01 Mei 2024 - Memperhatikan Manusia dan Hewan

EPISODE · Apr 30, 2024 · 11 MIN

01 Mei 2024 - Memperhatikan Manusia dan Hewan

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Bacaan Alkitab hari ini diawali dengan pemaparan sesuatu yang masih relevan saat ini, "Apabila ada perselisihan di antara beberapa orang,Lalu mereka pergi ke pengadilan, mereka akan diadili dengan menyatakan siapa yang benar dan siapa yang salah" (25:1). Hukuman yang ditentukan adalah hukuman fisik (25:2). Hukuman fisik sangat umum pada masa itu. Yang istimewa dari hukum ini adalah yang berikut ini, "Orang itu boleh dipukuli empat puluh kali, tidak lebih. Apabila ia dipukul lebih banyak lagi, saudaramu akan menjadi rendah di matamu" (25:3). Dalam hukum Raja Hammurabi di Babilonia dan Kitab Undang-undang Asyur, jumlah cambukan berkisar antara dua puluh hingga enam puluh. Di sini, jumlah maksimum cambukan yang diizinkan adalah empat puluh cambukan. Kemudian, batasnya dikurangi menjadi tiga puluh sembilan untuk menghindari salah hitung. Rasul Paulus pernah berkata, "Lima kali aku menerima cambukan dari orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan" (2 Korintus 11:24). Hukuman tidak boleh melanggar harkat dan martabat manusia yang diciptakan segambar dengan Allah. Terkadang orang tua dapat membuat pernyataan seperti ini, "Kamu tidak punya harapan untuk sukses dalam hidup!", atau "Kamu tidak berguna!" Pernyataan seperti itu merendahkan anak-anak.Baru-baru ini, banyak negara melarang hukuman fisik karena dimotivasi semangat agar tidak merendahkan martabat manusia. Orang yang sedang marah dapat kehilangan kendali dan merugikan orang yang dihukum. Ulangan 25:1-3 memberikan prinsip-prinsip yang mengatur reaksi manusia terhadap perselisihan. Misalnya, prinsip yang direkomendasikan di sini adalah membawa masalah perselisihan ke pengadilan.Hukum berikutnya (25:4) digunakan oleh Rasul Paulus sebagai ilustrasi ketika berbicara tentang pembayaran tunjangan hidup para pelayan Injil (1 Korintus 9:9; 1Timotius 5:18). Namun, hal ini tidak boleh membuat kita mengabaikan maksud awal hukum ini. Hukum ini diberikan karena kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Lembu digunakan untuk membajak ladang dan menarik kereta pengirik untuk menghancurkan biji-bijian yang telah dipanen. Di tempat pengirikan, biji-bijian akan diletakkan sedemikian rupa, sehingga kereta yang berat dapat digerakkan di atasnya. Lembu diperbolehkan memakan sebagian biji-bijian sebagai "upah" mereka. Kepedulian terhadap hewan merupakan ciri unik bangsa Israel. Amsal 12:10a berkata, "Orang benar memperhatikan hidup hewannya." Orang Kristen peduli kepada manusia dan hewan karena keduanya diciptakan Allah untuk memelihara seluruh ciptaan. Upaya apa yang telah Anda lakukan sebagai penghargaan terhadap sesama dan memelihara seluruh ciptaan Allah? [Pdt. Sumito Sung]

NOW PLAYING

01 Mei 2024 - Memperhatikan Manusia dan Hewan

0:00 11:51

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

URL copied to clipboard!