EPISODE · Sep 10, 2025 · 5 MIN
11-9-2025 - Kaya Oleh Kasih Karunia (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : 2 Korintus 8:1-5Penulis : G.I. Swannius BongKetika membaca besarnya kasih yang ditunjukkan oleh jemaat Makedonia dalam nas hari ini, saya teringat pada kisah seorang perempuan yang datang kepada Yesus saat Ia dijamu di rumah Simon, seorang Farisi. Perempuan itu membawa buli-buli berisi minyak wangi, lalu menangis di kaki Yesus, menyekanya, dan meminyakinya. Simon memprotes tindakan tersebut, tetapi Yesus menjawab dengan perumpamaan tentang hutang, lalu menutup dengan perkataan: “Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah berbuat banyak kasih; tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih” (Lukas 7:47). Para penafsir menegaskan bahwa Yesus tidak sedang mengatakan ada kasih karunia yang lebih kecil bagi sebagian orang. Melainkan, karena perempuan itu sungguh menyadari besarnya dosanya, ia menerima kasih karunia lebih dalam, sehingga menghasilkan kasih yang besar. Berbeda dengan orang Farisi yang merasa sedikit berdosa, sehingga tidak terdorong untuk mengasihi lebih besar.Paulus membuka tulisannya tentang jemaat Makedonia dengan langsung mengaitkannya kepada kasih karunia yang dianugerahkan kepada mereka (ay. 1). Inilah dasar dan motivasi utama dari kebaikan yang mereka lakukan. Kasih jemaat Makedonia bersumber dari kasih karunia Allah yang telah dinyatakan bagi mereka. Kesadaran akan kedalaman kasih karunia itulah yang membuat mereka begitu bergairah untuk menyatakan kasih kepada jemaat Yerusalem yang sedang menderita. Gairah kasih itu nyata dalam tiga hal. Pertama, mereka memberi dengan sukacita yang meluap, padahal mereka sendiri sedang dalam penderitaan dan kemiskinan. Paulus menegaskan bahwa mereka sangat miskin, namun kaya dalam kemurahan (ay. 2). Luar biasa. Kedua, Paulus mengatakan bahwa keterlibatan mereka dalam pelayanan kasih datang dari inisiatif sendiri, bahkan mereka meminta dan mendesak agar diizinkan terlibat (ay. 4). Ini adalah ekspresi ketulusan dan kerinduan mendalam dari hati, bukan sekadar kewajiban. Ketiga, mereka memberi lebih dari yang diharapkan (ay. 5), bahkan melampaui kemampuan mereka (ay. 3). Inilah wujud hasrat untuk memberi yang terbaik dengan mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Semua sikap ini lahir dari kesadaran akan besar dan dalamnya kasih karunia Kristus yang telah mengampuni mereka.Saudaraku, jika kita sungguh menyadari dan mengalami besar kasih karunia Allah—yang rela memberikan nyawa Anak-Nya yang tunggal bagi kita—maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menyatakan kasih kepada sesama. Kita tidak perlu menunggu desakan keadaan atau imbalan berkat baru kita mau bertindak. Sebaliknya, hati kita akan seperti jemaat Makedonia: kemurahan yang mengalir keluar meski dalam penderitaan dan kesulitan, penuh inisiatif, dan hasrat untuk memberi yang terbaik bagi pekerjaan Tuhan. Demikian juga dalam panggilan misi Allah, kita akan melakukannya dengan sukacita yang meluap, berani berkorban waktu dan tenaga agar Injil diberitakan, serta mengerjakan misi itu dengan sungguh-sungguh, maksimal, dan terbaik. Amin.“Seseorang yang sungguh-sungguh memahami dan mengalami besar kasih karunia Allah akan mengalir keluar tindakan kasih yang penuh dengan sukacita, pengorbanan dan yang terbaik”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Seperti apa bukti seseorang mengalami kekayaan kasih Allah?2. Komitmen apa yang anda ambil setelah menyadari besar-Nya kasih karunia yang anda terima?
Embed this episode
NOW PLAYING
11-9-2025 - Kaya Oleh Kasih Karunia (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.