PODCAST · fiction
Rasa dan Cerita Usang
by Miranda Aurellia
Mari ku dongengkan sebentar tentang rasa dan cerita yang sudah usang.
Episodes
-
5. Perjalanan Pulang Menuju Rumah
Untuk kamu ketahui, perjalanan pulang menuju rumah adalah hal yang ku tunggu-tunggu.
-
4. bincang tentang rasa: merayakan jiwa abu-abu
Kali ini kita bersenang-senang dulu, ya? Satu yang pasti, kamu harus berani bertahan. Itu saja.
-
3. bincang tentang rasa: perihal menghargai sesuatu
Waktu ga akan pernah ngulang apalagi terisi dengan momen yang sama persis, hargai dan nikmati selagi ada.
-
2. bincang tentang rasa: sebab rindu terlalu indah kalau tak berpulang
Kita udah selesai, tapi aku lega kamu adalah rindu yang enggak akan mau aku ulang dalam edisi yang sama. Kelak, kalau memang semesta mengizinkan, mari kita lakukan dengan benar kali itu. Sebab semuanya terlalu indah kalau enggak berpulang.
-
1. singgah untuk yang lelah
Karena sebenarnya aku bukanlah rumah. Aku hanya tempat kau singgah. Karena sebenarnya aku memberimu tenang yang fana, dan itu menjadi kenangan
-
24. bincang tentang rasa: hati yang sedang berhati-hati
Jangan karena rasa takut itu, kamu jadi menutup ruang hatimu yang baik itu. Jangan lupa hakmu untuk mencintai dan dicintai lagi.
-
23. how do you fall in love?
Bagaimana kamu jatuh cinta? Perlahan, secara rasional, mengalir begitu saja, semuanya sekaligus, tanpa paksaan dan tanpa disadari tiba-tiba sudah cinta saja.
-
22. penjahit luka
Sebenarnya dia tidak pernah menawarkan jasanya. Tapi anehnya aku berharap dia bisa menjahit memar ini.
-
21. cerpen: eternal
Eternal
-
20. soulmate
Seperdua dariku, kolaborasi warnaku, hal terindah yang pernah ku lihat.
-
19. cerpen: seseorang yang baik
"Saya juga masih memintamu kepada Sang Pemilik kita, Ammar. Keadaannya masih sama, tapi kali ini saya mau memberanikan diri untuk kita.”
-
18. cerpen: angkasa terindah
"Anka, kalau gue adalah seorang pilot, gue akan selalu menerbangkan pesawat ke angkasa dan jatuh mendarat tepat di mata lo. Lo adalah angkasa terindah yang pernah gue jelajahi." -Mahesa
-
17. cerita yang menggantung
Pada akhirnya dia adalah cerita yang sudah harus selesai sebelum dimulai. Rasanya sudah cukup berharap untuk menyambung cerita itu lagi. Karena pemeran tokoh utamanya sudah bergegas pergi.
-
16. suara dari rasa untuk diri saya
Manusia di desain untuk merasakan berbagai rasa agar bisa belajar. Terlepas dari pahit maupun manisnya rasa itu, semoga diri ini selalu kuat untuk merasakannya.
-
15. bincang tentang rasa: inner child (sosok kecil di dalam diri)
Ada beberapa hal yang melukai kita ketika kecil. Tanpa sadar, luka itu bersemayam kemudian menarik kita untuk meminum racun atau malah meracuni orang lain.
-
14. untuk apa saya bertahan?
Karena hal-hal kecil yang membuat saya bahagia ini, saya tetap ingin bertahan.
-
13. apakah kuat = tidak pernah hancur?
Semakin dewasa, manusia dituntut menjadi sosok yang selalu kuat. Seolah-olah kita adalah manusia super. Padahal keahlian manusia bukanlah itu. Bisa tidak kita jujur sejenak pada diri sendiri?
-
12. i have something to say
Hai. Apa kabar?
-
11. bincang tentang rasa: scars, pain and sorry
Memaafkan bukanlah hal yang mudah. Dan benar kata orang-orang, bahwa memaafkan diri sendiri lebih sulit dibanding memaafkan orang lain.
-
10. thank you and i love you
I just.. love you.
-
9. bincang tentang rasa: hubungan antar manusia
Alangkah sangat beruntungnya seseorang yang dapat berhubungan baik dengan sesama manusia. Kalau tidak bisa mendapatkan orang yang baik, jadilah orang baik itu sendiri.
-
8. penerimaan
Perkenalkan, aku perempuan yang banyak mau dan banyak kurangnya. Masih mau bertahan?
-
7. merindu
Apakah ini perasaan semacam rindu atau benar-benar rindu?
-
6. di kesunyian
Biarlah kita sejauh ini. Aku hanya bisa merangkum kita dalam doa yang selalu aku semogakan.
-
5. merayakan sebuah kehadiran
Seharusnya.. Seharusnya kamu merayakan kehadiranku waktu itu. Dan berduka atas ketiadaanku.
-
4. teman cerita yang setia
Semoga kita semua segera menemukan teman cerita yang setia mendengar segala riuh di kepala.
-
3. tepat pukul tiga malam
Waktu rawan untuk mengenang seseorang.
-
2. perihal mengikhlaskan
Ada apa-apa yang tidak selalu harus menyatu. Karena memang bukan untuk satu sama lain. Jadi, ku katakan bahwa aku sudah cukup disini saja sambil mendoakan kebahagiaanmu dari jauh. https://anchor.fm/miranda-aurellia8
-
1. lagi-lagi dipatahkan
Apa jadinya kalau hati ini diselenggarakan sayembara untuk kemudian dipatahkan? https://anchor.fm/miranda-aurellia8
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
Loading similar podcasts...