Skip to content
Sains Sekitar Kita podcast artwork

PODCAST · education

Sains Sekitar Kita

by KBR Prime x The Conversation

Mengulas fakta unik dan menakjubkan tentang sains dan berkenalan dengan ilmuwan tanah air yang mendunia!

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Apr 12, 2026 · Source feed

Episodes

  1. Krisis Iklim dan Dampaknya pada Perempuan Disabilitas

    Semua bisa kena dampak krisis iklim. Tanpa kecuali. Tapi ada kelompok yang disebut rentan atau beresiko tinggi akibat perubahan iklim yakni perempuan dan kelompok difabel. Sayangnya mereka kurang dilibatkan dalam rencana-rencana yang berkaitan dengan iklim. Di episode terakhir Sains Sekitar Kita...

  2. Menunggu Integrasi Pendidikan Iklim dalam Kurikulum

    Pendidikan soal iklim sudah mendesak untuk masuk dalam mata pelajaran. Tujuannya untuk meningkatkan climate literacy atau literasi iklim kepada para siswa. Pertanyaannya kemudian apakah perlu perubahan iklim ini menjadi mata pelajaran sendiri atau berjalan seperti saat ini, masuk dalam berbagai...

  3. Memanen EBT dari Penjuru Indonesia

    Berdasarkan data Kementerian Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) sebesar 3.600-an Gigawatt. Dari potensi sebesar itu, energi surya penyumbang hingga 3.300 Gigawatt. Potensi EBT sebesar ini mestinya bisa membantu percepatan...

  4. Perubahan Iklim Perburuk Penyebaran Penyakit Menular

    Menghangatnya suhu bumi, akibat perubahan iklim, mempercepat perkembangbiakan nyamuk. Mereka juga makin lahap mencari makan. Kondisi Ini mendorong naiknya angka penyebaran dan kejadian penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain DBD, ada beberapa penyakit…

    more
  5. Kendaraan Listrik adalah Solusi. Apa iya?

    Pemerintah resmi menerbitkan aturan pemberian insentif kendaraan listrik mulai 20 Maret 2023 lalu. Salah satu tujuannya, mendorong efisiensi dan ketahanan energi serta mewujudkan kualitas udara bersih dan ramah lingkungan. Namun, sumber energi listrik yang masih berasal dari batu bara jadi...

  6. Krisis Iklim dan Kesehatan Reproduksi, Berhubungan?

    Banyak sekali dampak buruk yang dihasilkan dari perubahan iklim. Mulai dari cuaca yang tak menentu, biaya yang semakin mahal, hingga kesehatan reproduksi. Bahkan sebuah penelitian menyebut perubahan iklim punya dampak serius pada ibu hamil. Seperti apa perubahan iklim mempengaruhi kesehatan...

  7. Krisis Identitas Akibat Krisis Iklim

    Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, keuangan, dan kesehatan mental, tapi juga berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat adat. Mulai dari hutan, tempat tinggal, sampai kebudayaan mereka terancam punah. Kini mereka mengalami krisis identitas. Namun, sebenarnya apa kaitan...

  8. Eco-Anxiety: Is It A Real Thing?

    Pernahkah kamu merasa cemas akibat cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini? Rupanya perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tapi juga memberi pengaruh pada manusia secara psikologis. Para peneliti mengungkap, perubahan iklim bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan mental atau...

  9. 1001 Alasan Kamu Mesti Peduli Gambut

    Indonesia adalah negara kedua yang memiliki lahan gambut terluas di dunia, yaitu sekitar 24 juta hektar. Gambut memiliki manfaat yang banyak, mulai dari tempat menanam sagu hingga menyerap berkali-kali lipat karbon dioksida sumber emisi. Sayangnya, banyak lahan gambut yang rusak dan terbakar. Apa...

  10. Energi Terbarukan: Antara Cita-Cita dan Kenyataan

    Indonesia punya cita-cita memanfaatkan energi baru terbarukan EBT untuk memangkas emisi gas rumah kaca dan menjadi negara Net Zero Emission (NZE) atau Nol Emisi Karbon pada 2060. Dengan pemanfaatan EBT, harapannya kita bisa memitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi dari sektor energi...

