PODCAST · society
Only Wahid
by Wahid Mustafa Zain
Ada yang berjumpa di persimpangan. Ada yang berjumpa di stasiun. Ada juga yang berjumpa di kampus. Banyak hal yang kita bisa jumpai. Kalau di sini, kita berjumpa dalam podcast, dan mengekspresikan bersama. Dengarkan, pahami, bayangkan, lalu resapi
Episodes
-
Adres
Di bawah hujan deras/lebat, beberapa momen terjadi. Entah itu bahagia, atau sebaliknya. Yang jelas, satu kemungkinan bisa terjadi banyak peristiwa.
-
Lokawigna
Ternyata begitu, ya. Dicap sebagai pengganggu di dunia ini, rasanya ingin hilang. Terlebih, nggak mau bertemu orang seperti itu lagi.
-
Prasada
Semoga istana yang kalian bangun, tidak akan dirusak oleh siapa pun. Dan kelak, segera dihuni oleh permaisuri yang kalian jemput.
-
Kusala
Siapa yang tidak senang mendapatkan itu. Sesuatu yang berharga dan tidak bisa dikalkulasikan. Sebab itu istimewa.
-
Jangan Maherat
Jangan Sirna. Jangan Usai. Jangan Sudahi. Tetaplah bertahan bersama sabar. Walau sepi menyiksa sepanjang waktu, percayalah! Seseorang 'kan menjemputmu.
-
Rasian
Hati-hati tuk semua. Mengingat tahun-tahun yang akan datang, akan ada banyak ilusi mau genjutsu yang mengintai. Jangan sampai terjebak!
-
Sungkan
Sungkan bukan berarti nggak percaya diri, melainkan demi menjaga diri, menjaga tata krama atau tau batasan.
-
Entah Apa atau Bagaimana?
Saking bingung dan tambah bingung, mau menjawab saja nggak mampu. Ini kebetulan atau akan terjadi kembali?
-
Masih bersemayam, kah?
Mohon dengar. Entah di mana, semoga masih ada ruang di dalam sanubarimu. Atau bahkan, hanya ada raga ini, yang mengisi kosong itu.
-
Hidup tuk 'Patah Hati'?
Entah berapa banyak patah hati yang 'dirayakan'? Baik dari ekspetasi diri sendri, harapan dan cita-cita maupun percintaan. Lantas, masih kah melangkah kembali?
-
Tak 'kan Usai
Semua akan berakhir. Entah perjalanan, cerita bahkan seseorang. Tapi, ingin rasanya 'abadi' dan terkesan setiap saat.
-
Awan Kelabu
Setiap orang punya awan kelabu masing-masing. Bukan berarti peristiwa ini menjadi budaya yang harus diwariskan, melainkan bagaimana cara memutus rantai dengan segera.
-
Eksplikasi
Ada yang harus dengan eksplikasi, maupun tidak. Tetapi, perlu pertimbangan sebelum eksplikasi itu dijabarkan. Atau mungkin, segera eksplikasi walau harus menerima konsekuensinya
-
Sapa (dari Jauh)
Belum waktunya kita menjadi hadir, sebab yakin dan percaya, bahwa kita akan menjadi takdir. Menyapamu dari jauh, itu yang bisa kulakukan.
-
Nggak Pantas (Terus)?
Hei? Jangan jadikan kalimat tersebut sebagai defensif atau akhir dari kisah. Bukan kah, yang dicari itu kebahagiaan?
-
Ya Semoga
Lantas tanpa 'semoga' apa yang mau dikejar atau diusahakan? Bukankah semua bermula dari harapan?
-
si Santun
Pembahasan kali ini, tepatnya Ngomongin Orang, membahas tentang orang yang memiliki sifat, karakter atau kepribadian Santun. Siapa sih, yang merasa sungkan kalau bertemu orang santun. Pasti ada rasa tersentuh, entah raut wajah, gerak tubuh, bahkan dari tutur kata.
-
Segera Berbuka
Assalamualaikum, semua. Edisi Ramadan kali ini, kami akan menyajikan dua pembahasan. Pertama, Ngaji Makna. Dan yang kedua, Ngomongin Orang. Tuk pembuka, kita 'kan ngaji makna. Bukan sekedar tau arti, tapi kita bakal memaknainya di sekitar kita. Soo, let's to listening. And stay enjoy in Ramadan.
-
Seiras
Seiras itu sinonim dari kata 'serupa'. Terkadang, kita menyamakan semua, padahal tidak sama. Seiras kali ini, angkat dua kalimat sakral: "Menjadi Satu-satunya" atau "Menjadi yang Terakhir"
-
Kolateral
Baru denger kosa kata ini, ya? Secara sinomin, itu senada atau searah. Namun, kita 'kan bahas dalam kolateral antara cinta dan kepercayaan. Terlihat berat, tapi aslinya ringan, lho.
-
Takut yang Nyata
Nggak percaya ini terjadi! Secepat itu, ya? Sumpah, perasaan nggak begini, deh. Terus gimana nanti tuk hari esok?
-
Ini Kejutan!?
Demi apa ini terjadi!? Hah! Kok bisa begini? Aku harus gimana? Gk mungkin ini terjadi!
-
Fluktuasi Mood
Mood itu aneh apa unik? Tiba-tiba bahagia, tiba-tiba sedih, tiba-tiba kosong. Lantas, harus bagaimana?
-
Kapan Bercerita?
Jujur aja, dah. Sebenernya kalian butuh tempat untuk berbagi cerita. Entah banyak hal, kejadian receh, curahan dan banyak lagi. Lagian, buat apa dipendam lama-lama?
-
Mantra
Udah sebulan di 2023. Apa yang sudah kamu capai? Bagaimana keadaanmu? Ada keajaiban di setiap kata dan kalimat.
-
Menerka Ketulusan
Tolong, ya. Bertahan tuk menjadi baik, kuat tuk melewati semua, dan hebatlah tuk diri sendiri. Jangan berhenti jadi orang tulus, ya.
-
Dewasa seutuhnya?
Kalau dipikir-pikir, dulu ngapain kita ingin jadi dewasa cepat-cepat. Giliran dah sampai sini, malah kepikiran lagi ingin jadi anak-anak lagi. Lantas, sebenarnya ada nggak sih, dewasa secara utuh? Atau jangan-jangan hanya sebatas kata atau kalimat!?
-
(Ketika Kita) Diperlihatkan
Salah satu anugerah dari Tuhan yang Maha Esa yaitu mata. Dapat melihat sejauh kita memandang, tetapi tidak semua dapat dilihat. Kadang ada yang disembunyikan, dihilangkan, dibayang-bayang, atau bahkan dimanipulasi. Lantas, bagaimana itu semua diperlihatkan? Masih kah, kita mempercayainya?
-
Jadi pendengar yang baik, yuk.
Semua aktivitas, pekerjaan, tugas, bahkan keresahan hati selalu ada. Tinggal bagaimana kita menghadapi. Tenang. Kita kan berbagi cerita. Jangan pernah bosan jadi pendengar, ya.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Ada yang berjumpa di persimpangan. Ada yang berjumpa di stasiun. Ada juga yang berjumpa di kampus. Banyak hal yang kita bisa jumpai. Kalau di sini, kita berjumpa dalam podcast, dan mengekspresikan bersama. Dengarkan, pahami, bayangkan, lalu resapi
HOSTED BY
Wahid Mustafa Zain
CATEGORIES
Loading similar podcasts...