Gibeon Church Surabaya

PODCAST · religion

Gibeon Church Surabaya

Gibeon Church Sermon Series

  1. 288

    The Gospel After Genesis Week 8 - Ps Dave Hatoguan

    Kita sering bilang kita percaya Tuhan.Tapi…saat keuangan goyahsaat doa terasa kosongsaat hidup tidak bergerak ke mana-manapercaya itu jadi jauh lebih sulit dari yang kita akui.Ada momen di mana realita terasa lebih “nyata” daripada janji Tuhan.Dan tanpa sadar… kita mulai hidup bukan dari firman Tuhan,tapi dari rasa takut, logika, dan keadaan.Pertanyaannya:Kalau janji Tuhan itu nyata…kenapa hidup kita sering terasa seperti sebaliknya?Melalui kisah Abraham di Roma 4, kita akan melihat sesuatu yang mengejutkan bahwa ini bukan tentang punya iman yang kuat.namun tentang Tuhan yang setia.Dan mungkin…untuk pertama kalinya, kamu akan melihat bahwaharapan yang paling nyata… justru sering terlihat paling tidak masuk akal.THE GOSPEL AFTER GENESIS“Masih Bisa Percaya… di Saat Semua Tidak Masuk Akal?”

  2. 287

    The Gospel After Genesis Week 7 - Ps Natanael Thamrin

    Kita semua punya sesuatu untuk dibanggakan. Sesuatu yang diam-diam kita jadikan sandaran untuk merasa cukup, benar dan aman.Bisa pekerjaan, pencapaian, atau relasi. Bahkan hal-hal rohani.Masalahnya, semua itu sering kali kita gunakan untuk ‘membenarkan diri.’ Ujungnya, ketaatan kita berubah menjadi alat untuk ‘mengontrol Tuhan’, seolah Dia berhutang pada kita.Namun, selama kita masih bermegah dalam sesuatu selain Kristus, kita belum benar-benar hidup oleh iman. Sebab iman sejati bukan datang kepada Tuhan dengan sesuatu untuk dibanggakan, tetapi berhenti membanggakan diri sebagai alasan untuk diterima oleh Tuhan.THE GOSPEL AFTER GENESIS“APA YANG KAMU BANGGAKAN?”

  3. 286

    The Gospel After Genesis Week 6 - Ps. Michael Chrisdion

    Kita sering bilang: ikut Tuhan itu “bayar harga.”Tapi, apa benar kita yang bayar?Karena dalam hidup kita tahu satu hal:pengampunan itu tidak pernah gratis.Someone always pays.Lalu bagaimana dengan dosa kita?Yang kita ulang dan sembunyikan.Kalau Allah mengampuni…siapa yang membayar harganya?Minggu ini, kita akan melihat lebih dalam bukan cuma tentang kebangkitan,tapi tentang keadilan, pengampunan, dan siapa yang benar-benar membayar.Dan jawabannya…akan mengubah cara kamu melihat segalanya.THE GOSPEL AFTER GENESIS (RESURRECTION SUNDAY)“SIAPA YANG MEMBAYAR HARGA?”

  4. 285

    The Gospel After Genesis Wk 5 - Ps Michael Chrisdion

    Paskah bukan sekadar perayaan kebangkitan.Ini adalah deklarasi bahwa perkara hidupmu sudah selesai.Kita terbiasa hidup untuk membuktikan diri—cukup baik, cukup layak, cukup benar.Tapi Injil menunjukkan: kita tidak pernah cukup.Melalui salib dan kebangkitan, Yesus bukan hanya mati menggantikan kita—Dia bangkit untuk membenarkan kita.Bukan tentang apa yang kamu capai,tetapi tentang apa yang sudah Dia tetapkan.THE GOSPEL AFTER GENESIS (RESURRECTION SUNDAY)“Justified — Because He Lives”

