PODCAST · news
RRI Banjarmasin
by RRI Banjarmasin
Official Podcast RRI Banjarmasin
-
64
Penyiar & Penyair
Ngobrol Asik. Harus beda.!!! Harus sama.!!! Gak juga, mau jadi apapun kembali pada diri sendiri, dan jadilah diri sendiri. #podcast #rripodcast
-
63
Masjid Jami Banjarmasin
Masjid Jami Banjarmasin atau yang lebih dikenal dengan Masjid Sungai Jingah adalah sebuah masjid bersejarah dan tertua kedua di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Masjid ini memiliki arsitektur yang sangat menarik karena terbuat dari perpaduan ornamen kesultanan Banjar, dan Jawa. Masjid Jami Banjarmasin didominasi dengan warna hijau sebagai ciri khasnya. Hasil dari perpaduan ornamen serta warna tersebut membuat masjid ini tampak begitu indah dan mewah serta masih ada kesan tradisionalnya.
-
62
Masjid Nurul Amilin
Masjid Jami Nurul Amilin adalah masjid tertua ketiga di kota Banjarmasin. Setelah Masjid Sultan Suriansyah di Kuin, dan Masjid Jami Sungai Jingah. Awalnya pembangunan Masjid akan dibangun sekitar tahun 1938 namun baru terealisasikan pada 1942 awal zaman penjajahan Jepang. Masjid Jami Nurul Amilin atau Haur Kuning banyak memiliki peninggalan sejarah yang sangat menarik diantaranya tempat Azan zaman dahulu yang terletak di dalam masjid, pintu-pintu masjid masih asli sejak dibangun pertamannya dan juga Mimbar masjid juga dibangun seiring pembangunan Masjid.
-
61
Masjid Sultan Suriansyah
Masjid Sultan Suriansyah adalah masjid tertua di Kalimantan Selatan. Terletak di tepi Sungai Kuin, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, dibangun antara tahun 1525-1550 M, pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah, Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam.
-
60
Masjid Sultan Suriansyah Sebagai Cikal Bakal Masuknya Islam di Kalimantan Selatan
Masjid Sultan Suriansyah sebagai cikal bakal masuknya islam di Kalimantan Selatan. Masjid Sultan Suriansyah atau Masjid Kuin adalah sebuah masjid bersejarah di Kota Banjarmasin yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah, Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam.
-
59
Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Masjid ke Masjid, sebuah program khusus RRI Banjarmasin untuk siaran Ramadan 1444 H. Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin atau yang lebih dikenal dengan Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah masjid terbesar di Kota Banjarmasin. Sabilal Muhtadin dipilih untuk nama Masjid Raya Banjarmasin sebagai penghormatan terhadap ulama besar almarhum Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
-
58
Ngopi & Debat Piala Dunia 2022
Ngobrol dan Debat Piala Dunia 2022 Bersama Sofyan (Asisten Pelatih Barito Putera) & Rifan (Musisi/Pemain Bola)
-
57
Ngopi "Ngobrol Piala Dunia" Bersama Rifan
Ngopi "Ngobrol Piala Dunia" Bersama Rifan (Musisi/Pemain Antasan Raden FC)
-
56
Ngopi "Ngobrol Piala Dunia" Bersama Sofyan Morhan
Edisi kali ini Ngopi bersama Sofyan Morhan, Asisten Pelatih Barito Putera.
-
55
MENYELAMATKAN BEKANTAN MELESTARIKAN LINGKUNGAN
Bekantan adalah jenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan dan merupakan satu dari dua spesies dalam genus Nasalis. Bekantan merupakan hewan endemik pulau Kalimantan yang tersebar di hutan bakau, rawa dan hutan pantai.
