PODCAST · society
Rizal Junior
by Rizal Junior
" Bisa tolong bantu aku, bagaimana memberikan hati tanpa harus percaya penuh? Kasihan hatiku Sudah cukup rapuh. Jika sekali lagi terjatuh, aku rasa hatiku akan lumpuh "
Episodes
-
Eps.62. Topeng Kehidupan
Sebuah hubungan dibangun dengan pondasi kepercayaan dan kata nyaman ya? Koreksi dulu kalo salah. Kenapa saya hanya menyebutkan dua hal, karena dua hal itu yang paling krusial. Pernah kah kalian membangun hubungan dengan kata kepercayaan, tapi sayangnya orang yang kita anggap baik dan bisa...
-
Eps.61. Sepotong Cerita
Karena sepotong cerita tidak akan pernah usai di satu telinga. Sebab cerita kita akan terlihat biasa saja ditempat dan raga yang tidak seharusnya.
-
Eps.60. Mental Aman?
Siklus hidup ini indah, rotasi bumipun ada masanyanya, misalnya kek matahari itu ada waktu terbit dan terbenamnya, abis itu digantikan malam dan terbitnya rembulan Bersama bintang , dan Pelangi indah juga gabakal terlihat setiap saat bukan, jadi terkadang setelah derasnya hujan Pelangi hadir…
more -
Eps. 58. Nol Koma Cinta
Jadi gini, sebenernya istilah menemani seseorang atau pasangan kita dari bawah itu kek gambling sih, sama kek hidup. Perbandingannya sekian persen, antara ada yang mau nemeni dan engga, emang mereka yg nemenin dari bawah bulshit ya bang? Engga juga, mereka punya alasan untuk bertahan dan berjuang...
-
Eps. 57. Overthingking
Sebagian orang pernah mengalaminya juga, Ketika sendirian, pasti kita selalu terbesit hal-hal negative terutama tentang hidup. Entah tentang cita-cita, krtiteria pendamping hidup, atau sebuah pekerjaan kedepannya.
-
Eps. 56. Bukan Pilihan
Beberapa dari kita kehilangan arah, kehilangan sentuhan tentang rasa, dan selebihnya yang berjalan hanyalah sebuah logika. Dimana semua seakan tak berdaya di hantam siklus yang Bernama asmara.
-
Eps. 55. Kenyataan Hidup
Hadapi dengan senyuman, bukan penyesalan.
-
Eps. 54. Ibu Pertiwi
Puisi ini teruntuk kita semua yang sedang berjuang dan bertahan, karena kita adalah indonesia!
-
Eps. 53. Batasan diri
Kita boleh push ragam pikiran kita Cuma kita tahu Batasan Batasan diri kita, oke segini kemampuan kita? Yaudah syukurin, jangan dipresure berlebihan nanti tumbang, kasihan kalian gaada yang ngingetin buat makan, hehe canda.
-
Eps. 52. Bukan Perbandingan
Bukan karena rupa aku mencintainya, tapi karena hatinya yang menggenggam kata setia. Bukan karena harta aku menyayanginya, namun karena isi kepala dan prinsip hidupnya yang membuatku terkesima.
-
Eps. 51. Kalimat Tanya
Kita adalah jawaban dari tiap-tiap doa yang melangit setiap malamnya, Tuhan memilih kita bukan tanpa sebuah alasan, karena memang kita mampu dan bisa!
-
Eps. 50. Sebuah Rahasia.
Setiap orang punya pilihan, setiap orang berhak menentukan, siapa yang pantas mendengarkan sebuah cerita rahasia.
-
Eps. 49. Senja Berbeda
Aku pernah meninggikan harap, sebelum akhirnya ia pergi dan enggan mau menetap, sementara aku masih menatap senja yang sama meskipun aku kehilangan separuh raga.
-
Eps. 48. Bicara Komitmen
Jangan pernah berniat merubah seseorang, bila dirimu masih mampu dan menganggap itu adalah hal lumrah dan wajar, yaudah terima aja, itu resiko dari pilihan kita.
-
Eps. 47. Pasangan Berengsek!
kita bakal terlihat berengsek dimata orang yang tidak suka dengan diri kita, dan kita akan terlihat menawan didepan orang yang tulus mencintai kita.
-
Eps. 46. Persepsi Kehidupan
Benar menurut kita belum tentu benar menurut mereka.
-
Eps. 45.Perbedaan
Perbedaan itu akan tetap ada, tetapi bagaimana kita bisa membuat perbedaan itu indah.
-
Eps. 44. Bicara Kemungkinan.
Bicara kemungkinan, bicara tentang adanya peluang dan kesempatan, kita harus pandai memilih dan memilih agar tau mana yang terbaik untuk diperjuangkan.
-
Eps. 43. Bicara Perempuan.
Bicara tentang perempuan, berarti saya bicara tentang ibu, sosok perempuan tangguh dibalik laki-laki kuat yang selalu berkeringat.
-
Trailer - Sayap Patah.
Maka, mencintaiku haruslah dengan perasaan yang lapang, serta pemikiran yang membuang kecurigaan.
-
Eps 42. Kehilangan.
Overthinking akan terjadi karena lingkungan yang membentuk diri kita, terlebih terbatasnya ruang gerak serta tempat dimana kita bisa bercanda dan tertawa, sedih dan sebagainya terbatasi oleh keharusan dan keadaan.
-
Eps 41. Hidup Kok Membosankan!
Hidup ini seimbang, kita harus siap dengan segala hal yang akan terjadi didepan. siap menerima dan menyelesaikannya.
-
Eps 40. Prioritas Hidup.
