Skip to content
Sekerta Aksara podcast artwork

PODCAST · society

Sekerta Aksara

by Puan Bercerita

Teman Bercerita dan Berbagi Suka—Duka|| Rilis setiap Kamis dan SabtuIG: @sastrakertaa For business Inquiries: linktr.ee/aksaracreative

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed May 11, 2022 · Source feed

Episodes

  1. M A T I R A S A

    Rindu menginvasi selayaknya pasukan perang tanpa alat tempur. Sunyi, tak menyisakan tempat untuk sembunyi.

  2. Benci Sendiri

    Aku menyendiri tapi benci sepi, aku bisa jatuh cinta namun nyatanya sendirian~

  3. Kandas

    Bukankah kamu pernah bilang bahwa tiada satu pun yang akan menjadi batas bagi perjalanan kita? Justru, kini akulah yang tetap melalui perjalanan itu. Sendirian.

  4. Sandiwara Jenaka

    dan selalu ada panggung untuk setiap sandiwara—jenaka.

  5. ITS OKAY, ITS FINE:")

    mereka itu gak lagi seeking attention. mereka cuma lagi butuh waktu sebentar buat memproses, menerima dan mem-validasi perasaan mereka sendiri. and that’s good!

  6. 2021 is your best year?

    Awal hingga hampir akhir, proses berulang. Jatuh, bangun, jalan, jatuh lagi, bangun lagi, jalan lagi, kembali jatuh tapi kembali lagi berjalan hingga berlari. Tahun ini, aku habis dimakan ego sendiri. Habis dibunuh diri sendiri.

  7. Kepada Isi Kepala;

    Selamat sembuh, lekas tumbuh, jadi utuh❤

  8. Tak Bernama

    Ya memang begitu kan? Manusia selalu bertemu sesal di lembar terakhir buku, sesal kenapa tidak pernah membacanya sejak dulu, atau mungkin sesal karena buku itu ternyata tidak sesuai harapan.

  9. Klimaks Nelangsa

    Aku semakin banyak suka-suka dan tidak mau mendengarkan. Dalihnya karena mereka tidak paham dan banyak yang memberiku dukungan diam-diam.

  10. Mendadak Ragu

    Ah, kadang kegusaran hati suka mengacaukan pandangan yang sudah dibangun. Memanipulasi benak dengan pertanyaan-pertanyaan unik lagi menggelitik.

  11. Monolog Djiwa

    Karena jalan cerita setiap individu itu berbeda-beda gak ada tuh KKM pastinya.

  12. Biar Waktu Menjawab

    Kita tenangkan rindu yang tengah bergejolak ini sendirian. Tanpa harus melibatkan percakapan untuk menyelesaikan rindu kita.

  13. Meletakkan Percaya

    Maka perihal dewasa adalah tentang secukupnya. Secukupnya dalam merasakan, menceritakan, juga meletakkan kepercayaan. Sudah cukup rasanya terjatuh pada tingginya asa yang membuat lupa pada kenyataan bahwa semua orang rentan berubah.

  14. Akal-Akalan Si Miskin

    Maafkan miskin iman kami yang menawar aman mahal bagi hati, tolong Tuhan diskonkan nama-nama kami agar nama-Mu tak jadi barang murahan disematkan dalam sumpah serapah sampah.

  15. Lantas, Buat Apa Insecure?

    Mungkin kamu tidak lebih baik dari yang lain, tetapi orang lain juga tidak lebih baik darimu. Kamu berbeda. Karena kamu, adalah orang yang kamu cari.

  16. Jeda Kisah Kasih

    Meskipun di fase ini, hati masih saja tak tenang. Entah itu salah menentukan langkah, atau tak mampu menerima dengan lapang dada.

  17. Hangat dan Jeda

    Adakah pesan yang tak tersampaikan? Yang disisipkan oleh minggu pada keheningan, ku harap kamu menerimanya dengan kehangatan.||Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  18. Ujung Lorong

    Hampir semua cerita di rak-rak buku ruangan besar dan membosankan itu sudah dia baca. Beberapa cerita hanya membuat muak.||Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  19. Jangan Meledak, Apalagi Kalau Sendirian

    Kita hanya peduli untuk keluar dari terowongan ini sesegera mungkin.

  20. Takut dan Ketakutan

    Beberapa manusia mungkin kadang lupa bahwa tidak ada jalan hidup yang benar-benar sama, hingga akhirnya memaksakan logikanya dan membuat penilaian bagi sesamanya.||Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  21. Tak Terbilang Harga

    Di dalamnya ada hidup yang menghidupi. Ada cinta yang mencintai. Ada bahagia yang tak terbilang harga.|| Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  22. Labirin Kehidupan

    Isi kepala jadi kantor paling sibuk yang meracau tentang esok esok dan esok. Padahal dua kakinya sedang berpijak pada hari ini.|| Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  23. Cukup Bersyukur

    Bahkan ketika sudah sampai tujuan selalu saja ada tujuan-tujuan lainnya, yang penting terpuaskan.|| Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  24. Tentang Juni

    Apakah hidup yang nyata ada di daftar panjang dan akan cepat tiba?||Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman apple/anchor podcastmu, enjoy!🥰

  25. Dirimu Bukan Pusat Rotasi

    Menjadi manusia seutuhnya adalah menjadi mengerti, menjadi memahami bahwa setiap dari kita merupakan bagian puzzle dari permainan hidup yang terus menerus terjadi, hari demi hari, tahun demi tahun. || Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cara memberi bintang 5 pada laman...