-
54
Makam Surgi Mufti
Syekh Jamaluddin Al Banjari yang juga lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Surgi Mufti, merupakan salah satu ulama besar Kalimantan Selatan yang hidup di masa penjajahan Belanda. Makam Surgi Mufti terdapat di Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
-
53
Pagelaran Madihin
Madihin adalah salah satu bentuk sastra lisan Banjar di Kalimantan Selatan. Nama Madihin berasal dari kata madah dalam bahasa Arab yang berarti "nasihat", tapi bisa juga berarti "pujian". Untuk video bisa disaksikan disini : https://www.youtube.com/watch?v=8lXmNPXeCoU
-
52
KALEIDOSKOP UMUM DAN KRIMINAL 2021
Berbagai peristiwa umum dan kriminal yang terjadi sepanjang tahun 2021.
-
51
KALEIDOSKOP OLAHRAGA 2021
Berbagai peristiwa dari dunia olahraga sepanjang tahun 2021.
-
50
Serial Amat Normal (Edisi Ramadhan) Episode 4
Ada hubungan apakah Jamilah dan Hengki? Dan bagaimana perasaan amat? Ingin tau kelanjutan kisahnya? dengarkan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin atau melalui app RRIPPLAYGO.
-
49
Drama Radio 'Amat Normal" episode 8
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kelanjutan kisah sebelumnya? dengarkan dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
48
Pesan Bahagia Dari Rumah Panti
Menjadi pengasuh anak yatim tak pernah terbayangkan oleh Nurkholis Majid. Merantau ke Tanah Kalimantan ternyata menjadi pembuka jalan meraih tujuan hidup yaitu mencari kebahagiaan. Memang tidak mudah merawat, mengasuh dan mendidik anak panti, terlebih kebanyakan anak-anak di panti asuhan ini adalah mereka yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung. Inilah teladan ramadhan "Pesan Bahagia Dari Rumah Panti"
-
47
Serial Amat Normal (Edisi Ramadhan) Episode 3
Serial Amat Normal edisi Ramadhan, sandiwara radio produksi RRI Banjarmasin. Setelah pertemuan di mall, kejadian apakah yang akan dialami Amat Normal. Ingin tau kisahnya? dengarkan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin atau melalui app RRIPPLAYGO.
-
46
Serial Amat Normal (Edisi Ramadhan) Episode 2
Serial Amat Normal edisi Ramadhan, sandiwara radio produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kisahnya? dengarkan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin atau melalui app RRIPPLAYGO.
-
45
Serial Amat Normal (Edisi Ramadhan) Episode 1
Serial Amat Normal edisi Ramadhan, drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kisahnya? dengarkan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
44
Menepis Batas Disabilitas
Menjadi motivator tidak harus terlahir sempurna. Tanpa dilengkapi Indra Penglihatan, remaja di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan mampu menjadi sosok panutan yang menginspirasi. Inilah kisah "Menepis Batas Disabilitas"
-
43
Mentari Diujung Senja
Yudi Irawan (33) adalah pengasuh di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera pada wisma pelayanan khusus (pelsus). Sudah 10 tahun Ia melakoni pekerjannya. Selama itu pula banyak hal yang didapat ketika merawat para lansia. Apa yang dilakukan oleh Yudi memang terasa spesial. Karena sebagai pengasuh di pelsus memerlukan empati yang tinggi karena dituntut kesabaran dan keikhlasan. Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera yang berlokasi di Landasan Ulin Banjarbaru memiliki 14 wisma dengan jumlah penghuni 110 orang. Bagi Yudi merawat para lansia adalah ibadah karena tidak perlu menunggu usia tua. “Jadi beruntunglah bagi mereka yang masih memiliki orang tua karena masih bisa berbakti", ujarnya. Sebahagia apa pun mereka kini, pelayanan terbaik bagi para lansia tetaplah keluarga mereka sendiri.
-
42
Drama Radio 'Amat Normal" episode 7
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kelanjutan kisahnya? dengan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
41
Drama Radio 'Amat Normal" episode 6
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kelanjutan kisahnya? dengan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
40
Drama Radio 'Amat Normal" episode 5
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kelanjutan kisahnya? dengan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
39
Drama Radio 'Amat Normal" episode 4
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin. Ingin tau kelanjutan kisahnya? dengan disini dan jangan lupa juga staytuned RRI Banjarmasin.
