EPISODE · May 31, 2023 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Kamis pekan ke-8 masa biasa, 1 Juni 2023; peringatan Santo Yustinus, martir
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Maria Madona dan Nefri dari Komunitas Pukat Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Indonesia. Sirakh 42: 15-25; Mazmur tg 33: 2-3.4-5.6-7.8-9; Markus 10: 46-52 SEMOGA KITA DAPAT MELIHAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Semoga Kita Dapat Melihat. “Mata tubuh kita ialah jendela kepada dunia, sedangkan mata hati kita ialah pintu kepada jalan menuju surga”, demikian kesimpulan bimbingan rohani yang diberikan seorang frater kepada para anggota misdinar. Setelah mendengar itu, seorang misdinar mengajukan pertanyaan. “Ini tidak adil, karena orang-orang buta tidak dapat melihat dunia. Bagaimana kita bisa memastikan jendela itu ada pada mereka?” Frater tidak merasa kehilangan akal untuk dapat menjawab pertanyaan itu. Dengan yakin ia berkata, “Orang-orang yang membantu si buta memiliki jendela lebih besar dan lebar sehingga melalui mereka si buta dapat mengenal dunia sama seperti orang-orang normal pada umumnya.” Semua yang mendengar jawaban Frater menjadi mengerti dan tanya jawab mereka berlanjut ke topik-topik lainnya. Kalau kita mengikuti kitab Putra Sirakh dalam bacaan pertama hari ini, bahwa matahari dan semua alam semesta sebagai karya nyata kekuasaan Tuhan di dalam hidup ini, mata orang normal pasti beruntung, sedangkan orang buta sangat tidak beruntung. Yang spesial dari nubuat Putra Sirakh ini ialah semua buah karya Tuhan itu pada dasarnya saling melengkapi. Sesungguhnya tidak ada kekurangan apa pun, karena Tuhan mengadakan semua dalam keadaan lengkap. Di dalam kenyataan hidup memang ada orang yang buta, seperti dalam kisah Injil pada hari ini tentang seorang pengemis buta yang bernama Bartimeus, namun ada orang-orang di sekelilingnya yang berbicara dengannya dan yang menuntun dia kepada Yesus. Gambaran ini menjadi sangat jelas untuk membimbing kita kepada sebuah keyakinan bahwa orang-orang kecil, miskin, sakit dan terlantar tidak dibiarkan oleh Tuhan tanpa perhatian dan bantuan orang lain. Semua orang yang normal dan sehat sesungguhnya memiliki tanggung jawab untuk menjadi solusi bagi sesamanya yang mengalami kekurangan dan sakit. Ada satu petunjuk lain yang memberikan kita penjelasan tentang saling melengkapi satu sama lain di dalam hidup kita, sehingga kita tetap yakin bahwa Tuhan sungguh membuat segala sesuatu baik dan indah. Orang yang mempunyai kekurangan pada mata tubuh alias buta, tetap menjadi istimewa bagi Tuhan dan sesama manusia karena mereka mempunyai mata hati yang membuka diri mereka kepada Tuhan. Bartimeus membuka hatinya kepada Tuhan. Semua orang beriman, dan kita semua yang merenungkan Firman pada hari ini memiliki mata hati untuk Tuhan dan sesama kita. Dengan mata hati itu, iman kita tumbuh. Kita perlu tetap berdoa dan berusaha supaya mata hati kita berfungsi dengan baik dan benar, meskipun terkadang mata tubuh kita kurang berfungsi dengan baik dan benar. Pada akhirnya kita dapat mencapai keselamatan melalui mata hati kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa… Ya Yesus Kristus, berkatilah kami agar kami dapat melihat dengan mata hati kami semua kemuliaan Tuhan yang ada di dalam setiap saat hidup kami. Kemuliaan kepada Bapa … Dalam nama Bapa …
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Kamis pekan ke-8 masa biasa, 1 Juni 2023; peringatan Santo Yustinus, martir
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Mar 26, 2026 ·1m
Mar 19, 2026 ·34m
Feb 18, 2026 ·11m
Feb 11, 2026 ·45m