  5. 284

    The Gospel After Genesis Wk 4 - Ps Michael Chrisidon

    Banyak orang melihat salib sebagai simbol kasih.Tapi bagaimana jika salib bukan sekadar pilihan… melainkan keharusan?Roma 3:9–20 menunjukkan sebuah kebenaran yang tidak nyaman:masalah terbesar manusia bukan sekadar perilaku buruk, tetapi hati yang menjauh dari Tuhan—bahkan dalam kebaikan kita.Jika tidak ada seorang pun yang benar,jika tidak ada seorang pun yang sungguh mencari Tuhan,maka satu-satunya harapan bukan kita yang menemukan Allah—tetapi Allah yang datang mencari kita.Jumat Agung bukan tentang mengasihani Yesus.Ini tentang menyadari mengapa Ia harus mati.THE GOSPEL AFTER GENESIS (GOOD FRIDAY)“THE NECESSITY OF THE CROSS”

  6. 283

    The Gospel After Genesis Wk 3 Ps Michael Chrisdion

    Kita sebenarnya tahu mana yang benar.Yang bikin goyah…karena yang “tidak benar” sering terlihat aman.Pelan-pelan muncul pembenaran:“sedikit saja… gapapa.”Padahal masalahnya bukan di angka.Tapi di hati.Injil menunjukkan:dosa sekecil apa pun cukup seriussampai Yesus harus mati untuk itu.Tapi di saat yang sama,kita juga diberi kekuatan untuk hidup berbeda.Bukan karena kita kuat.Tapi karena kita sudah melihatkebenaran yang sejati.Kalau kamu lagi di titik itu...jujur atau kompromi...ingat:Yesus tidak menyelamatkanmu dengan cara curang.Jadi kamu juga tidak perlu hidup dengan cara itu.

  7. 282

    Special Service "The Gospel In Midst Of Life's Challenges" Ev. Joy Manik

    SPECIAL SUNDAY SERVICETHE GOSPEL IN THE MIDST OF LIFE’S CHALLENGES[Injil di tengah tantangan Kehidupan]Hari-hari ini masalah hidup bukan hanya semakin berat tapi juga semakin kompleks. Ketegangan di luar dan juga di dalam negeri tidak dapat dipandang remeh.Mungkin ada orang yang pasrah dan berkata: “namanya juga hidup, ya dijalani saja!” Atau mereka yang mulai overthinking dan berkata: “..kalau gini terus, ke depan gimana?”Saat ini, anda ada di posisi yang mana? Pasrah atau berserah? Tapi ingat! Salah melihat masalah akan membuat kita hidup dikuasai masalah. Alih-alih kita pasrah atau berserah, keduanya justru berujung pada usaha untuk mengejar kenyamanan diri.Lalu bagaimana kita seharusnya melihat masalah? Bagaimana Injil memberi jawaban atas pergumulan ini?

  8. 281

    The Gospel After Genesis Week 2 - Ps Erich Huwae

    Banyak orang berpikir masalah manusia hanya soal menjadi lebih baik: lebih bermoral, lebih religius, lebih rohani.Tapi bagaimana kalau masalahnya bukan sekadar perilaku…melainkan hati manusia yang gelap?Roma 1:18–32 membuka kenyataan yang sering kita hindari: manusia menolak Allah, lalu mulai membangun allah versi mereka sendiri. Melalui moralitas yang membuat kita merasa lebih benar, atau religiusitas yang membuat kita merasa dekat dengan Tuhan. Namun di balik semua itu, hati manusia tetap berada dalam kegelapan.Lalu muncul pertanyaan yang lebih dalam:Siapa kita sebenarnya jika hidup tanpa Allah?THE GOSPEL AFTER GENESIS“KEGELAPAN HATI MANUSIA”

  9. 280

    The Gospel After Genesis Week 1 - Ps Lius Erik

    Sebagai orang percaya, kita mungkin sering mendengar kata Injil.Namun sering kali kita memaknainya hanya sebagai:* Menjadi orang baik* Rajin ke gereja* Berusaha hidup lebih suciSeolah-olah Injil hanyalah saran agar kita menjadi pribadi yang lebih baik.Tetapi bagaimana jika itu bukan inti Injil?Bagaimana jika Injil bukan sekadar saran…melainkan kabar kemenangan?Bagaimana jika keselamatan bukan hanya pengampunan…melainkan identitas yang baru?Roma 1:16–17 adalah jantung iman Kristen.Dan dari bagian inilah kita akan melihat bahwa Injil memiliki kuasa untuk mengubah cara kita melihat diri, dosa, dan masa depan kita.THE GOSPEL AFTER GENESIS“KEKUATAN YANG MENULIS ULANG CERITA HIDUP KITA”

