PODCAST · arts
Puisi Suka-Suka
by Swan
Puisi mencoba hidup di beberapa tempat. Di pikiran, di kertas, di layar, atau mungkin di udara lewat pembacaan. Jadi sudikah kamu ikut menghidupkan puisi di sini?
Episodes
-
Cinta = Maut
Cinta bisa jadi maut. Baik yang tidak disangka atau yang didamba-damba.
-
Ini Aku, Mei
Setelah sepak terjang yang panjang, pertemuan terjadi lagi. Pertemuan yang penuh dengan harapan.
-
Hujan #1
Hujan datang pada jadwal yang diharapkan. Namun apakah memang takdir menuntunnya atau hujan semaunya sendiri?
-
Monolog Tahun Baru
Setelah malam panjang dirayakan dengan meriah, lalu datang pagi mengantuk. Kita harus siap dengan yang selanjutnya.
-
Kerelaan
Memang sulit menjadi seseorang yang mengikhlaskan. Tidak ada jalan pintas selain mencobanya sedikit demi sedikit.
-
Koran Pagi
Membaca koran pagi adalah rutinitas. Namun apakah masih relevan?
-
Kesetiaan
Semua yang setia akan selalu pulang ke rumah yang tepat. Tempat rimbunnya kasih sayang dipelihara dengan saksama.
-
Kipas Angin
Bosan menghampiri di cuaca yang agak gerah. Kipas angin meniupkan perkara yang buat runyam.
-
Selesai Bertarung
Di balik senang-senang hari ini, ada pertarungan yang menghabiskan. Boleh diingat, tak perlu diulang.
-
Karton
Kita sering penasaran dengan hal yang kurang penting. Kalau yang satu ini bagaimana?
-
Memelihara Bahagia
Jangan biarkan gulma ada di sana. Rawat baik-baik, siapa tahu berbuah lebat.
-
Tahanan Ranjang (Puisi Joko Pinurbo)
Kapan bisa melarikan diri dari ranjang? Situasi sudah makin genting dan gawat.
-
Apel Duka
Ruang hati tidak bisa diisi sendiri. Banyak pengorbanan dan kasih dari insan di sekitar.
-
3 Perilaku Odoh & Egois
Tidak pernahkah kalian menyadari bahwa sesungguhnya alam masih lebih welas asih daripada manusia?
-
Kehilangan
Pencarian tidak menemukan hasil yang diinginkan. Mungkin sudah sepatutnya dihentikan?
-
Laut
Kita tidak pernah mencoba untuk merekognisi diri sendiri. Mau sampai kapan begini? Harus diubah hari ini.
-
Manggarai Arena
Siapakah yang akan menang hari ini? Tidak perlu khawatir, besok masih bisa kita taklukan.
-
Dhien
Dia tidak pernah lari meninggalkan tanahnya yang tercekik kolonial. Dia begitu berani memeluk perjuangan.
-
Akhir dan Tuntas
Setiap akhir dari sebuah jalan belum tentu menuntaskan segala urusan. Akan tetapi, jika sudah tuntas, maka telah berakhir.
-
Selamat Pergi Rumah!
Rumah merupakan satu hal yang paling intim dari manusia. Ia bersamanya sekaligus jauh darinya.
-
Di Kulkas: Namamu (Puisi Joko Pinurbo)
Kulkas ternyata tidak hanya menyimpan kebutuhan-kebutuhan dapur. Ia menyimpan banyak sekali kenangan, dari seseorang.
-
Sampai Kapan?
Yang ditunggu-tunggu tidak segera datang. Semoga tidak ada yang demikian lagi.
-
Aku Ingin Jadi Politikus
Politik itu panggung sandiwara paling menghibur. Membuat siapa saja tergoda untuk bermain di dalamnya.
-
Ahangkara
Kita sebagai manusia berbuat kerusakan tiada kira. Tidak ada yang dapat diperbuat kecuali menghilangkan kita.
-
Hanya (Puisi Sapardi Djoko Damono)
Beberapa hal di sekitar kita kadang tidak terlihat wujudnya, namun bisa kita coba untuk rasakan. Termasuk doa.
-
Sesuatu dalam Namamu
Untuk menjadi dewasa kita membutuhkan segalanya untuk diupayakan, tak terkecuali bantuan dari orang terkasih.
-
Merah
Dari sekian banyak warna, merah adalah representasi dari banyak hal penuh semangat. Tapi jika dibuat untuk mewakili sesuatu yang menyedihkan, apa jadinya?
-
Amin
Doa selalu menjadi sarana paling tepat untuk menjaga setiap orang yang kita cinta.
-
Paradoks
Cinta yang dimain-mainkan akan menghasilkan benci yang tidak main-main. Waspadalah!
-
Temanku Pemerintah
Teman bisa kita temukan di mana saja. Bahkan di depan wajahmu, sebagai musuh.
-
Kehidupan Selembar Kertas
Dengan tergesanya waktu kita akan terus bertemu orang baru. Tapi apakah dia akan jadi yang terakhir atau cuma seseorang yang mampir dalam kertas hidupmu?
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Puisi mencoba hidup di beberapa tempat. Di pikiran, di kertas, di layar, atau mungkin di udara lewat pembacaan. Jadi sudikah kamu ikut menghidupkan puisi di sini?
HOSTED BY
Swan
CATEGORIES
Loading similar podcasts...