-
38
Guru Keliling (Episode 17 Februari 2021)
Pandemi Covid-19 menjadi kewaspadaan bersama, namun belajar mengajar terus diupayakan terselenggara sehingga siswa tetap bisa belajar, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus.
-
37
Drama Radio 'Amat Normal" episode 3.
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin.
-
36
Guru Keliling, edisi 27 Januari 2021.
Pandemi Covid-19 menjadi kewaspadaan bersama, namun belajar mengajar terus diupayakan terselenggara sehingga siswa tetap bisa belajar, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus. Guru Keliling, program inisiasi RRI bersama sekolah, dimana guru mendatangi siswa selama pandemi Covid-19.
-
35
Drama Radio 'Amat Normal" episode 2.
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin.
-
34
Drama Radio 'Amat Normal" episode 1.
Serial drama situasi komedi produksi RRI Banjarmasin.
-
33
Feature Budaya - Kapipitan Lamut
Lamut adalah sebuah tradisi berkisah yang berisi cerita tentang pesan dan nilai-nilai keagamaan, sosial dan budaya Banjar. Lamut merupakan seni cerita bertutur dibawakan dengan terbang, alat tabuh untuk seni hadrah. Kesenian lamut juga bisa menjadi media penyembuhan yang disebut Lamut Batatamba berfungsi sebagai pengobatan, misalnya kepipitan lamut atau anak yang sakit panas yang tidak sembuh-sembuh, atau ada orang yang sulit melahirkan dan lain-lain. Pertunjukan lamut batatamba haus disertai dengan sejumlah persyaratan, yaitu piduduk yang terdiri dari perangkat piduduk atau sesaji), perapin atau dupa, beras kuning, garam, kelapa utuh, gula merah, dan sepasang benang–jarum. Setelah itu dilakukan tepung tawar, membacakan doa selamat, dan memandikan air yang telah didoakan kepada si sakit.
-
32
Keluarga Pro2 - Mengenal Pak Khairil
Setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Terima kasih banyak untuk Kepala Bidang Siaran, Bapak Drs Khairil Anwar, M.M. atas dedikasi untuk RRI Banjarmasin. Semoga bisa bertemu di lain kesempatan.
-
31
Keluarga Pro2 - Eps Gimana Bisa Kerja di RRI
Gimana sampai bisa kerja di RRI, yuuuuuk dengarin curhatnya Keluarga Pro2.!
-
30
Feature Budaya - Damarwulan
Kesenian Damarwulan Banjarmasin merupakan kesenian teater tradisional dari suku Banjar. Nama kesenian ini diambil dari pementasannya yang dulunya dilakukan pada malam hari saat bulan purnama (wulan), dan diterangi oleh penerangan dari getah pohon yang dalam bahasa banjar disebut damar. Damarwulan Banjarmasin ini berkisah seputar tokoh yang juga bernama Damarulan. Tokoh ini memiliki kesamaan dengan karakter Arjuna dalam cerita perwayangan. Kesenian ini juga memiliki tokoh-tokoh yang hampir mirip dengan wayang seperti Minak Djinggo, Minak Sugeno, dan lainnya. Dalam pementasan Damarwulan dibutuhkan seseorang yang berperan mengatur alur ceritanya seperti layaknya dalang, namun penuturannya dalam bahasa Banjar.
-
29
Amat Normal (Eps. 1)
Mau tau siapa Amat Normal? Dengarin yuuuuk episode perdana Serial Amat Normal di Podcast RRI Banjarmasin.
-
28
Guru Keliling (Episode 16 Desember 2020)
Pandemi Covid-19 menjadi kewaspadaan bersama, namun belajar mengajar terus diupayakan terselenggara sehingga siswa tetap bisa belajar, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus. Guru Keliling, program inisiasi RRI bersama sekolah, dimana guru mendatangi siswa selama pandemi Covid-19.