  11. Krisis Iklim Menggerus Dompetku

    Revolusi Industri pada akhir abad ke-18 melahirkan mesin yang secara besar-besaran mampu menghasilkan barang berlipat ganda untuk memenuhi kebutuhan manusia. Peningkatan produktivitas yang terjadi sejak era itu berdampak positif bagi perekonomian. Produk Domestik Bruto per kapita negara-negara di...

  12. Perubahan Iklim makin Membahayakan: Kita Bisa Apa?

    Bukan perasaanmu saja kalau cuaca ekstrim makin sering terjadi. Tahun 2023 dibuka dengan badai dingin yang membekukan Amerika Serikat, Kanada dan Jepang. Sementara Eropa mencatatkan rekor terpanas dalam sejarah. kita juga terkejut dengan fenomena tanah arab yang menghijau. Kiamat sudah dekat?…

    more
  13. Kisah Penemuan 'Hobbit' di Indonesia yang Mengubah Wawasan Jejak Evolusi Manusia

    Pengetahuan ilmuwan sebelumnya hanya meyakini dua spesies manusia yang datang ke Indonesia - yakni manusia purba atau Homo erectus (berdasarkan riset terbaru sekitar 1,3 juta - 600 ribu tahun lalu), dan juga manusia modern atau Homo sapiens (mulai sekitar 70 ribu tahun lalu) Namun, hal tersebut...

  14. Mengenal Stem Cell, Masa Depan Pengobatan Penyakit?

    Salah satu metode pengobatan yang kini sedang banyak diteliti untuk menyembuhkan berbagai penyakit manusia adalah terapi stem cell, atau “sel punca”. Stem cell adalah sel yang memiliki kemampuan untuk regenerasi dan bahkan berkembang menjadi berbagai sel khusus seperti sel otak dan hati. Ini...

  15. Misteri Awal Mula dan Akhir Alam Semesta

    Sejak tahun 1915, ketika Albert Einstein menerbitkan sebuah konsep yang dikenal dengan Teori Relativitas Umum - seperangkat rumus yang menjelaskan cara kerja gravitasi dan hubungannya dengan pergerakan cahaya serta berbagai benda di alam semesta - ilmu fisika modern telah mengalami perkembangan...

  16. Mimpi Ahli Fisika Nuklir Kembangkan Industri Baterai Nasional

    Di masa depan, elektrifikasi dan pengembangan energi terbarukan menjadi semakin penting. Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia kini mencari berbagai cara untuk mendukung infrastruktur dan transportasi dengan energi yang semakin hijau, semakin efisien, dan semakin tahan lama. Kementerian...

  17. Orangutan dan Sayembara Cinta

    Orang utan adalah spesies primata yang populasinya terancam secara kritis. Di Borneo, misalnya, riset memperkirakan terjadi kehilangan 100.000 orang utan - atau sekitar 50% populasi mereka - dari 1999 hingga 2015. Namun, suatu hal yang jarang diketahui adalah bahwa orang utan merupakan spesies…

    more
  18. Bagaimana HIV menyebar dari Afrika ke Indonesia?

    Di Indonesia, setidaknya 640.000 orang mengidap HIV/AIDS pada 2018, dengan lebih dari 70.000 infeksi baru per tahunnya. Dalam upaya mencegah penyebaran AIDS di Indonesia, peneliti seringkali melacak perbedaan DNA atau 'genom' dari virus HIV. Ini dilakukan karena seiring waktu dan seiring menyebar...

  19. Cara Kerja Algoritma di Balik Aplikasi Perencanaan Trip Wisata

    Sebelum terjadi pandemi COVID-19, pada tahun 2019 terdapat 1,5 miliar turis internasional, naik hampir dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Aktivitas turisme ini dipicu salah satunya oleh berbagai hal mulai dari semakin berkembangnya tujuan wisata di dunia hingga banyaknya berbagai lokasi…

    more
  20. Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

    Lalu lintas kendaraan di Jakarta merupakah salah satu yang paling padat di dunia. Sepanjang 2019, misalnya, waktu yang terbuang di jalanan karena kemacetan lebih dari 174 jam atau sekitar 7 hari per orang. Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), produktivitas yang...

