13 Juli 2026 - Kemana Akar Hidupmu Tertanam | Yehezkiel 17 episode artwork

EPISODE · Jul 12, 2026 · 7 MIN

13 Juli 2026 - Kemana Akar Hidupmu Tertanam | Yehezkiel 17

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Kemana Akar Hidupmu Tertanam?Senin, 13 Juli 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yehezkiel 17Untuk menanam pohon, seorang petani pernah berkata, "Kalau batangmu patah, itu buruk. Tapi kalau akarmu lemah, itu mematikan. Akar akan menentukan apakah pohon itu akan mati atau tumbuh, pendek atau tinggi." Yehezkiel 17 menyingkapkan kebenaran yang sering tersembunyi, yang menyatakan bahwa yang menentukan hidup bukan cabang, tetapi akar. Gambaran pohon anggur yang ditanam di sini tampak hidup, tetapi ada masalah di bawah permukaan, yaitu akarnya sudah berganti arah (17:7). Secara lahiriah pokok anggur itu masih berdiri, tetapi sumber hidupnya sudah berubah. Yehezkiel 17 dibuka dengan teka-teki dan perumpamaan yang menandakan bahwa Allah sedang menyampaikan kebenaran yang harus direnungkan, bukan sekadar didengar. Dua rajawali dan satu pohon anggur menggambarkan dinamika politik Yehuda. TUHAN memberikan perumpamaan politik dengan simbol yang jelas, yaitu rajawali pertama melambangkan Babel yang mengangkat Zedekia, dan rajawali kedua adalah Mesir tempat Zedekia mencari pertolongan. Lalu, pohon anggur adalah Israel. Masalah utama "pohon anggur" Israel adalah terletak pada "akarnya." Ia seharusnya tetap tertanam pada tempat yang TUHAN tetapkan, yaitu setia pada perjanjian politik dengan Babel sampai Tuhan membebaskan. Sayangnya, Israel berpaling ke Mesir. Tindakan ini bukan sekadar pengkhianatan politik, tetapi ketidaktaatan dan ketidakpercayaan kepada Allah yang sedang bekerja melalui situasi itu. Perumpamaan ini adalah gambaran rohani tentang arah hati. TUHAN bukan sekadar bicara soal strategi politik yang gagal, tetapi pergeseran akar, yaitu pergeseran iman dan ketergantungan dari Allah, sang Sumber Kehidupan, kepada sandaran yang lain. Pelanggaran Yehuda bukan sekadar pelanggaran politik, tetapi pengkhianatan perjanjian. Zedekia tidak sabar menunggu Allah, lalu mencari jalan lain yang tampak lebih kuat, strategis, cepat, dan cerdas. Inilah gambaran hati manusia yang tidak sabar menunggu Allah. Allah menegaskan bahwa semua itu akan gagal (17:9–10), karena hidup yang tidak berakar pada kehendak Allah tidak akan bertahan. Israel tidak bisa diselamatkan oleh strategi manusia, tetapi hanya dengan kembali kepada TUHAN.Apakah Anda selalu mempertahankan kesetiaan kepada Allah? Godaan dosa muncul saat Anda tidak puas terhadap ketetapan Allah. Bila Anda ingin membangun kontrol, kepastian, dan keamanan berdasarkan apa yang bisa Anda lihat, seperti uang, koneksi, kekuatan politis, dan sebagainya, Anda akan memindahkan akar hidup Anda dari Tuhan kepada hal lain. Ke mana akar hidup Anda tertanam? Apakah Anda merambat pada dunia untuk mencari kekuatan, atau Anda berakar pada firman-Nya, kehendak-Nya, dan kasih-Nya? [GI Jokhana]

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Jul 12, 2026

Embed this episode

NOW PLAYING

13 Juli 2026 - Kemana Akar Hidupmu Tertanam | Yehezkiel 17

0:00 7:42

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sinode Gereja Kristus Yesus?

This episode is 7 minutes long.

When was this Sinode Gereja Kristus Yesus episode published?

This episode was published on July 12, 2026.

Can I download this Sinode Gereja Kristus Yesus episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!