PODCAST · music
mantrakama
by mantrakama
Melantun doa, menyair cinta.Depok, Pinggiran Ibu [email protected] | 087787242182
-
6
Mantrakama - Riuh
Mantrakama - Riuh by mantrakama
-
5
Mantrakama - Nostalgia Taman Kota
Mantrakama - Nostalgia Taman Kota by mantrakama
-
4
Mantrakama - Cerita Masa Lampau
Mantrakama - Cerita Masa Lampau by mantrakama
-
3
Mantrakama - Fiksyen
Mantrakama - Fiksyen by mantrakama
-
2
Mantrakama - Pulang Kerumah
Mantrakama - Pulang Kerumah by mantrakama
-
1
Mantrakama - Cerita Masa Lampau
Mantrakama Mantap Bersalin Di Hari Ibu Tilik asuh buana agar tidak jadi ‘Cerita Masa Lampau’. Sebuah single debut persembahan untuk Bumi, Ibu Pertiwi. Setelah melalui perjalanan panjang mengandung ide-ide, lirik lagu, dan materi musik, Mantrakama mantap melahirkan lagu “Cerita Masa Lampau” (Cermala) melalui plartform digital youtube, soundcloud, dan bandcamp, sebagai single debutnya pada 22 Desember 2018. Mantrakama, adalah band asal Depok yang mengemas alunan musiknya dengan memadukan musik folk, experimental noise, ambient post-rock dengan influensi world music. Terbentuk sejak 2014 dari sebuah komunitas seni di salah satu kampus pinggiran Jakarta Selatan, musik yang dimainkan banyak dipengaruhi oleh influence masing-masing personil. Balutan musik ini kemudian mereka namai dengan post-folk. Tepat pada hari ibu, band yang digawangi oleh Kiatayaki (Vokal), Rinaldi (Gitar), Bagus Manson (Biola), Andri Penjol (Keyboard Piano), serta bala bantuan dari Uglybanone (Gitar Bass) dan Topan (Drum) ini mempersembahkan Cerita Masa Lampau sebagai sebuah lagu untuk bumi, Ibu Pertiwi. Cerita Masa Lampau adalah tamparan keras bagi Mantrakama sendiri, setelah menilik keadaan bumi yang mulai renta. Mereka melihat respon manusia yang acuh tak acuh pada buana. Eksploitasi besar-besaran, tapi lupa mengasuhnya. Sementara dalam hidup sinergi ‘manusia dengan bumi’ sangat dekat jaraknya. Cerita Masa Lampau adalah satu dari lima lagu yang ada pada EP Gumam. Lewat Gumam, mantrakama mencoba menceritakan problematika kehidupan sehari-hari antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan bumi. Nama Gumam ini dianalogikan sebagai cara mereka bercerita. Ungkapan yang tertahan di dalam mulut, atau terucap dalam lirih.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Melantun doa, menyair cinta.Depok, Pinggiran Ibu [email protected] | 087787242182
HOSTED BY
mantrakama
CATEGORIES
Loading similar podcasts...