PODCAST · education
Pengukuran Psikologis
by Lina Natalya
Segala hal terkait pengukuran psikologis disinilah tempatnya untuk belajar bersama-sama.
Episodes
-
Sumber Bukti Hubungan Dengan Variabel Lain - Komparasi
Carilah penelitian terdahulu yang mengkorelasikan variabelmu dengan variabel lain. Lakukan komparasi hanya pada korelasi yang ada penelitian terdahulunya saja!!
-
Sumber Bukti Hubungan Dengan Variabel Lain
Ingat kata "KESAMAAN" --> hasil korelasi yang kita temukan harus berada di RANGE YANG SAMA dengan hasil korelasi penelitian terdahulu yang menjadi referensi kita...
-
Tips & Trik Analisis Alpha Cronbach
Ingat!! Lakukan reverse terlebih dahulu baru boleh melakukan penguguran butir. - Reverse: lakukan satu per satu mulai dari CITC terbesar Contoh: -0.617 dan -0.345 --> -0.617 lebih besar daripada -0.345 - Delete: lakukan satu per satu mulai dari CITC terkecil Contoh: 0.034 dan 0.123 --> 0.034…
more -
Reliabilitas - Konsistensi Antar Tes
Dikatakan konsisten kalau besaran pearson correlation nya menunjukkan lebih dari sama dengan positif 0.5 (r>=0.5)
-
Kesimpulan Tes : Bagaimana Cara Memutuskan?
Secara umum tes dibedakan menjadi 2: tes kognitif dan tes non-kognitif. Ternyata untuk menarik simpulan untuk kedua jenis tes ini berbeda loh. Bagaimana cara membuat simpulan? Yuk simak episode ini ya Kawan Pembelajar!
-
Korelasi: Sumber Bukti Validitas Berdasarkan Hubungan Dengan Variabel Lain
Korelasi = keSAMAan HASIL bukan kekuatan hubungan antar variabel!!
-
Alpha Cronbach vs CITC vs CAIID
Alpha Cronbach vs CITC vs CAIID: pastikan 3 hal ini diperhatikan ketika melakukan analisis reliabilitas ya..
-
Faktor Pengotor Reliabilitas
Ada 3 faktor yang memengaruhi konsistensi suatu alat ukur: banyak butir, bunyi butir, karakteristik subjek.
-
Cara Menggali Proses Respon
Cara Menggali Proses Respon: Metode Langsung (Wawancara Kognitif, TAP dan FGD) & Metode Tidak Langsung (Dokumentasi, Bahasa Tubuh dan Waktu Respon)
-
Sumber Bukti Validitas Berdasarkan Proses Respon
Materi pengantar sumber bukti validitas berdasarkan proses respon.
-
Kaidah Penulisan Butir
Ada beberapa kaidah penulisan butir. Perhatikan dan jangan sampai ada pelanggaran di butir kalian ya..
-
Sumber Bukti Berdasarkan Isi
Sumber bukti yang pertama untuk mengevaluasi validitas alat ukur psikologis
-
Merancang Definisi Pengukuran
Ada 4 cara menentukan definisi konseptual: (1) Pilih salah satu (2) Pilih yang beririsan (3) Gabungkan semuanya (4) Buat sendiri
-
Ragam Perlakuan Alat Ukur Psikologis
Ragam Perlakuan Alat Ukur Psikologis: Adopsi, Adaptasi, Modifikasi, dan Rekonstruksi
-
Alat Ukur Baru vs Baku
Pastikan alat ukur yang kita gunakan adalah alat ukur yang tepat, cermat dan akurat untuk menjawab tujuan pengukuran kita.
-
Batasan Soal Tes Kognitif (Mudah, Sedang, Susah)
Mudah, sedang atau susah semua harus ditentukan di awal. Dan itu sepenuhnya hak pembuat tes.
-
Parameter Butir Tes Kognitif
Ada 3 parameter yang harus dihitung terlebih dahulu yaitu: (1) Taraf Kesukaran Butir - p ; (2) Daya Diskriminasi Butir - d ; (3) Efektifitas Distraktor - e
-
Panduan Menulis Butir Pilihan Ganda
Ada 12 panduan yang sebaiknya diikuti. Tantangan membuat butir pilihan ganda tidak hanya membuat stem yang baik, tapi juga harus memiliki distraktor yang efektif.
-
Merancang Tes Kognitif Yang Baik
Tes yang baik harus diawali dengan tabel spesifikasi yang detail.
-
Taksonomi Bloom
Ada 6 tingkatan yaitu: Knowledge, Comprehension, Application, Analysis, Evaluation, Creation
-
Tahap Perancangan Tes Prestasi
4 tahap perancangan tes prestasi: Perencanaan - Persiapan - Uji Coba - Evaluasi
-
Tes Objektif vs Tes Subjektif
Klasifikasi tes yang terakhir dimana keberhasilan subjek ditentukan dari cara penilaian.
-
Speed Test vs Power Test
Pembeda utama dari klasifikasi tes ini adalah keberhasilan subjek ditentukan oleh apa. Serta fungsi waktu sangat berbeda dari kedua jenis tes ini.
-
Achievement Test vs Aptitude Test
Klasifikasi tes yang membedakan antara tes prestasi dan tes bakat.
-
Klasifikasi Tes Psikologi
Ini adalah awalan deskripsi tentang klasifikasi tes psikologis yang akan dibahas secara mendetail pada episode-episode setelahnya
-
Maximum Performance Test vs Typical Performance Test
Maximum performance test adalah klasifikasi tes yang sama fungsinya dengan tes abilitas sedangkan typical performance test erat kaitannya dengan tes non abilitas.
-
Tes Proyektif vs Tes Non-Proyektif
Tes proyektif adalah tes yang stimulusnya ambigu sedangkan tes non proyektif adalah yang stimulusnya jelas
-
Tes Abilitas vs Tes Non-Abilitas
Tes abilitas adalah tes yang fungsinya mengukur kemampuan terbaik seseorang sedangkan tes non abilitas fungsinya adalah mengukur pola kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari
-
Tes Kognitif vs Tes Non-Kognitif
Tes kognitif adalah tes yang ada benar salahnya sedangkan tes non kognitif adalah tes yang semua jawabannya adalah benar
-
Klasifikasi Tes Psikologi
Ada banyak jenis tes psikologi, maka pastikan Anda memilih tes yang benar untuk menjawab kebutuhan Anda.
-
Mengapa kita harus mengukur?
Alasan mengapa pengukuran penting adalah: (1) mendapatkan deskripsi kuantitatif (2) membuat membuat keputusan (3) menjawab sebuah hipotesis
-
Validitas vs Reliabilitas
Dapatin informasi yang lengkap tentang alat ukur psikologis
-
Cara Memilih Alat Ukur Psikologis
Pilihlah yang validitas dan reliabilitas sudah terbukti
-
Apa itu Pengukuran Psikologis?
Ada 2 aspek pengukuran psikologis yaitu abstrak dan subjektif.
-
4 Tahap Perancangan Pengukuran Psikologis
4 tahapan itu adalah: (1) Tentukan tujuan dan definisi (2) Buat spesifikasi instrumen (3) Buat butir dan evaluasi (4) Operasionalisasi alat ukur
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
Loading similar podcasts...