EPISODE · Jun 13, 2026 · 4 MIN
14-6-2026 - Keluarga Yang Menanamkan Iman (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Amsal 22:6Penulis : G.I. Ribka MessakhSejak kecil, orang tua selalu mengajak kami berkumpul bersama-sama setiap hari untuk berdoa, yaitu doa pagi pukul 05.00 dan doa malam pukul 21.00. Orang tua kami menanamkan iman sejak kecil sebagai fondasi yang menguatkan untuk menjalani kehidupan pada masa yang akan datang. Kebiasaan itu kemudian kami terapkan pula kepada anak-anak kami, yaitu selalu berdoa bersama-sama setiap hari.Nas hari ini memberikan prinsip atau metode bagaimana mengajar kerohanian yang fundamental pada anak: "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya." Kata "didiklah" dalam teks aslinya mengandung makna menguduskan atau mempersembahkan, yang berarti orang tua bertanggung jawab mengarahkan anak sejak dini kepada Tuhan sebagai tujuan utama hidupnya. Kata "menurut jalan yang patut baginya" mengisyaratkan bahwa pendidikan iman harus disesuaikan dengan keunikan talenta dan perkembangan usia sang anak, bukan dengan paksaan yang kaku. Penjelasan nas ini menekankan janji bahwa investasi waktu, doa, dan ajaran kebenaran yang dilakukan hari ini tidak akan sia-sia di masa depan. Meskipun dunia menawarkan nilai-nilai yang bertentangan, didikan rohani yang tertanam kuat di dalam hati akan menjadi kompas moral yang tak tergoyahkan. Sebagai orang tua kita harus mulai mengajarkannya dalam kehidupan sehari-hari dimulai dari konsistensi orang tua dalam menghidupi firman Tuhan sebelum mengajarkannya. Anak-anak cenderung melakukan apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar, sehingga teladan nyata dalam kesabaran, kejujuran, dan kerendahan hati menjadi kunci utama. Luangkan waktu khusus untuk membangun mezbah keluarga, berdiskusi tentang kebaikan Tuhan di tengah tantangan hidup, dan mendoakan pergumulan mereka secara spesifik. Dengan menciptakan lingkungan rumah yang penuh kasih dan takut akan Tuhan, kita sedang membangun benteng spiritual bagi generasi mendatang. Mari kita berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai iman ini dengan penuh ketekunan, percaya bahwa setiap benih yang kita tabur akan berbuah manis pada waktunya."Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tapi tanah subur di mana benih iman ditanam dan kasih Tuhan dipupuk setiap hari."Pertanyaan Untuk Direnungkan: 1. Mengapa saudara perlu menjadi teladan bagi keluarga? Sejauh mana saudara telah melakukannya?2. Kebiasaan apa yang dapat saudara lakukan untuk memperkuat pertumbuhan rohani anak-anak atau anggota keluarga lainnya?
Embed this episode
NOW PLAYING
14-6-2026 - Keluarga Yang Menanamkan Iman (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.