PODCAST · fiction
Triangulasi Podcast
by dioo.ristu
Sebuah emosi perlu diurai. Serentetan orkestrasi emosi dalam bentuk puisi, cerita, dan pengalaman. Berbagi cerita dm @rayestu.dio
Episodes
-
45. Mapan Dulu atau Nikah Dulu
Kalo kamu sayang, pasti lebih tau harus milih yang mana
-
44. Too Late To Know, Too Early To Win
Perihal perkonseran duniawi & melewatkan pengalaman sekali seumur hidup
-
43. Faktor Umur
hidup memang penuh tragedi. tapi daripada lo hadepin dengan tangis, mending diketawain. toh kita hidup enggak lama-lama banget.
-
42. 26 Tahun & 26 Hal Yang Udah Aku Temuin
sepanjang hidup, ada beberapa kesimpulan & hal penting yang wajib aku simpan, sebenarnya banyak, cuma biar estetik harus sama 26 ehehe
-
41. Menjadi Pendengar Yang Baik
Ternyata mendengar itu ada seninya loh. Enggak cuma kayak kerjaanmu yang dateng, duduk, pulang ya hehehe canda. Jadi gini..
-
39. Komunikasi Ideal dalam Sebuah Hubungan
Bisa enggak sih jarang komunikasi tapi masih tetep komitmen & saling percaya?
-
38. Nanggungnya Hidup di Usia 25-an (Part 2.0)
Hidup jangan serius-serius banget
-
37. Nanggungnya Hidup di Usia 25-an (Part 1)
Sekilas soal kerjaan. Keresahaan pria menjelang dewasa yang tanpa power, backingan, privilege temen. He againsts everybody
-
36. "Kamu Punya Pilihan Kok"
Kadang kita enggak sadar, kalau kita punya pilihan. Secara sengaja membiarkan untuk disakiti & terus bertahan.
-
35. Kesepian tapi Trust Issue
Mengenal, lebih dekat lalu terpatahkan. Trust Issue adalah hal mahal belakangan ini, tapi sayangnya beberapa orang menganggapnya murah.
-
34. Terbiasa Dengan Kesedihan
Adalah sebuah kesedihan yang tak terlalu menyedihkan ketika sudah terbiasa. Sebuah kelebihan yang menguatkan, pun juga sebuah ironi.
-
33. Tentang Kemampuan & Ketidakmampuan Diri
Episode full yg ngomongin orang yang nyusahin diri sendiri. Bebal memang. Moga nyampahku bermanfaat, hopefully.
-
32. Aku Rindu
Aku memahami. Sayatan di pergelanganmu. Apa yang sudah kamu lalui. Dancing with your ghost, Sasha Sloan.
-
30. Tentang Hidup Produktif & Minimalis Tanpa Sosmed
Sosmed isinya riya, mantan, postingan-postingan yg entah ngebuat kita tertekan atau insecure sama posisi kita sekarang (bagi yang masih berproses). Kalau yang udah sukses & kaya mah sok lanjutkan pamermu nak!
-
29. Untuk Sahabatku (Spesial)
Terima kasih kalian yang bersedia mewarnai hidupku dalam waktu sesingkat ini. Salah satu part terbaik dalam hidup yang aku gak ragu akan kuceritakan ke anak-anakku nanti. Keep in touch yaa kita.
-
28. Enggak Semua Bisa Dijadiin Temen
Temen banyak merepotkan, temen sedikit kesepian. Keresahan yang gak sedikit orang alami. "Kesepian di tengah keramaian" Kalo kata si introvert. Bullshit atau gak sih? Atau kamu tim temen yang berkualitas atau temen yang berkuantitas. Cari tau disini!
-
27. Punya Pasangan, Penting Enggak?
Bersama temen gue, Fadil. Kita bakal ngomongin urgensi kita memiliki seorang pasangan. Kebutuhan untuk mencintai atau dicintai orang lain? Bukan cuma itu, ada yang lebih penting dari itu semua. Simak obrolan kita sampai selesai.
-
26. Titik Balik Dalam Hidup
Kalo hidup gak deg-degan namanya gak hidup, harus tegang tiap hari. Eps ini bareng sahabat gue, Fahmi bakal ngomongin titik balik dalam hidup & cara kami ngadepin situasi itu.
-
25. Kamu Ingin Jadi Apa?
Sebuah self-talk. Perasaan dimana kamu tak mengenal dirimu sendiri. Apa yang kamu butuhkan dan yang kamu inginkan. Hanya mengalir, bagaimana kalau air tempatmu bergantung itu keruh?
-
24. Kura-Kura Terbang
Saat semua sudah terlanjur nyaman. Mengapa kemudian harus memulai lagi. Pagi menjilat malam menangis. Menjijikan.
-
23. Kamu Melelahkan
Kita tak pernah sempat. Belum sempat untuk menjadi. Kamu memang melelahkan, tapi aku rindu melihatmu meminum cokelat panas di sisi sudut cafe.
