Skip to content
Suara Buddharatana cover art

All episodes

Suara Buddharatana, 353 episodes. Page 3 of 4.

#
Title
201

Membangun Kepercayaan Diri untuk Kesuksesan

202

Mungkinkah Kesucian Bisa Diraih Hanya Dengan Perhatian Pada Napas?

203

Bagaimana Cara Berdana Makanan Yang Bukan Jenis Sayuran?

204

Keburukan, Pandangan Keliru, Penyebab Permasalahan Kehidupan

205

Perlunya Menjaga Keselarasan Hubungan Orangtua Dengan Anak

206

Dāna Yang Bagus Diberikan Kepada Sosok Yang Bagus

207

Khanti | Keberadaan Batin Yang Setara Dengan Nibbāna

208

Civara Pūjā | Puja Jubah di Mahāparinibbāna Temple - Kushinaghar

209

Ibarat Kusir, Sang Buddha Menuntun Para Makhluk Menuju Nirwana

210

Lumbini, Taman Indah Lahirnya Sang Bayi Agung

211

Gijjhakuta | Tempat Sakral Otentik dalam Tipiṭaka

212

Keberkahan Ibu Sujata & Bpk Cunda | Sebagai Pendana Besar yang Berbuah Besar

213

Keisitimewaan Sang Buddha dalam Membimbing Para Makhluk

214

Bodhgaya | Mengenang Guru Agung

215

Buah-buah Manis Dhammayatra

216

Upaya Mengatasi Permasalahan Dengan Cara Merenung | Bhante Dhammadhīro, Mahāthera

217

Berhati-hati Terhadap Kemunculan Perasaan

218

Keterkaitan Satu Makhluk Dengan Makhluk Lainnya

219

Serbaneka Nama Kebajikan

220

Rupa-rupa Orang Berdana

221

Mantra supaya tidak jadi marah

222

KEBAIKAN DENGAN MANFAAT TERTINGGI

223

Sang Buddha Mengajarkan Dhamma Sebagai Wujud Kewelasasihan Kepada Makhluk Hidup

224

Dosa vs Puñña

225

(PART 3) DHAMMACAKKAPPAVATTANA SUTTA

226

Part 2 | Dhammacakkappavattana Sutta

227

(PART 1) DHAMMACAKKAPPAVATTANA SUTTA

228

HUTANG KARMA, BENARKAH ADA DI AJARAN SANG BUDDHA?

229

KRITERIA SESEORANG DISEBUT SEBAGAI ORANG YANG SUCI

230

JIKA AKU/ATTA TIDAK ADA, SIAPAKAH YANG BERTUMIMBAL LAHIR?

231

HAL HAL YANG DAPAT MENDORONG SESEORANG AGAR MAU BERMEDITASI

232

Mengurai Komplikasi PENGERTIAN SAMATHA & VIPASSANĀ

233

Bagaimana Menyikapi Mimpi mimpi

234

Penjelasan Tentang PASSADDHI

235

BAGAIMANA CARA MEMBERI EDUKASI SIMPEL TERHADAP ORANGTUA?

236

RAGAM UNGKAPAN UNTUK BERTEGUR SAPA

237

MENGATASI KESULITAN SAAT MENERAPKAN NILAI LUHUR DALAM MEDITASI

238

KUALITAS-KUALITAS PEMIMPIN YANG BAIK

239

IA YANG TELAH DI SEPUTARAN NIBBĀNA

240

Keberadaan Manusia Andhabāla Puthujjanika

241

Diskusi menarik tentang KARMA

242

Saripati Nidhikaṇḍasutta

243

Bagaimana Cara Menasehati Orang Dengan Tidak Menimbulkan Dosa?

244

Kapan Seseorang Mewarisi Karmanya?

245

SAMĀDHIPARIKKHĀRA, PIRANTI UNTUK MENDAPATKAN KETEGUHAN

246

MOVE ON, Cara Orang Bijak Mentas dari Penderitaan

247

Hidup itu pilihan ataukah nasib?