  10. 279

    Reading The Times Through The Lens Of Genesis Week 9 - Ps Michael Chrisdion

    Kita sering merasa netral.Padahal tiap hari kita sedang dibentuk.Dibentuk oleh kota.Dibentuk oleh budaya.Dibentuk oleh lensa yang pelan-pelan menggeser hati.Sejak Kejadian 4 selalu ada dua kota:Satu hidup untuk membangun nama sendiri.Satu hidup untuk Nama Tuhan.Satu melahirkan manusia yang kompetitif dan cemas.Satu melahirkan manusia yang melayani dengan anugerah dan damai.Yang paling berbahaya bukan tinggal di kota yang salah.Tapi tidak sadar lensa mana yang sedang membentuk kita.THIS SUNDAY — penutup seri Reading the Times Through the Lens of Genesis“Dua Kota. Dua Lensa”

  11. 278

    Reading The Times Through The Lens Of Genesis Week 8 - Ps Michael Chrisdion

    Sejarah dunia bukan dimulai dari perang dunia. Bukan dari ideologi.Bukan dari politik. Sejarah dunia dimulai dari satu keluarga.Dua saudara: Kain & Habel, Satu merasa tidak diterima.Satu merasa diberkati. Dan darah pertama tumpah di tanah.Kejadian 4 bukan sekadar kisah kuno.Itu cermin dunia kita hari ini.Iri hati. Kompetisi. Perbandingan.Kemarahan ketika hidup tidak berjalan sesuai ekspektasi.Di dalam satu keluarga pertama, Alkitab memperlihatkan:* Kekuatan dosa* Kelicikan dosa* Dan harapan yang lebih besar dari dosaMinggu ini kita akan melihat bahwa darah yang pertama kali berseru dari tanah ternyata menunjuk pada darah lainyang berbicara lebih kuat.JOIN US THIS WEEK“Potret Sejarah Dunia dalam Satu Keluarga.”Reading the Times through the Lens of Genesis

  12. 277

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Week 7 - Ps Michael Chrisdion

    Kita hidup di zaman performance.Semua harus terlihat kuat.Semua harus terlihat berhasil.Semua harus terlihat baik-baik saja.Tapi kenapa kita tetap merasa tidak aman?Genesis 3 memberi jawaban yang lebih dalam dari sekadar psikologi atau sistem sosial.Ini tentang hati.Dan tentang Allah yang datang mencari orang yang bersembunyi.Minggu ini kita bahas: Mengapa Kita Terus Bersembunyi?

  13. 276

    Reading The Times Through The Lens Of Genesis - Week 6 - Ps Natanael Thamrin

    Seringkali kita mengira masalah hidup rohani ada pada kurangnya disiplin atau aturan. Padahal, Alkitab menunjukkan sesuatu yang lebih dalam: hati kita sendiri.Sejak kejadian 3, manusia tahu apa yang benar, tetapi tetap memilih yang lain. Bukan karena tidak mengerti, melainkan karena arah hati yang telah bergeser.Disinilah kisah kejatuhan manusia menjadi kisah kita hari ini.Minggu ini kita akan kembali membuka Kejadian 3, untuk melihat bagaimana pilihan-pilihan kita menyingkapkan hati kita dan bagaimana Injil menawarkan pemulihan yang tidak mampu kita hasilkan sendiri.JOIN US THIS WEEKPILIHANMU MENYINGKAPKAN HATIMU[Kisah Kejatuhan Manusia Dalam Dosa]Reading the Times thru the Lens of Genesis

  14. 275

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Week 5 - The Design of Marriage Pernikahan Pertama & Kisah Penebusan - Ps. Michael Chrisdion

