EPISODE · Oct 12, 2025 · 4 MIN
13-10-2025 - Disalibkan Dengan Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Roma 6:6-7Penulis : Pdt. Siujono SungPada abad ke-19, setelah perang saudara usai dan perbudakan dihapuskan, ada seorang budak di Amerika menunjukkan tindakan yang tidak biasa. Meskipun ia telah dinyatakan bebas secara hukum, setiap pagi ia masih datang ke rumah mantan tuannya. Ia bekerja di ladang dan menunggu perintah dari sang tuan seperti yang dulu biasa dilakukannya. Ketika orang-orang bertanya mengapa ia melakukan hal tersebut, ia menjawab, “Saya sudah terbiasa menjadi budaknya.” Padahal, ia sudah dibebaskan dan mantan tuannya tidak lagi punya hak atas hidupnya, namun ia tidak bisa melepaskan “kebiasaan” untuk menjadi budak dari tuannya.Nas hari ini menegaskan bahwa “manusia lama” kita telah turut disalibkan bersama Kristus, sehingga kuasa dosa dipatahkan. Istilah “manusia lama” bukan sekadar merujuk kepada perilaku buruk, tetapi seluruh keberadaan kita yang terikat pada dosa di bawah solidaritas dengan Adam. Ikatan terhadap dosa dilepaskan melalui karya Kristus di kayu salib. Namun bukan berarti, orang percaya tidak mungkin akan berdosa lagi. Mereka tetap akan tergoda untuk berbuat dosa, tetapi dosa tersebut tidak lagi menjadi penguasa. Dengan kata lain, kita tidak lagi menjadi budak dosa. Ayat 7 menjelaskan alasannya, mati bersama Kristus membuat kita “dibebaskan dari dosa.” Paulus menggambarkannya seperti budak yang mati sehingga tuannya tidak lagi berkuasa atasnya. Demikian pula, melalui kematian Kristus yang menebus, kita diputuskan dari pemerintahan dosa, dinyatakan benar di hadapan Allah, dan dibebaskan untuk hidup bagi-Nya. Hidup baru ini adalah karya penebusan Kristus, yang mengakhiri cara hidup lama dan menuntun kita melayani Allah dalam kebenaran dan kekudusan.Dengan demikian, sebagai orang-orang yang telah disalibkan dengan Kristus, kita perlu mengidentifikasi kebiasaan, pola pikir, atau keinginan yang menjadi bagian dari cara hidup lama. Kemudian dengan sadar menolaknya dan menyerahkannya kepada Kristus. Setiap kali godaan datang, kita mengingat bahwa kuasa dosa sudah dipatahkan, sehingga kita memiliki pilihan untuk berkata “tidak” dan memilih kebenaran. Saat kita jatuh, kita segera kembali kepada-Nya dengan pertobatan, bukan membiarkan dosa kembali memerintah. Seperti budak yang sudah dibebaskan, kita tidak lagi tunduk pada tuan lama, tetapi memilih taat kepada Tuhan yang telah membebaskan kita, sehingga hidup kita menjadi kesaksian akan kuasa Injil.(Pdt. Siujono Sung - GKJ Kartini)“Siapa yang telah disalibkan dengan Kristus bukan lagi hamba dosa.”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Kebiasaan atau pola pikir lama apa yang masih membuat saya hidup seperti “budak” meski Kristus sudah membebaskan saya?2. Dalam situasi godaan terakhir yang saya hadapi, apakah saya memilih untuk tunduk pada dosa atau taat kepada Kristus?
Embed this episode
NOW PLAYING
13-10-2025 - Disalibkan Dengan Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.