  21. Bagaimana Bencana Alam Bisa Memperparah Pernikahan Anak di Indonesia

    Di Indonesia, pernikahan anak adalah masalah yang serius. Pada tahun 2018, misalnya, tercatat 11,21% perempuan di Indonesia menikah sebelum menginjak usia 18 tahun. Angka ini menempatkan Indonesia di antara delapan negara dengan angka pernikahan anak tertinggi di dunia. Selain faktor budaya dan...

  22. Kisah Peneliti Temukan Salah Satu Teknik Pengolahan Limbah Air Terkuat di Dunia

    Organisasi Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 2015 memperkirakan lebih dari 70% limbah air di negara berpendapatan menengah ke bawah - termasuk Indonesia - tidak diolah dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan. Sungai Citarum di Jawa Barat, misalnya,...

  23. Apa Beda Gaya Korupsi di Amerika dan Indonesia? Memahami Bagaimana Otak Koruptor Bekerja

    Berbagai studi telah menemukan bahwa rumitnya sistem multipartai dan mekanisme pengawasan checks and balances yang tidak efisien antara eksekutif dan legislatif membuat banyak politikus Indonesia bekerja sama mencari jalan pintas untuk mewujudkan kepentingannya. Masalah sistemik tersebut kemudian...

  24. Bioinformatika: Kolaborasi Sains Data dan Biologi untuk Memajukan Riset Medis

    Pandemi COVID-19 membuat peneliti dari berbagai negara berlomba mencari vaksin. Namun, COVID-19 bukan satu-satunya penyakit yang perlu diberantas - ada kanker, diabetes, dan penyakit lainnya yang juga menunggu kehadiran obat. Salah satu cabang ilmu yang turut berperan besar dalam mendorong…

    more
  25. Teaser - Sains Sekitar Kita Season 2

    The Conversation Indonesia berkolaborasi dengan KBR Media untuk meluncurkan Season 2 dari Podcast Sains Sekitar Kita. Dengarkan berbagai cerita menarik dari peneliti-peneliti terbaik Indonesia dan riset mereka yang menakjubkan. Mengapa bencana alam bisa menyebabkan pernikahan dini? Apa bedanya…

    more
  26. 050 - Menengok Perjalanan Sistem Pemilu Di Indonesia Yang Terus Berubah

    Tahun 1955 Indonesia menggelar pemilu pertamanya. Ilmuwan politik dari Australia Herbert Feith menyebut pemilu kala itu sebagai pemilu yang ultra demokratis. Sejak saat itu sistem pemilu terus berubah tiap ganti pemerintahan. Sampai di 2019, pemilu dilaksanakan serentak untuk memilih presiden dan...

  27. 049 - Fanatisme Politik

    Orang yang fanatik berlebihan bisa melakukan bias kognitif. Dia hanya mengambil informasi mana yang disuka saja. Gawatnya fanatisme buta masih bisa tumbuh subur di iklim politik yang demokratis. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita bersama Guru Besar Fakultas Psikologi Politik Universitas Indonesia...

  28. 048 - Relasi Antara Politikus dan Anak Muda Baru Sebatas Simbolik

    40 persen dari total pemilih pada pemilu 2019 adalah orang muda usia 17 sampai 35 tahun. Tak heran, aneka jurus dikeluarkan politikus untuk meraup sebanyak mungkin lumbung suara muda itu. Ada yang coba ganti gaya agar penampilan terlihat lebih muda sampai menggunakan istilah-istilah kekinian saat...

  29. 047 - Cara Berbohong Profesional Seperti Kebanyakan Politikus

    Sains sekitar kita kali ini akan membongkar jurus berpura-pura sakit alias malingering yang kerap digunakan politikus dan koruptor. Disusun Ikhsan Rahardjo. Dibawakan Naomi. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui…

    more
  30. 046 - Hakim Juga Manusia, Mereka Punya Bias dalam Menghukum Terdakwa

    Sains Sekitar Kita kali ini membahas hasil riset Yusti Probowati, profesor psikologi forensik pertama di Indonesia tentang bias para hakim ketika memutus perkara di ruang sidang. Selengkapnya seperti disusun Ikhsan Rahardjo berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait…

    more
  31. 045 - Dr Yosmina Tapilatu, Dari Ambon Sampai Prancis Meneliti Bakteri Laut Dalam

    Sains Sekitar Kita kali ini menghadirkan Yosmina Tapilatu dan kecintaannya pada bakteri laut dalam. Kisahnya disusun Ikhsan Rahardjo. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

  32. 044 - Mengapa Bakteri Laut Indonesia Timur Jarang Diteliti?