    Kalau kamu lelah dengan relasi, takut menikah, sedang menikah tapi capek secara emosional atau ingin melihat cinta dari perspektif InjilKotbah minggu ini buat kamu !“Aku cuma mau dicintai.”Tapi tanpa sadar, kita sering menuntut pasangan melakukan apa yang hanya Tuhan bisa lakukan.Di dunia yang retak, relasi sering berubah jadi tempat luka.Bukan karena cinta itu salah.Tapi karena desainnya diabaikan.Minggu ini kita akan kembali ke awal cerita:Pernikahan pertama dalam Alkitab —dan bagaimana di baliknya tersimpan kisah penebusan yang jauh lebih besar.📖 The Design of MarriagePernikahan Pertama & Kisah PenebusanGenesis 2:18–25

  15. 274

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Wk 4 - “Bekerja di Dunia yang Jatuh” - Ps Michael Chrisdion

    Kalau kamu capek tapi masih harus “kelihatan kuat”…this sermon is for you.Awal tahun sering terasa seperti lomba baru.Target baru. Tekanan baru. Ambisi baru.Tapi izinkan jujur:berapa banyak dari kita yang bekerja…bukan karena cinta pada panggilan,tapi karena takut tidak dianggap?Injil datang bukan untuk membuat kita malas.Tapi untuk membebaskan kerja kita dari beban identitas palsu.Minggu ini kita belajar:bagaimana Kejadian 2 menolong kita melihat ulang pekerjaan,karier, dan panggilan hidup.Kejadian 2:2–17

  16. 273

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Wk 3 - "SIAPAKAH MANUSIA DI HADAPAN ALLAH? - IMAGO DEI” Ps Michael Chrisdion

    Kita hidup di dunia yang terus bertanya:“Seberapa berguna kamu?”“Seberapa sukses kamu?”“Seberapa kuat kamu?”Tapi Kejadian 1 bertanya sesuatu yang lebih dalam:Siapakah manusia di hadapan Allah?Kalau nilai hidup kita tidak ditentukan oleh prestasi, status, atau kapasitas—lalu dari mana nilai hidup kita berasal?Minggu ini kita akan melihat kembali sebuah kebenaran yang hampir hilang:IMAGO DEI — manusia diciptakan menurut gambar Allah.Temukan jawabannya minggu ini and Join us!karena jawaban ini bukan sekadar teologi,namun tentang identitas, martabat, dan hidupmu sendiri.

  17. 272

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Week 2 - Ps. Michael Chrisdion_01

    Di tengah dunia yang terasa rusak, melelahkan, dan penuh ketegangan, kita sering bertanya: Bagaimana seharusnya kita memandang hidup dan dunia ini?Kejadian 1 mengajak kita kembali ke fondasi paling awal, bukan untuk memperdebatkan sains atau kronologi, tetapi untuk membentuk cara pandang kita terhadap kehidupan. Melalui kisah penciptaan, Alkitab menyatakan bahwa dunia ini diciptakan dengan baik, namun tidak untuk disembah; berharga, namun terbatas; rusak, namun tetap layak diperjuangkan.Dalam kotbah ini, kita belajar melihat kehidupan dari lensa Kejadian 1:bagaimana Injil menolong kita menikmati dunia tanpa diperbudak olehnya, menghadapi kehilangan tanpa hancur, memperlakukan sesama dengan kerendahan hati, dan tetap peduli pada dunia yang Allah kasihi.Pada akhirnya, Kejadian 1 tidak hanya berbicara tentang awal dunia, tetapi menunjuk kepada Injil. Tentang Firman yang mencipta, Firman yang menjadi manusia, dan Firman yang mencipta ulang hidup kita di dalam Kristus. Melalui lensa ini, kita diajak membaca zaman dan menjalani kehidupan dengan pengharapan yang teguh.