Semakin dewasa kita hanya perlu berpikir secara positif, menghadapi apa-apa yang kita jalani penuh suka cita.
-
Eps 39. Attitude.
Diera digital ini kita dituntut bukan hanya cerdas didalam kehidupan nyata, namun di dunia maya kita juga harus pandai meng-filter hal-hal yang mungkin bisa merugikan, khususnya didalam menerapkan etika.
-
Eps 37. Arogansi Hidup.
ketika dua kepala bertemu, diskusi tentang hal-hal menarik selalu tersaji.
-
Eps 36. Pengen Nikah.
Bicara pernikahan, bicara kesiapan mental komitmen serta tanggung jawab kita terhdap pasangan kita. Selagi muda banyakin usaha, bukan banyakin ghibah.
-
Eps 35. Rintik Hujan
Hujan tidak selalu membawa kesedihan, karena hujan selalu punya cara untuk meninggalkan cerita.
-
Eps 34. Alur Kehidupan.
Biasanya kita mudah menyimpulkan kehidupan seseorang, mengatakan bahwa hidup orang lain terasa mudah, namun nyatanya semua hidup manusia adalah perjuangan.
-
Eps 33. Selalu Ada Pelangi.
kebanyakan dari kita tidak pernah menyadari, bahwa setelah turunnya hujan selalu tercipta pelangi yang indah.
-
Eps 32. Jalan Hidup
Hidup ini bukan ajang perbandingan, setiap insan punya jalan kehidupan, berbeda dan tak sama.
-
Eps 31. Bicara Rasa.
Pandailah menentukan pilihan, menentukan seseorang yang pantas diperjuangkan, untuk mengarungi bahtera kehidupan.
-
Eps 30. Mewakili Kehilangan.
Pada akhirnya kita harus siap merelakan kepergian, mengikhlaskan kehilangan.
-
Eps 29. Kenali Dirimu.
Bijaklah dalam berharap dan dalam meninggikan sebuah keinginan. Tentu kita tau seberapa bisa diri kita akan menggapai.
-
Eps 28. Bukan Relationshit.
Hubungan itu selalu ada pembeda, selalu ada masalah didalamnya, kita hanya perlu memperbaiki, belajar dari semua hal yang terjadi.
-
Eps 26. Teruntuk Ibu.
Sering kali tanpa sengaja melukai hatinya, menggores perasaannya. Sudahkah kita mohon ampun kepadanya? Agar setiap langkah kita direstui olehnya.
-
Eps 25. Realistis Atau Naif?
Kita terlalu naif bila harus menyamaratakan hidup seseorang, terlalu naif jika hanya pandai berkomentar dan menilai kehidupan seseorang, tanpa berkaca bagaimana diri ini memiliki kekurangan!
-
Eps 24. Teruntuk Tuan & Puan.
Melihat ibu pertiwi yang sedang susah, air matanya terjatuh. Ketika melihat negeri ini.
-
Eps 23. Unfinished Business.
Urusan yang belum selesai dengan masa lalu. Lebih baik aku lupa dan amnesia, dibanding harus mengingat kembali memori tentang kita.
-
Eps 22. Pendengar setia.
Terima kasih
-
Eps 21. Hai Sahabat.
Sahabat adalah penopang didalam kegelisahan, penyeimbang disaat hati merasa sukar.
-
Eps 20. Circle Kehidupan.
Hidup ini bukan hanya untuk memuaskan sebuah komentar.
-
Eps 19. Hujan Dalam Dekapan.
Hujan selalu menenangkan, meski ia jatuh berkali-kali ke bumi, ia tetap sudih untuk kembali.
-
Eps 18. Bosan.
Seringkali kita mengakhiri sebuah hubungan karena alasan bosan. Padahal rasa bosan adalah hal yang wajar.
-
Eps 17. Tenang.
Tidak semua hal bisa diselesaikan dengan isi kepala, karena pemeran utamanya terletak dihati kita.
-
Eps 16. Setia itu Mahal.
Karena mahal dan berharga kesetiaan tidak akan pernah mampu dilakulan oleh orang murhan!
-
Eps 15. Bulan Puasa Tanpa Cerita
Semoga dibulan puasa semua masalah, baik wabah dan yang lainnya lekas usai. Dan semoga sang pencipta selalu melindungi kita.
-
Eps 14. Isyarat Cinta.
Yang pergi akan tetap pergi dan yang bertahan akan tetap tinggal.
-
Eps 13. Wabah dan Nestapa
sebelum adanya tagline #sosial distancing jarak sosial . sebenarnya tanpa di sadari, kita sudah menerapkan jarak sosial, kok bisa sih? Padahal aku enggak ngerasa demikian toh yaa ketika ngopi bareng fine-fine aja ( mungkin itu yang ada dibenak kita semua. Padahal, tanpa kita sadari, disaat kita...
-
Eps 12. Pesan Cinta Untuk Ayah.
Banyak hal yang kita lupakan, tentang bagaimana perjuangan ayah kita, untuk membesarkan kita, mengabaikan banyak hal tentang seruhan dan nasehatnya, padahal kita lupa bahwa itu semua demi kebaikan kita kedepannya. Kali ini saya akan mewakili kita semua untuk bertutur kata menyampaikan pesan cinta...
-
Eps 11. Logika dan Cinta
Lelaki selalu punya cara untuk membohongi wanitanya, dan wanita selalu punya cara untuk mengetahuinya.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
" Bisa tolong bantu aku, bagaimana memberikan hati tanpa harus percaya penuh? Kasihan hatiku Sudah cukup rapuh. Jika sekali lagi terjatuh, aku rasa hatiku akan lumpuh "
HOSTED BY
Rizal Junior
CATEGORIES
Loading similar podcasts...