    Sains Sekitar Kita mau mengajak kamu ke perairan Indonesia Timur yang punya banyak harta karun tapi tidak banyak diketahui orang. Simak cerita Yosmina Tapilatu dari Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI kepada Ikhsan Rahardjo, berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast...

  33. 043 - Apa Yang Salah Dengan Pendidikan Sains Kita?

    Bertahun-tahun bapak-ibu guru bicara di depan kelas tentang rumus-rumus fisika, kimia, dan matematika. Sementara anak-anak pesimistis dengan manfaat pelajaran sains di sekolah. Apa yang salah dengan pendidikan sains kita? Simak penjelasan Intan Suci Nurhati, peneliti iklim dan kelautan dari…

    more
  34. 042 - Djoko Tjahjono Iskandar, Pionir Penelitian Kodok

    Sains sekitar kita kali ini menghadirkan pionir peneliti kodok dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Apa pentingnya meneliti kodok? Simak kisah yang disusun Ikhsan Rahardjo berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke...

  35. 041 - Apa Pentingnya Menjaga Kelestarian Katak dan Kodok?

    Dalam budaya pop, katak atau kodok hanya dianggap hewan jelek jelmaan pangeran yang dikutuk penyihir jahat. Tidak anggun seperti gajah atau karismatik seperti singa. Tapi pasukan katak dan kodok tak pernah lupa menjalankan tugas mulia menjaga rantai makanan. Mereka juga jadi penanda kualitas...

  36. 040 - Jalan Panjang Melawan Malaria

    Musim hujan telah tiba dan banyak air tergenang di sekitar rumah. Lingkungan kotor seperti itu yang menjadi tempat favorit nyamuk untuk berkembangbiak. Nyamuk malaria menggigit tubuh manusia mulai magrib sampai pagi. Malaria merupakan penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi...

  37. 039 - Yang Tidak Kamu Ketahui dari Bakteri Baik

    Reputasi bakteri memang telanjur jelek. Orang lebih mengenal bakteri sebagai biang keladi berbagai penyakit. Padahal tak semua jahat. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita bersama Dr Puspita Lisdiyanti, peneliti mikrobiologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). *Kami ingin mendengar saran...

  38. 038 - Skenario Kiamat Versi Astronomi

    Banyak ramalan dan penelitian soal kapan dan bagaimana kiamat terjadi. Tapi, tak ada yang menjamin kebenarannya. Mari mengintip skenario kiamat dari teropong astronomi bersama ilmuwan Premana Premadi di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. *Kami ingin mendengar saran dan komentar...

  39. 037 - Apa Yang Terjadi Ketika Kita Keracunan Makanan?

    Sains Sekitar Kita kali ini mengupas penyebab seseorang bisa keracunan makanan. Menghadirkan Dr Puspita Listiyanti, peneliti bakteri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI. Kisahnya disusun Ikhsan Raharjo. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu...

  40. 036 - Musik Metal Memicu Agresi?

    Musik metal atau rock secara umum telah dikaitkan dengan bermacam hal negatif. Anda bisa dikira tengah memuja setan lantaran ikut melantunkan lirik Stairways to Heaven milik Led Zeppelin. Atau dicurigai memiliki perilaku agresif sebab kerap mendengar Marilyn Manson. Benarkah musik metal memicu...