  18. 271

    Silsilah Anugerah Dalam Kelahiran Kristus ( Kisah Maria ) - Week 5 - Hadiah Terbesar Bagi Kita - Ps. Michael Chrisdion

    Bagaimana jika hadiah terbesar dari Tuhanbukan sekadar menenangkan hatimu,tetapi membawamu pada hidup yang lebih utuh?Maria tidak sedang mencari perubahan besar.Namun Allah datang tanpa diundang,dan justru di tengah kebingungannyaMaria menemukan anugerah yang besar.Natal bukan tentang kehilangan kendali,tetapi tentang menemukan tangan yang layak dipercayauntuk memegang hidup kita.Jika Allah benar-benar datang mendekat,apa artinya hidup bersama Dia hari ini?

  19. 270

    Silsilah Anugerah Dalam Kelahiran Kristus Week 4 - Ps. Michael Chrisdio

    Kita hidup di dunia yang mengajarkan satu hal sejak kecil:jadilah seseorang, baru kamu berarti.Maka kita berlari…mengejar prestasi, pengakuan, pencapaian,bahkan pelayanan…sering kali bukan karena sukacita,tapi karena takut tidak cukup.Natal datang dengan pertanyaan yang tidak nyaman:identitas kita dibentuk oleh apa?Ambisi yang harus terus dibuktikan,atau anugerah yang sudah lebih dulu diberikan?Dalam seri Silsilah Anugerah dalam Kelahiran Kristus,kita sampai pada puncaknya:Yesus tidak datang untuk orang yang sudah “jadi”,tetapi untuk hati yang lelah membuktikan diri.Mungkin masalah terbesar kita bukan kurang iman,tapi salah sumber identitas.Minggu ini, mari kita berhenti sejenak…dan mendengar kabar baik itu bersama.

  20. 269

    Reading The Time Through The Lens Of Genesis - Week 1 - Ps. Dave Hatoguan

    Saat berdiri di ambang tahun yang baru, perasaan kita sering kali campur aduk. Ada harapan, tetapi juga kecemasan.Ada semangat untuk memulai kembali, tetapi juga kelelahan karena pola lama yang terus berulang.Di dunia modern, waktu sering terasa seperti treadmill tanpa akhir. Kita terus berlari mengejar pencapaian, kesuksesan, atau sekadar bertahan hidup. Namun ironisnya, semakin cepat kita berlari, semakin sering kita kehilangan rasa tujuan yang sejati.Sebagian orang berkata,“Tahun baru, aku yang baru. Aku adalah penentu takdirku sendiri. Tahun ini pasti akan berbeda.”Yang lain lebih sinis berkata,“Semua ini hanyalah kebetulan biologis dalam alam semesta yang acak.”Namun keduanya sama-sama meninggalkan satu pertanyaan besar yang tak terjawab:Apakah hidup ini sungguh berarti? Dari mana kita berasal?Dan untuk apa kita ada?Melalui Kejadian 1, kita akan melihat bagaimana Injil menjawab kecemasan, harapan, dan kekosongan manusia modern dengan membawa kita kembali kepada Sang Awal, Allah yang mencipta, menopang, dan menebus.

  21. 268

    Special Sunday Service _Aman Dalam Genggaman_ Ps Lius Erik_01

    SPECIAL SUNDAY SERVICE - AMAN DALAM GENGGAMANTahun ini mungkin tidak semua jalan yang kita lewati mudah. Ada masa ketika langkah kita mantap, dan ada masa ketika kita hanya mampu melangkah pelan, selangkah demi selangkah. Ada proses yang berjalan baik dan sesuai harapan, tetapi ada pula hal-hal yang tidak kita mengerti mengapa harus terjadi. Namun dalam semuanya itu, Tuhan tetap hadir; memimpin, menguatkan, dan menyertai kita. Ketika kita melihat kembali perjalanan tahun ini, kita mungkin baru menyadari bahwa tangan Tuhanlah yang menuntun kita melewati setiap musim kehidupan itu. Ia tidak selalu membawa kita melalui jalan yang cepat, tetapi selalu dengan cara yang terbaik untuk membentuk kita. Dan saat kita menutup tahun ini serta bersiap memasuki tahun yang baru, kita tidak melangkah dengan kekuatan kita sendiri, melainkan dengan keyakinan bahwa Tuhan yang memimpin adalah Tuhan yang menyertai sampai akhir.