248

Dāna, Sīla, Bhāvana

249

Bagaimana Cara Meredam Keangkuhan?

250

Dasar-dasar seseorang bisa membangun kerukunan

251

Pangeran Siddhartha Meninggalkan Istana Menelantarkan Anak Istri?

252

Penjelasan Sammāvāyāmā

253

Puja Buah Di Altar Sang Buddha Setelah Tengah Hari, Bolehkah?

254

PENJELASAN MENGENAI SAMMĀDIṬṬHI

255

KULAWARGA, BAGAIMANA SEPATUTNYA KITA BERGAUL DENGANNYA

256

Garukārakicca | Satu Diantara Jenis-Jenis Kebajikan

257

Penjelasan mengenai ANĀGĀMI (Ia Yang Tidak Datang Kembali)

258

SEBERAPA PERLU DALAM MENGENAL MATERI?

259

PERMAKNAAN KATA ANUMODANĀ & PATTĀNUMODANĀ.

260

CARA MEMAAFKAN HINGGA TUNTAS

261

KEBERHASILAN MELALUI CARA INSTAN, MUNGKINKAH?

262

Apa Perbedaan Icchā dan Taṇhā?

263

The Power of Now

264

Pada situasi apakah salam Sukhi Hotu, Sotthi Hotu, Namaste & Namo Buddhaya tepat digunakan?

265

Chanda, ditunjuk sebagai awal dari kebaikan

266

Sammā-Ājīva | Penjelasan Mengenai Mata Pencaharian Benar

267

JIKA SAMA-SAMA BAIK, APA ALASAN MEMILIH AGAMA BUDDHA?

268

Rampai Dhamma

269

Kisah pecahnya telur. Siapakah yang layak disalahkan?

270

Akankah kondisi fisik sekarang terbawa serta ke kehidupan mendatang?

271

Permaknaan Kata Kesadaran

272

Hidup Yang Berarti Menurut Ajaran Sang Buddha

273

Memperbaiki komplikasi dalam pemahaman Bermeditasi

274

PENJELASAN SAMMĀSAṄKAPPA / PEMIKIRAN YANG SEMESTINYA

275

RAGAM CARA SANG BUDDHA MENGAJAR

276

Penjelasan singkat Satipaṭṭhāna dan penerapannya

277

Adakah berkah perlindungan dari leluhur?

278

MENJAGA DIRI SEWAKTU DI LUAR PENGAWASAN ORANGTUA

279

Penjelasan tentang Sīlabbata-parāmāsa

280

Tidak Bergaul Dengan Mereka Yang Dungu

281

Adakah kutukan dalam agama Buddha?

282

Sukha, Keberadaan Lepas dari Kehausan

283

Penjelasan Tentang Taṇha

284

Orang bijaksana tidak membiarkan diri dalam penderitaan

285

Mengenal Doktrin Anatta

286

Bagaimana cara mencapai Sotāpanna

287

Perbuatan bajik apa yang digolongkan sebagai Pāramī

288

Terlahir menjadi binatang, merupakan nasib baik atau buruk?

289

āyu vaṇṇo sukhaṃ balaṃ | siapakah sosok yang patut dipuja

290

Keagungan hati melalui pengembangan nilai-nilai luhur Dhamma

291

Cara agar tidak lahir di alam sengsara

292

Berbahagia atas kebaikan yang orang lain telah lakukan adalah kebaikan untuk diri sendiri

293

Di balik kebahagiaan ada penderitaan, benarkah?

294

Pahala tertinggi dari berdana

295

Upaya Mengenalkan Dhamma Kepada Anak

296

Orang Baik Tidak Perlu Takut Hantu

297

Marah Karena Cintakasih, adakah?

298

Tujuan dan manfaat orang melakukan puja.

299

Penyebab orang lahir di dunia

300

Melihat ke dalam diri, apa yang semestinya dicapai secara optimal.