  41. 035 - Premana Premadi, Astronom Perempuan Pertama Indonesia

    Meski hidup dengan penyakit ALS yang membatasi gerak tubuh, Premana Premadi pantang menyerah. Nama perempuan astronom pertama di Indonesia ini abadi di antara hampir dua juta asteroid lain di angkasa. Bagaimana mulanya langit memesona Premana Premadi? Simak di Sains Sekitar Kita. Ceritanya…

    more
  42. 034 - Astronomi dan Hidup Kita Sehari-hari

    Ada yang bilang astronomi adalah ilmu paling tua. Setua nenek moyang kita yang menoleh ke angkasa dan mencari tahu soal hujan, siang, malam, dan bintang yang gemerlapan. Tapi astronomi bukan cuma perkara mencari yang jauh. Dia juga menemukan apa yang paling dekat dengan manusia, dalam keseharian....

  43. 033 - Kenapa Dokter Tidak Meresepkan Jamu?

    Dihidangkan pagi, siang, atau malam, jamu bukan saja nikmat tapi berkhasiat. Tapi benarkah jamu sesakti yang sering kita dengar itu? Simak di Sains Sekitar Kiita. Ceritanya disusun Ikhsan Raharjo. Dibawakan Malika. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu...

  44. 032 - Gula-gula Berbahaya

    Bagaimana gula bisa memberikan tenaga, perasaan happy dan mengusir stres? Apa yang terjadi pada tubuh sehingga kita mungkin saja terjebak pada candu manis yang berbahaya? Simak di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Dibawakan Aisha. Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar...

  45. 031 - Tips Untuk Produktif Ala Saintis

    Sains Sekitar Kita kali ini menghadirkan aneka tips ala saintis agar hari-hari Anda lebih produktif! Selamat mendengarkan. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

  46. 030 - Profil Adi Utarini

    Bermain musik klasik dan rock progresif sembari mengajar, meneliti, dan menanggulangi demam berdarah yang mematikan. Semua itu dilakoni dengan gembira. Mari berkenalan dengan Adi Utarini di Sains Sekitar Kita. Ceritanya disusun Hilman Handoni. Selamat mendengarkan! *Kami ingin mendengar saran dan...

  47. 029 - Potensi Angin Jangan Hanya Dilirik

    Pemanfaatan energi angin telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu, di sepanjang Sungai Nil di Mesir, misalnya. Juga di Cina. Memasuki abad ke 20 pemanfaatan energi angin mulai populer di Eropa. Tapi nampaknya tidak demikian di indonesia. Apa kita kekurangan angin? Simak Sains Sekitar Kita yang...

  48. 028 - Kenapa Peduli Jejak Digital?

    Tak perlu dukun, cukup telusuri jejak digital. Segala sesuatu tentang diri Anda begitu mudah diketahui dan tanpa disadari sejumlah pihak mengambil keuntungan. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita, berikut ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak,...

  49. 027 - Mengendalikan Demam Berdarah Agar Hanya Jadi Sejarah

    Para ilmuwan berada ada di ambang penemuan yang mungkin bisa bikin demam berdarah cuma jadi catatan sejarah. Tak perlu lagi penebaran abate, pemberantasan sarang nyamuk, apalagi foging. Selengkapnya di Sains Sekitar Kita yang disusun Hilman Handoni berikut ini. Selamat mendengarkan! *Kami ingin...

  50. 026 - Mengapa Sentimen Primordial Kerap Dipolitisasi?

    Meskipun kita tahu fakta keberagaman, sebagian dari kita ragu menoleransinya. Walhasil kemajemukan seringkali malah jadi batu sandungan demokrasi. Peneliti demografi politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Riwanto Tirtosudarmo menyebutnya sebagai disintegration from within....

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Mengulas fakta unik dan menakjubkan tentang sains dan berkenalan dengan ilmuwan tanah air yang mendunia!

HOSTED BY

KBR Prime x The Conversation

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does Sains Sekitar Kita have?

Sains Sekitar Kita currently has 75 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Sains Sekitar Kita about?

Mengulas fakta unik dan menakjubkan tentang sains dan berkenalan dengan ilmuwan tanah air yang mendunia!

How often does Sains Sekitar Kita release new episodes?

Sains Sekitar Kita has 75 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Sains Sekitar Kita?

You can listen to Sains Sekitar Kita on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Sains Sekitar Kita?

Sains Sekitar Kita is created and hosted by KBR Prime x The Conversation.
URL copied to clipboard!