  22. 267

    Silsilah Anugerah Dalam Kelahiran Kristus Week 3 - Ps. Michael Chrisdion

    “Skandal itu seharusnya menghancurkan segalanya.Reputasi hancur. Hubungan rusak. Masa depan gelap.”Namun di silsilah Yesus…Tuhan justru menuliskan nama yang seharusnya dihapus selamanya:“Istri Uria.”Nama yang menyimpan luka, aib, pengkhianatan, dan kegagalan moral terdalam.Tetapi alih-alih menutupinya, Tuhan memasukkannya ke dalam garis keturunan Mesias.Seolah Tuhan berkata:“Bahkan skandal manusia paling gelap pun tidak bisa menggagalkan rencana-Ku.”Kalau Tuhan bisa menenun kisah penebusan dari skandal sebesar itu…Apa yang Ia bisa lakukan dengan hidupmu?Dengan masa lalumu?Dengan kegagalan dan keputusan-keputusan yang kamu sesali?Minggu ini di Gibeon Church, kita akan melihat bagaimanaNatal adalah berita bahwa rencana Tuhan jauh lebih kuat daripada skandal manusia.Sebuah pengharapan bagi semua orang yang pernah berkata:“Aku sudah terlalu rusak. Tuhan pasti malu dengan aku.”

  23. 266

    Silsilah Anugerah Dalam Kelahiran Kristus - Week 2 - Anugerah Bagi yang Terasing - Ps. Michael Chrisdion

    Pernah datang ke gereja… tapi tetap merasa sendirian?Pernah berada di tengah teman-teman… tapi hatimu tetap merasa seperti “orang luar”?Pernah merasa hidup makin pahit… bukan makin manis?Kitab Ruth dimulai dari situ.Dari kepahitan.Dari kehilangan.Dari keterasingan.Dan justru dalam keadaan seperti itu,Tuhan sedang menenun sesuatu yang jauh lebih besar dari yang bisa kamu lihat.Minggu ini kita akan menyelami kisah Ruth…kisah anugerah yang memulihkan mereka yang merasa tidak dilihat, tidak dianggap, dan tidak punya tempat.

  24. 265

    Silsilah Anugerah Dalam Kelahiran Kristus - Week 1 - Anugerah di Tengah Aib - Ps. Michael Chrisdion

    Di awal Injil Matius, sebelum malaikat berbicara.Sebelum Palungan.Sebelum “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi.”Ada silsilah.Dan Tuhan tidak menyensor aib.Di daftar nama tempat Yesus datang ke bumi, kita menemukan:Tamar.Sebuah cerita tentang ketidakadilan, penyalahgunaan kuasa, dosa seksual, dan luka keluarga yang panjang.Kisah yang, secara manusia, semestinya dihapus—bukan dimasukkan ke dalam Alkitab.Tapi justru di sanalah Injil berbisik pelan:Allah tidak menunggu hidupmu rapiuntuk masuk ke dalamnya.Ia hadir di tengah aib.Minggu ini kita membongkar kisah Tamar, bukan untuk menuding, tapi untuk menemukan terobosan anugerah yang mampu menembus bagian hidup yang paling kita sembunyikan.Mari datang dengan hati jujur. Mungkin Tuhan sedang menunggu kita berhenti menyembunyikan luka, supaya Ia bisa menyentuhnya.

  25. 264
  26. 263
  27. 262
  28. 261
  29. 260
  30. 259
  31. 258
  32. 257
  33. 256
  34. 255
  35. 254
  36. 253
  37. 252
  38. 251
  39. 250
  40. 249
  41. 248
  42. 247
  43. 246
  44. 245
  45. 244
  46. 243
  47. 242
  48. 241

    Kebenaran Injil Untuk pergumulan Masa Kini - Week 1 - Kebahagian sejati didalam Roh Kudus - Ps Michael Chrisdion

    Kebenaran Injil Untuk pergumulan Masa Kini - Week 1 - Kebahagian sejati didalam Roh Kudus - Ps Michael Chrisdion

  49. 240
  50. 239

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Gibeon Church Sermon Series

HOSTED BY

Gibeon Church Surabaya

URL copied to clipboard!