-
27
Keluarga Pro2 - Eps Layanan Streaming di Indonesia
Zaman serba digital dan semuanya serba pindah ke Internet juga, nih. Sekarang juga mudah banget buat kita mengakses film, lagu, video dan lain-lain melalui layanan streaming. Kali ini bakal kita kupas nih, Layanan Streaming yang ada di Indonesia
-
26
Proklamasi 17 Mei 1949
Proklamasi Kalimantan 17 Mei 1949 adalah sebuah proklamasi yang menyatakan Kalimantan bagian yang tak terpisahkan dari Republik Indonesia sebagai reaksi atas Perjanjian Linggarjati yang menyatakan hanya pulau Jawa yang merupakan wilayah Republik Indonesia. Pada tanggal 15 Mei 1949, dilakukan perumusan teks proklamasi di Telaga Langsat. Perumusan di pimpin oleh H. Aberani Sulaiman, dibantu oleh Gt. Aman, Hasnan Basuki, Pangeran Arya, Budi Gawis dan Romansie. Selesai perumusan naskah teks proklamasi di bawa Kardi dan H Ramli untuk diantar ke Hasan Basry. Sesampainya di Ni’ih, teks proklamasi ditandatangani Hasan Basry di hadapan para pejuang yang telah berkumpul. Setelah itu, dilakukan persiapan kegiatan proklamasi, dengan tempat dipilih di Mandapai pada tanggal 17 Mei 1949.
-
25
WAYANG KULIT BANJAR - PERANG JAYAWINANGUN BAG 1
Sejarah Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, telah mengenal pertunjukan wayang kulit sekitar awal abad ke-XIV. Pernyataan ini diperkuat karena pada kisaran tahun 1300 sampai dengan 1400, di mana Kerajaan Majapahit telah menguasai sebagian wilayah Kalimantan (Tjilik Riwut, 1993), dan membawa serta menyebarkan pengaruh agama Hindu dengan jalan pertunjukan wayang kulit. Masa perkembangan agama Islam Pada saat memudarnya kerajaan Majapahit dan mulai berdirinya kerajaan Islam (1526 M), pertunjukan wayang kulit mulai diadaptasi dengan muatan-muatan lokal yang dipelopori oleh Datuk Toya, penyesuaian itu terus berlangsung sampai abad ke-XVI, perlahan-lahan wayang kulit itu berubah, dan sesuai dengan citra rasa dan estetika masyarakat Banjar. Bahan dan bagian wayang Bahan untuk membuat wayang kulit di Jawa biasanya adalah kulit/tulang kerbau, mengingat pada saat itu kerbau kurang dibudidayakan, maka bahan untuk membuat wayang kulit Banjar ini berasal dari kulit sapi bahkan adapula yang terbuat dari kulit kambing. Secara umum bentuk dan fostur wayang kulit Banjar relatif lebih kecil apabila dibandingkan dengan wayang kulit yang asal dari Jawa, demikian pula dengan penatahan (ornamen), dan pengecatannya lebih sederhana, mengingat dalam pegelaran wayang kulit Banjar "lebih diutamakan oleh bayangan berdasarkan penglihatan dari belakang layar", sehingga ornamen, detail dan warna,kurang terlihat oleh penonton, karena dibatasi oleh layar. Penyelenggaraan Pertunjukan wayang kulit Banjar biasanya diselenggarakan pada kesempatan khitanan, upacara perkawinan adat, hari-hari besar nasional, ataupun untuk memenuhi nazar seseorang, dengan tempat pertunjukan di tanah lapang, halaman kantor/ rumah yang dapat menampung penonton, yang menyaksikannya dengan berdiri, duduk ataupun lesehan sesuai keinginannya. Pertunjukan wayang kulit Banjar biasanya di atas panggung, lengkap dengan layar dan alat penerangan "blencong", merupakan lampu dengan sumbu api dengan bahan bakarnya dari minyak kelapa. Pada saat wayang kulit dimainkan oleh dalang, blencong tersebut dipasang di belakang layar, sehingga jatuhnya bayangan dari wayang kulit tepat pada layar . Di sisi kiri dan kanan dalang dipasang barisan wayang kulit, sementara pada penabuh gamelan duduk di belakang dalang sambil memainkan alat musiknya masing-masing.