  26. Semua akan baik-baik saja, bukan?

    Ingatlah aku ketika cinta mengunjungimu lagi, ingatlah aku ketika hidupmu menjadi sepi dan satu-satunya hal yang tersisa adalah kenangan~ || Dukung podcast kami di https://anchor.fm/sekertaksara dengan cari memberi bintang 5, enjoy!🥰

  27. Dia adalah: dirimu sendiri

    Kehilangan yang kemarin mungkin menghancurkanmu, tetapi dari patah itu kamu berhasil menemukan seseorang yang sudah sangat lama kamu abaikan. | Kalau kamu suka dengan podcast ini, jangan sungkan untuk memberi bintang 5 ya! https://anchor.fm/sekertaksara :)

  28. Penyelarasan Harmoni

    Obrolan kali ini begitu mengalir bak tetes air hujan yang berjatuhan dari langit.

  29. Secukupnya—Semestinya

    berbuat lebih nyata dan berjuang lebih lama.

  30. Menjadi Semoga

    Kamu perlu diam sejenak. Bernapas dengan bumi, menikmati udara yang menghidupimu setiap hari.

  31. /Prinsip—Berhari Raya/

    Bahagia itu terletak pada masing-masing dada. Pada akhirnya hanya kita yang paham mengenai bentuknya🌷🌻

  32. /Tentang: Kamu/

    Ternyata, hariku tanpa hatimu hanya berarti sepi dan tulisan-tulisan mangkrak karena sang inspirasi beranjak pergi🍃

  33. Antara Syukur dan Bahagia

    Bahagia itu keyakinan kita, yang hanya bisa kita temukan dalam ruang hati terdalam. Yang bisa kita rasakan melalui alunan syukur kepada-Nya.

  34. /Tenang—Samudra/

    Orang-orang baik akan selalu ada, entah seberapa kacaunya keadaan dunia. —ysf

  35. Membasuh Luka

    Bukan enggan, hanya saja aku ingin tenang. Dari dirimu, dan dari semua kenangan—tentangmu.

  36. Kita ini, Apa Sih?

    Namun, aku tanpamu begitu lusuh. Tidak tahu menahu apa yang perlu diasuh selain hasrat ingin jumpa, didamba, dan dijadikannya ada.

  37. Puasa dengan Puisinya Sang Penyair

    semoga asa masih cukup membayar segelas kopi atau cokelat untuk implementasi kebahagiaan. #MengenangEyangPardi

  38. Menjadi, Kuat—

    Badai tidak akan datang hanya sekali, teruslah untuk selalu menguatkan diri.

  39. Kepada—Tuan Puan yang Merasa Terhormat

    Seandainya, kedatanganku ialah sesuatu hal yang jahat, mungkin kau pun tahu siapa yang paling berduka.

  40. Kepada, Sal.—

    Kini, tentangmu berharga sebagai ketiadaan yang mungkin masih ada atau mungkin telah tiada.

  41. /Laila—Majnun/

    Ego kita menggila, sayang tidak akan bisa terikat. Kita sepasang tapi tak bisa terikat.

  42. Apa Kabar, Rimbun?

    Lihat tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.

  43. /Hakim—Karsa/

    Lalu menjelma kita Tuan, menjadi ketiadaan yang ada, kefanaan yang baka.

  44. Vandalisme Aparatur Negara

    Sekali berkoar, bui tempatnya. Sekali demonstran, siksa fisik ancamnya.

  45. Puzzle Impian

    Saya bersedia menemaninya melanjutkan petualang hidup. Menyusun puzzle-puzzle masa depan bersama.

  46. /mutiara—hidup/

    Sudut padangku menafsirkan bahwa ruang penerimaan ialah: sebuah ruang untuk berdamai dengan kehilangan yang memilukan dan penerimaan untuk melepaskan yang telah begitu erat tergenggam.

  47. /te.ma.ram/

    Sungguh, aku tak ingin merusak rencana. Kubiarkan do'a-do'a sebagai perantara.

  48. KEPADA ENGKAU

    Kepada engkau, yang menantikanku dalam seluruh tanda tanya yang usang. Kau akan mendapati aku, sebagai sebuah sastra yang paling di rahasiakan Tuhan.

  49. ANATOMI HATI

    Jadi gimana? Jangan sungkan untuk bercerita ya! :)

  50. TANYA SEMESTA

    Untuk hal-hal yang tidak pernah membuat kita bahagia, biarkan semesta bekerja dengan sendirinya

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Teman Bercerita dan Berbagi Suka—Duka|| Rilis setiap Kamis dan SabtuIG: @sastrakertaa For business Inquiries: linktr.ee/aksaracreative

HOSTED BY

Puan Bercerita

Frequently Asked Questions

How many episodes does Sekerta Aksara have?

Sekerta Aksara currently has 51 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Sekerta Aksara about?

Teman Bercerita dan Berbagi Suka—Duka|| Rilis setiap Kamis dan SabtuIG: @sastrakertaa For business Inquiries: linktr.ee/aksaracreative

How often does Sekerta Aksara release new episodes?

Sekerta Aksara has 51 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Sekerta Aksara?

You can listen to Sekerta Aksara on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Sekerta Aksara?

Sekerta Aksara is created and hosted by Puan Bercerita.
URL copied to clipboard!