-
22. Perihal Pekerjaan
Menyesuaikan diri adalah kemampuan terbaik dari seorang manusia. Lingkungan dan manusia-manusia yang baru.
-
21. Terima Kasih, Sahabat!
Waktu memang kejam. Ia membunuh segalanya, besi, rupa, usia, batu, dan termasuk persahabatan. Dalam sepersekian detik hidup, mari saling memberi kesan yang baik, teman dan rekan!
-
20. Akhirnya Kau Kutemukan
Terinspirasi dari Soundtrack Story of Kale, I Just Couldn't Save You Tonight. Teruslah berjalan di jalan kita masing-masing. Dan dengan sepatu kita masing-masing.
-
19. Kesepian Dalam Keramaian
Terinspirasi dari lagu Modern Loneliness, Lauv. Lagu ini menjelaskan bagaimana definisi kesepian di masa sekarang. Sepi di tengah keramaian, dalam hati merasa depresi walaupun disana ada banyak teman di sekeliling.
-
18. Perihal Kegagalan
Memang kenapa kalau gagal? Selain tempat dari segala salah, sepanjang hidup manusia teriring dengan kegagalan. Yang membedakan satu dengan yang lain adalah seberapa cepat kita bangkit. Kamu sudah bekerja keras. Selamat.
-
17. Memilih Untuk Sendiri
Terinspirasi dari lagu Billie Eilish, When The Party's Over. Analogi pesta berarti sebuah pertengkaran antara dua kekasih yang saling berdebat tetapi tidak menghasilkan solusi karena terlanjur larut dalam emosi.
-
16. Di Sudut Perpus Univ
Dia yang kusebut Kinara. Perlahan ingat, sebentar, kemudian lenyap. Seakan pijar di bengkel tukang las. Nirmala.
-
15. Kau Sebagai Tempat Berpulang
Terinspirasi dari lagu yang dipopulerkan Phillip Phillips, berjudul Home. Tentang sebuah penerimaan, baik diterima atau menerima orang lain tanpa praduga & diskriminasi. Seorang teman selalu ada untukmu ketika sedang mengalami masa sulit.
-
14. Untuk Semua Yang Sedang Berharap
Puisi ini saya tulis terinspirasi dari lagu yang berjudul All I Want, Kodaline. Lagu ini menjadi soundtrack film drama tahun 2014 yaitu The Fault In Our Stars. Sebuah kisah cinta yang sangat menyentuh hati dari sepasang kekasih bernama Hazel Grace & Augustus Waters. Keduanya sama-sama mengidap...
-
13. Setelah Kau Pergi
Puisi ini terinspirasi dari lagu Before You Go dari Lewis Capaldi, yang juga ditulis olehnya. Lewis menulis lagu ini ketika ia teringat bibinya yang bunuh diri saat usianya sekitar 5 atau 6 tahun. Kemudian di suatu waktu ia berbicara pada ibunya tentang perasaannya saat itu. "Adakah yang bisa...
-
12. Aku Menujumu
Kau adalah genap dalam ganjilku. Adalah duri dalam tangkai mawarku. Menyusuri sisi demi sisi, pemikiran demi pemikiran. Aku menujumu. Aku menunggumu. (Puisi dari Sarah Aulia) (Instrumental Musik dari Me After You, Paul Kim).
-
11. Hari Lahir
Selamat Ulang Tahun. Dari sahabat yang agak edan. Hahaha.
-
10. Lekas Pulih
Rasa frustasi melihat makhluk yang tercipta dari sebongkah tanah lalu berubah menjadi seonggok daging terus menyombongkan diri, menyatakan mereka tidak peduli, kebal dan tak tersentuh. Sebelum terlambat. Ayolah.
-
9. Thank You, Next
Halo, bisa bicara sebentar. Maaf siapa ya, sepertinya salah sambung. Tidak kok, aku masih hafal suaramu. Maaf, aku sudah melupakan hafalanku.
-
8. Sampai Mana Kamu?
Dasar manusia, makhluk yang selalu berharap ada kesempatan kedua, atau bahkan ketiga. Dasar manusia. Sia-sia. Suka lupa, tak tau terima kasih.
-
5. Sepasang
Hari ini hatiku sudah mantap, kau orangnya. Ditulis oleh Fiersa Besari.
-
4. Awal Perjumpaan
Tiap pukul enam aku melihatmu, entah fajar atau senja. Pertemuan atau perpisahan. Kau tersenyum, aku pun juga.
-
3. Jangan Menua, Bu
Seorang wanita mengajariku merangkak, berdiri, berjalan, membedakan baik buruk, sampai akhirnya ia bisa menantang dunia. Wanita itu bernama Ibu.
-
2. Perihal Kepulangan
Di hari dimana seseorang begitu sedih, ia sampai lupa harus memasang ekspresi apa.
-
1. The Book Of Almost
Segalanya sebatas kata hampir. Namun seseorang yang baik tidak pernah berusaha menyesal atas segala hal, termasuk pada yang "hampir" namun tidak jadi. Things happen for a reason.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
Loading similar podcasts...