EPISODE · Oct 11, 2025 · 4 MIN
12-10-2025 - Bukan Aku Tapi Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Galatia 2:19-20Penulis : Pdt. Siujono SungNeal Morse adalah musisi berbakat yang sebelumnya tergabung dalam rock band terkenal. Namun segalanya berubah drastis ketika pada tahun 2002, ia mengalami pertobatan menjadi orang Kristen. Ia memutuskan untuk keluar dari band tersebut karena menyadari bahwa tidak mungkin ia dapat mengekspresikan imannya di dalam konteks band yang berfokus pada materi dan ambisi pribadi. Morse kemudian mencurahkan hidupnya untuk menciptakan musik yang memuliakan Kristus. Ia dengan sukarela meninggalkan ketenaran duniawi demi memprioritaskan panggilan ilahi, yakni menjadikan musiknya sebagai sarana untuk menyatakan iman. Ini merupakan contoh nyata bagaimana hidup seseorang diubahkan dari yang dulunya “hidup untuk diri sendiri” menjadi “hidup bagi Kristus.”Paulus menegaskan kepada jemaat Galatia bahwa mereka yang telah menerima anugerah keselamatan tidak lagi berada di bawah kuasa hukum Taurat sebagai jalan pembenaran. Melalui kematian Kristus, mereka turut “disalibkan” bersama-Nya. Ini berarti mati terhadap hidup lama yang berpusat pada diri sendiri, dan dibangkitkan untuk hidup baru yang sepenuhnya dipersembahkan bagi Kristus. Ini bukan sekadar perubahan perilaku luar, tetapi perubahan total identitas dan pusat hidup. Bukan lagi “aku” yang memegang kendali, melainkan Kristus yang hidup di dalam diri orang percaya. Makna “disalibkan dengan Kristus” mengandung kesadaran bahwa hidup lama, dengan semua ambisi egois dan tuntutan untuk membenarkan diri sendiri, telah berakhir di salib. Kini, setiap langkah hidup orang percaya diarahkan oleh kasih Kristus dan kebenaran-Nya. Dengan demikian, hidup mereka bukan lagi perjuangan untuk memenuhi hukum demi diterima oleh Allah, melainkan respons syukur yang lahir dari hubungan pribadi dengan Kristus yang sudah lebih dulu mengasihi dan menebus mereka.Demikian pula kita sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menanggalkan hidup lama yang berpusat pada diri dan menjalani hidup baru yang dipersembahkan bagi-Nya. Hidup “bukan aku, tapi Kristus” berarti menundukkan setiap keputusan, rencana, dan prioritas kepada kehendak Tuhan. Dalam keluarga, ini berarti kita mengasihi, menghormati, dan melayani pasangan serta anak-anak dengan kerendahan hati seperti Kristus melayani kita. Dalam pekerjaan atau usaha, kita bekerja dengan integritas, kejujuran, dan tujuan untuk memuliakan Tuhan, bukan sekadar mencari keuntungan atau pengakuan. Dalam pelayanan gereja, kita memberi persembahan, waktu, dan tenaga bukan demi nama sendiri, tetapi untuk kemuliaan Kristus.. “Hidupku bukannya aku lagi, tapi Kristus dalamku.”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah yang menjadi pusat dari setiap keputusan, perkataan, dan tindakan saya?2. Bagian mana dari hidup saya yang masih saya pertahankan untuk diri sendiri, dan belum saya serahkan sepenuhnya kepada Kristus?
Embed this episode
NOW PLAYING
12-10-2025 - Bukan Aku Tapi Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.