PODCAST · society
Tuna Asmara
by Mas Mas Biasa
Dua orang mas-mas biasa yang berbicara perihal cinta. Nikmati saja tanpa harus tau milik siapa.
Episodes
-
Penjahat Kelamin | Sebuah Umpatan dari Kejadian di Media Sosial
Tanpa pesan moral, episode ini hanyalah berisi umpatan
-
Berhenti Bodoh
Sebuah pesan untuk sahabat yang level ketololan bucinnya sampai ke ubun-ubun, yang sering bercerita tentang rasa sakit hatinya namun tetap kembali ke orang yang sama.
-
Jangan Cuma Katanya | Obrolan Tengah Malam
Sebuah obrolan pendek tengah malam yang mencoba menggunakan aksen video jaman dulu. Ini adalah bentuk dari keresahan kami dari banyaknya film dan podcast yang terkesan seragam karena semuanya menggunakan lo gue. Sedikit terdengar kolot, tapi hanya mencoba menyajikan yang terbaik.
-
Dialog Batin; Ri | Musikalisasi Puisi
Maaf jika kepergianku menambah rasa bersalahmu. Aku hanya tak mau menjadi seekor ikan yang hidup dalam akuarium, seolah bahagia tapi tak mampu memutuskan apa-apa.
-
Sepucuk Surat dari Joko untuk Sri dihari Lebaran
Sri, Kamu tau apa yang terburuk dari lebaran? Kantong kosong dan rokok yang tidak lagi cukup,untuk di sebut sebagai satu linting. Ncen asu sri... Jangankan membelikanmu baju baru Baju yang kemarin saja masih cukup membuatku bahagia. Sri, tahun ini Sebetulnya aku ingin mempersuntingmu, tapi apa...
-
Pukulan dari Langit | Jalaluddin Rumi
Rumi, Matsnavi VI: 1638 – 1643 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson. Juga diterjemahkan Camille dan Kabir Helminski, dalam Rumi: Jewels of Remembrance, Threshold Books, 1996, sumber berbahasa Persia diterjemahkan oleh Yahya Monastra.
-
Kemarin (2021) | Musikalisasi Puisi
Ketika kau tersadar, hingga menemukan diriku dan berencana untuk kembali. Ke tempat yang pernah engkau lukai, Tempat yang sudah engkau gantikan, Tempat yang dulunya cerah ceria, Tempat yang pernah kau hiasi kata-kata indah. Nanti, Ketika hari itu datang, Aku sudah tak berada di situ lagi.
-
Eps. 3: Belajar dari Iklan Mie Instan
Jangan selalu tampil apa adanya. Coba belajar dari iklan mie instan yang selalu mencoba memberikan kesan. Yang kita pikir tidak apa adanya, justru mungkin bentuk penghargaan terbaik kita kepada orang lain atas apa yang sudah mereka lakukan.
-
Eps. 2: Beri Ego Kami Makan
Satu persen perasaan laki-laki itu terkadang bisa mengalahkan sembilan puluh sembilan persen perasaan perempuan.
-
Eps. 1: Fanatisme Dalam Cinta
Dua orang mas-mas biasa yang berbicara perihal cinta. Nikmati saja tanpa harus tau milik siapa.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Dua orang mas-mas biasa yang berbicara perihal cinta. Nikmati saja tanpa harus tau milik siapa.
HOSTED BY
Mas Mas Biasa
CATEGORIES
Loading similar podcasts...