Skip to content
Suara Waktu podcast artwork

PODCAST · society

Suara Waktu

by Ayu Afriastuti

Hai, aku @ayuafri23. Aku buat ini untuk mengekspresikan sebuah tulisan yang di mana, aku bisa mengutarakan apa yang aku rasa tanpa memedulikan orang lain, atau hanya sekadar ingin menuangkan segala isi kepala. Terima kasih, selamat mendengarkan~

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Apr 23, 2025 · Source feed

Episodes

  1. Mungkin aku tidak seberuntung mereka

    kalau belum sekarang, lalu kapan?

  2. Pada akhirnya...

    semakin dewasa, fisik bukan lagi patokan utama. melainkan sikap, sifat, dan karakter yang ada di dalamnya.

  3. Sayangnya banyak, tapi kecewanya juga gak sedikit

    siapa yang egois? aku, kamu atau kita?

  4. Hay...

    terima kasih sudah menerimaku dan menjadikanku duniamu. kuharap kita adalah 2 manusia yang saling menjaga sampai waktu itu tiba. semoga kita tetap bersama, dan tidak pernah berubah <3

  5. Dinamika

    jika memang sudah tidak tahan dengan segala lika-likunya, coba pikirkan lagi, di fase mana kita pernah merasakan kebahagiaan?

  6. Surau

    ternyata memang benar, pada siapa aku pulang kalau bukan pada diri sendiri. inilah rumah, inilah pulang, inilah tenang, dan inilah aku--diriku sendiri.

  7. Sendiri

    Oh, mungkin kenapa aku masih sendiri, atau karena orang lain itu bukan kamu ternyata, haha. gak ada orang yang benar-benar ingin sendiri. karena kalau bisa berdua, kenapa harus sendiri? sendiri emang gak baik, tapi sendirian jadi jalan terbaik untuk saat ini 🙃

  8. Dialog abu-abu

    sewindu tanpa pertemuan, membuat kita menjadi sedikit asing dan canggung. karena sang waktu enggan mempertemukan dalam waktu yang dekat, maka hanya sedikit perbincangan, lalu hening. sesekali saling tatap, namun tetap bungkam. mungkin isi kepala kita sedang beradu dengan seribu pertanyaan yang...

  9. Jeda,

    Jeda yang bukan sesungguhnya jeda. diberi jeda agar lebih menghargai makna untuk nanti datang kembali menyapa. Tuan, perihal menyayangimu rasaku tak pernah mengenal jeda, yang ada hanya makna.

  10. terlalu jauh

    mungkin ini yang dinamakan setiap pertemuan ada perpisahan, setiap yang deket bisa hilang dan sekarang kita hanya sebatas cerita yang sudah jauh.

  11. ternyata aku belum baik-baik saja

    bagaimana pun caranya, perpisahan selalu menyisakan kehampaan. akankah ada seseorang di sana yang aku inginkan dan menginginkanku. yang aku hargai dan menghargaiku. yang aku terima kelemahannya dan bersedia memaafkan ketidaksempurnaanku? entahlah. 🙂

  12. 23 Mei untuk 23 Tahun.

    selamat bertambah usia, Ayu. tetaplah berdiri tegak, rendah hati, dan selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki.

  13. Pemulihan

    teruntuk tubuh yang dulu terbaring, kesendirian yang sudah tidak terasa asing, dan luka yang perlahan mengering, pemulihan memang selalu butuh waktu. tenang, kamu akan jatuh cinta lagi.

  14. usai tanpa pernah memulai

    Ada yang tiba-tiba datang menawarkan cerita dan perasaan baru. Tapi sebuah kegagalan selalu membuat resah dan takut yang berlebihan, padahal hal tersebut belum tentu terjadi. Dikira mati rasa, padahal bukan. Aku hanya sedang berhati-hati dalam menyikapi hati. Ketakutanku membuat hariku mulai...

  15. Suatu Waktu

    Kenapa 'Suatu Waktu' karena... dengan seiring berjalannya waktu, akan ada masanya 'tiba-tiba seseorang hadir, namun bisa jadi, ia akan tiba-tiba pergi' yang perlu kamu garis bawahi, 'seseorang yang sungguh-sungguh denganmu, tidak akan melangkah pergi' beda halnya dengan yang tidak sungguh, karena...

  16. Labirin

    Lorong-lorong itu bergema, suaranya mengembalikan ingatan-ingatan yang pernah kupadamkan.

  17. Temu

    teruntuk tuan yang sedang berada jauh di timur sana.

  18. Penghujung Desember

    Sebuah penutup di akhir tahun. Mari kita menuai hari baru, merayakan hidup yang baru untuk luka yang telah berlalu.

  19. hi.lang

    mungkin tidak hilang, hanya pulang dan setidaknya aku pernah menjadi semestanya ☀️

  20. Kisah Singkat.

    Kenapa ya, cerita singkat selalu mempunyai keistimewaan tersendiri. Bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat. Tapi kenapa hanya dengan waktu yang sangat singkat?

  21. Tuan,

    kalimat-kalimat itu terekam jelas.

  22. Cukup

    Tentang seseorang yang sedang merasa kehilangan. Namun, ada hal yang perlu diperjuangkan; menyembuhkan sebuah luka yang sedang dirasa. Seseorang yang merasakan lelah dengan semuanya, lelah dengan segala pertanyaan di kepala, namun harus diakhiri supaya tidak terus-menerus melukai diri sendiri....

  23. Terima Kasih dan Maaf untuk Diri Sendiri

    Tentang diriku yang kian bertambah usia. Tentang ucapan terima kasih untuk diri sendiri karena sudah kuat dan tangguh hingga bisa ada di titik ini. Walau tahu, sudah banyak sekali kecewa dan patah hati yang dirasa. Tentang ucapan maaf untuk diri sendiri karena sudah berkali-kali gagal, merasa…

    more
  24. aku tidak pernah selesai mencintaimu.

    Tentang seseorang yang tidak pernah selesai mencintai pasangannya, apapun keadaannya.

  25. Trailer

    sedikit mendeskripsikan tentang Ayu.

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Hai, aku @ayuafri23. Aku buat ini untuk mengekspresikan sebuah tulisan yang di mana, aku bisa mengutarakan apa yang aku rasa tanpa memedulikan orang lain, atau hanya sekadar ingin menuangkan segala isi kepala. Terima kasih, selamat mendengarkan~

HOSTED BY

Ayu Afriastuti

Frequently Asked Questions

How many episodes does Suara Waktu have?

Suara Waktu currently has 25 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Suara Waktu about?

Hai, aku @ayuafri23. Aku buat ini untuk mengekspresikan sebuah tulisan yang di mana, aku bisa mengutarakan apa yang aku rasa tanpa memedulikan orang lain, atau hanya sekadar ingin menuangkan segala isi kepala. Terima kasih, selamat mendengarkan~

How often does Suara Waktu release new episodes?

Suara Waktu has 25 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Suara Waktu?

You can listen to Suara Waktu on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Suara Waktu?

Suara Waktu is created and hosted by Ayu Afriastuti.
URL copied to clipboard!