-
24
DONGENG ANAK - KOTAK AJAIB
Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang
-
23
Guru Keliling (Episode 2 Desember 2020)
Pandemi Covid-19 menjadi kewaspadaan bersama, namun belajar mengajar terus diupayakan terselenggara sehingga siswa tetap bisa belajar, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus. Guru Keliling, program inisiasi RRI bersama sekolah, dimana guru mendatangi siswa selama pandemi Covid-19. Prioritas program ini untuk siswa-siswi berkebutuhan khusus dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang paling merasakan dampak karena kesulitan menerima pembelajaran melalui daring.
-
22
Feature "Nasalis Larvatus Diantara Konflik dan Kepunahan"
Nasalis larvatus atau yang dikenal dengan bekantan populasinya terancam punah. Kebakaran hutan, perburuan liar, dan kerusakan konsevasi habitat menjadi penyebab menurunnya populasi satwa langka ini. Dari data Badan Konservasi Sumber daya Alam BKSDA Kalsel jumlah bekantan yang tersisa hanya 3031 ekor. Namun yang masuk wilayah konservasi hanyalah 1292 ekor. Artinya masih ada ribuan bekantan diluar sana yang keberlangsungananya masih terancam. Terganggunya habitat bekantan akibat ulah tangan manusia membuat bekantan harus keluar konservasi mendatangi perkampungan warga. Hasil kebun milik warga menjadi santapan kawanan bekantan yang kelaparan. Konflik antara manusia dengan bekantan tak terhindarkan. Reportase langsung kelapangan dilakukan mulai dari mendatangi pemukiman warga yang kerap diserbu kawanan bekantan yang kelaparan, hingga ke lokasi pulau curiak sbagai salah satu tempat yang akan dijadikan kawasan ekosistem esensisal diluar konservasi. Untuk menuju ke pulau ini harus menempuh jalur sungai dengan menumpangi perahu mesin. Bagaimana masyarakat disekitar pulau curiak hidup berdampingan dengan hewan endemic ini. Apakah masih ada harapan bagi primata pemalu ini untuk bertahan dan berkembang biak. Inilah Indepth Reporting berjudul "Nasalis Larvatus Diantara Konflik dan Kepunahan"
-
21
Guru Keliling (Episode 25 November 2020)
Pandemi Covid-19 menjadi kewaspadaan bersama, namun belajar mengajar terus diupayakan terselenggara sehingga siswa tetap bisa belajar, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus. Guru Keliling, program inisiasi RRI bersama sekolah, dimana guru mendatangi siswa selama pandemi Covid-19.
-
20
Keluarga Pro2 (Eps 1 Introduction)
Radio pindah ke Podcast? Ya bisa lah. Yuk, kenalan lebih intim sama penyiar RRI. Kita bakal sharing banyak banget di Podcast. So, pantengin terus ya!
