembacaan puisi berjudul "Mengingatmu".
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
Loading similar podcasts...