11-5-2026 - Tak Mau Kompromi Lagi (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · May 10, 2026 · 4 MIN

11-5-2026 - Tak Mau Kompromi Lagi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Roma 8:4-8Penulis : G.I. Wediya TuluswatiSuatu sore seorang kakek sedang duduk berdua dan mengobrol dengan cucunya. Dalam percakapan itu, si cucu bercerita ia sedang marah sekali dengan teman sekelasnya. Dengan perkataan kasar ia memarahi temannya, dan setelah itu dia merasa menyesal sudah menyakiti dan membuat hati temannya sedih. Dia berkata: "Aku seperti tidak bisa menguasai kemarahanku, kek." Kemudian sang kakek berkata, " Cucuku dalam hati setiap orang ada dua serigala yang terus berkelahi. Serigala yang satu adalah serigala baik, yaitu kesabaran, murah hati, mengasihi, dan serigala yang lain jahat yaitu kemarahan, kebencian, keserakahan, kesombongan". “Siapa yang menang, Kek?” Tanya sang cucu. Sang kakek berkata, yang menang adalah serigala yang kamu kasih makan, yang kamu turuti kemauannya dialah yang menang.Rasul Paulus dalam surat kepada jemaat di Roma mengajarkan untuk setiap orang percaya tidak menjadi serupa dengan dunia ini dengan terus berkompromi dengan keinginan daging Sebagai orang percaya kita harus terus bertransformasi semakin serupa dengan Kristus, dengan melakukan keinginan Roh. Keinginan Roh dan keinginan daging adalah dua kekuatan yang saling bertentangan dan tidak bisa didamaikan. Tidak ada zona abu-abu, atau kompromi yang artinya sesekali menuruti keinginan daging, sesekali juga menuruti keinginan Roh. Kita harus memilih dengan tegas salah satu di antaranya. Kompromi adalah kesepakatan yang saling memberi tenggang rasa, namun dalam konteks kehidupan rohani, memiliki makna negatif, artinya mengendurkan standar Firman Tuhan dan menyelaraskannya dengan keinginan daging. Dengan kata lain, kompromi mengaburkan batas kebenaran dan ketidakbenaran demi keuntungan pribadi, kenyamanan atau karena tekanan sosial. Jadi tak mau kompromi lagi artinya: Pertama, tidak memberi kesempatan atau ruang bagi keinginan daging untuk menguasai hidup kita. Kedua, tidak bernegosiasi dengan dosa. Ketika godaan dosa datang, kita tidak bersepakat dengannya. Kita tidak menikmati perbuatan dosa itu, melainkan berani berkata tidak terhadap perbuatan dosa, sekalipun tampak enak dan menyenangkan.Ketiga, berpegang teguh pada pimpinan Roh, yang artinya memilih untuk mengikuti pimpinan Roh meskipun terasa sulit bahkan seolah rugi secara duniawi . Menjadi serupa dengan Kristus berarti kita harus menjadi berbeda dengan dunia, tidak kompromi dengan dosa. Memang tidaklah mudah, namun perlu kedisiplinan diri agar kita senantiasa hidup dalam pimpinan-Nya yang akan mendatangkan damai sejahtera dan sukacita yang sejati. Kiranya Tuhan menolong kita. "Setiap hari kita harus memilih untuk berjalan dalam Roh. Tidak ada masa libur dalam peperangan rohani. Anda tidak bisa bernegosiasi dengan dosa; Anda harus membunuhnya." ( John MacArthur)Pertanyaan untuk direnungkan:1. Nilai-nilai dunia apa saja yang selama ini tanpa sadar sudah Anda adopsi?2. Langkah konkret apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki nilai-nilai dunia yang sudah Anda adopsi?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published May 10, 2026

Embed this episode

NOW PLAYING

11-5-2026 - Tak Mau Kompromi Lagi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 4:51

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 4 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on May 10, 2026.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!