-
19
SANDIWARA RADIO - Legenda Anak Sima
Kisah mistis kali ini diambil dari suku Banjar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Sebuah daerah yang memang kental dengan aroma mistisismenya. Banyak dari masyarakatnya masih percaya dengan kisah-kisah leluhur, seperti legenda Anak Sima yang satu ini Anak Sima adalah makhluk setengah manusia dan setengah astral. Sosok ini merupakan makhluk jadi-jadian yang sangat suka memakan jantung manusia. Asal-usul dari Anak Sima berawal sejak ratusan tahun yang lalu, ketika seorang perempuan membuang anaknya ke dalam hutan. Perempuan itu membuang anaknya karena ia malu dengan anaknya yang merupakan hasil dari hubungan gelapnya. Ditinggal di hutan, si bayi tidak meninggal. Ia ternyata dipelihara oleh Siluman Takau, sosok astral yang terkuat di tanah Banjar. Sosok itu begitu menyayangi Anak Sima, ia rela melakukan apa saja untuk melindungi Anak Sima. Ia akan menuruti semua keinginannya hingga ia mewariskan sebagian kekuatannya padanya. Dalam asuhan Siluman Takau, Anak Sima diberi makan jantung manusia hingga ia selalu menginginkan jantung manusia yang masih hidup. Sejak saat itulah, legenda hantu Anak Sima yang mengerikan dimulai. Anak Sima akan menjerat korbannya dengan menangis sebelum akhirnya memakan jantung korbannya dari punggung. Konon, dahulu ada seorang perempuan tua yang menjadi korbannya. Pada suatu hari, perempuan itu mencari kayu bakar ke dalam hutan ketika ia dikejutkan oleh suara tangisan bayi. Dicarilah sumber suara tersebut, betapa kagetnya ia ketika ia menemukan sesosok bayi dalam kondisi yang memprihatinkan. Awalnya, perempuan itu tidak berani untuk mendekat. Namun ketika Anak Sima memanggilnya dengan kata ‘Uma’ yang artinya Ibu, si perempuan tiba-tiba luluh dan menggendong Anak Sima. Ia berencana untuk membawa pulang anak tersebut dan menjadikannya anak. Di dalam perjalanan, si perempuan tua merasa aneh. Semakin lama, punggungnya terasa berat dan basa, juga perih. Ketika ia memeriksa ke belakang, ia terkejut melihat anak yang ia gendong memakan dagingnya sedikit demi sedikit hingga berlubang dan menarik paksa jantungnya.
-
18
Sandiwara Radio - Hamuk Hantarukung
Sebuah cerita perlawanan Rakyat Kalimantan Selatan Kepada Belanda pada masa Sultan Muhammad Seman Bin Pangeran Antasari. Berawal dari Bukhari dan adiknya Santar datang ke Kampung Hantarukung untuk menyusun suatu pemberontakan rakyat terhadap pemerintah Belanda. Kedatangan Bukhari diterima hangat oleh penduduk Kampung Hantarukung. Sebanyak 25 orang penduduk telah menyatakan diri sebagai pengikutnya, dan di bawah pimpinan Bukhari dan Santar siap untuk melakukan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda. Gerakan Bukhari ini bahkan kemudian mendapat dukungan selain penduduk Kampung Hantarukung, juga penduduk Kampung Amparaya dan Kampung Ulin. Sehubungan dengan itu alasan perlawanan yang dikemukakan bahwa penduduk dari tiga kampung itu tidak bersedia lagi melakukan kerja rodi, dan terjadilah pertempuran yang dikenal dengan Hamuk Hantarukung.
-
17
Sandiwara Radio - Nisan Berlumur Darah
Nisan Berlumur Darah adalah sebuah cerita rakyat yang berasal dari daerah Martapura, Kalimantan Selatan.
-
16
Sandiwara Radio - Legenda Putri Junjung Buih
Puteri Junjung Buih adalah seorang Putri Raja dari Kerajaan Negara Dipa menurut Hikayat Banjar. Putri ini berasal dari unsur etnis pribumi Kalimantan. Dalam cerita sejarah putri ini berasal dari buih yang muncul di sungai, Puteri Junjung Buih merupakan anak angkat dari Lambung Mangkurat yang di perolehnya ketika betapa.
-
15
Sandiwara Radio - Legenda Telaga Bidadari
Kalau di Jawa Tengah ada leganda Jaka Tarub, Kalimantan Selatan juga memiliki cerita rakyat yang mirip, yaitu Telaga Bidadari. Desa Telaga Bidadari di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) konon diambil dari cerita turun temurun, adanya tujuh bidadari yang pernah mandi di sebuah telaga yang ada di desa ini.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Official Podcast RRI Banjarmasin
HOSTED BY
RRI Banjarmasin
CATEGORIES
Loading similar podcasts...